PERANCANGAN MODEL BISNIS PLATFORM BERBASIS AI UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MENTAL DAN PENCEGAHAN BURNOUT
Kata Kunci:
Rencana Bisnis, Startup, Informatika, Artificial Intelligence, Kesehatan Mental, Analisis Kelayakan.Abstrak
Burnout merujuk pada kondisi kelelahan fisik, emosional, serta mental yang ditimbulkan oleh tekanan akademik atau pekerjaan yang berlangsung dalam jangka waktu lama dan keadaannya semakin penting di era digital karena tingginya beban aktivitas mahasiswa serta pekerja. Saat ini, aplikasi untuk kesehatan mental dan pengelolaan aktivitas biasanya beroperasi secara terpisah dan belum mengintegrasikan pemantauan risiko burnout, pengelolaan aktivitas, serta pendampingan yang terpisah dan belum menghubungkan pemantauan risiko burnout, manajemen aktivitas, pendampingan yang didukung kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), komunitas anonim, serta akses ke layanan profesional dalam platform dalam satu sistem. Studi ini bertujuan untuk merancang dan menguji kelayakan bisnis sebuah platform berbasis AI bernama Ruang Jiwa yang menggabungkan AI Companion, Smart Planner, Mood Tracker, Prediksi Risiko Burnout, komunitas anonim, serta rekomendasi konsultasi psikolog untuk mahasiswa dan pekerja. Validasi dilakukan dengan metode Lean Startup dan Business Model Canvas, melalui pengumpulan data menggunakan kuesioner kepada 11 responden terdiri dari mahasiswa dan pekerja, kemudian dilanjutkan dengan desain antarmuka menggunakan Figma berdasarkan prinsip Minimum Viable Product. Validasi pasar menunjukkan bahwa 72,8% responden menganggap platform ini diperlukan hingga sangat penting, dengan AI Companion dan Smart Planner sebagai fitur yang paling diminati. Analisis kelayakan finansial menunjukkan kebutuhan modal awal sebesar Rp85.000.000, titik impas (Break Even Point) pada sekitar 481 pelanggan Premium yang diperkirakan tercapai pada bulan ke-15 hingga ke-16, dengan Return on Investment sebesar −389% pada tahun pertama dan diperkirakan mencapai 443% pada tahun kedua. Berdasarkan hasil analisis finansial dan validasi pasar, dapat disimpulkan bahwa model bisnis platform Ruang Jiwa pantas untuk dikembangkan lebih lanjut, meskipun tahun pertama masih dalam fase investasi dengan keuntungan bersih yang negatif.




