PENGARUH ANGKA HARAPAN HIDUP, TOTAL FERTILITY RATE, DAN TPAK TERHADAP KEMISKINAN PERIODE 2015–2025

Penulis

  • Uswatul Akmalia Universitas Negeri Medan
  • Nasrullah Hidayat Universitas Negeri Medan
  • Febry Br Hutabarat Universitas Negeri Medan
  • Enjelika Simamora Universitas Negeri Medan
  • Salma Diani Universitas Negeri Medan
  • Aisyah Fadillah Lubis Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Angka Harapan Hidup, Total Fertility Rate, TPAK, Kemiskinan, Indonesia

Abstrak

− Kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan pembangunan di Indonesia yang berkaitan dengan berbagai aspek kesehatan, demografi, dan ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Angka Harapan Hidup (AHH), Total Fertility Rate (TFR), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia selama periode 2015–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder tahunan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan 11 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AHH memiliki koefisien sebesar 0,071893 dengan probabilitas 0,5692 sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. TFR memiliki koefisien sebesar 3,846619 dengan probabilitas 0,2497 sehingga juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Sementara itu, TPAK memiliki koefisien sebesar -0,369359 dengan probabilitas 0,0087, sehingga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Secara simultan, AHH, TFR, dan TPAK berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas F-statistic sebesar 0,000203. Nilai R-squared sebesar 0,930284 menunjukkan bahwa 93,03% variasi tingkat kemiskinan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel dalam model, sedangkan 6,97% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Hasil ini menunjukkan bahwa keterlibatan penduduk dalam pasar kerja memiliki hubungan yang lebih nyata dengan perubahan kemiskinan dibandingkan AHH dan TFR secara parsial.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-31