PENUAAN PENDUDUK DI INDONESIA: PERUBAHAN STRUKTUR DEMOGRAFI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI
Kata Kunci:
Penuaan Penduduk, Struktur Umur, Rasio Ketergantungan, Lansia, IndonesiaAbstrak
Penuaan penduduk merupakan salah satu perubahan demografi yang semakin terlihat di Indonesia seiring dengan meningkatnya harapan hidup dan menurunnya proporsi penduduk usia muda. Kondisi tersebut menyebabkan perubahan struktur umur penduduk yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan struktur umur penduduk Indonesia tahun 2020–2026 serta mengidentifikasi implikasinya terhadap rasio ketergantungan dan kondisi sosial penduduk lanjut usia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), meliputi jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin serta angka harapan hidup menurut jenis kelamin. Analisis dilakukan melalui tabulasi, perbandingan antartahun, perhitungan indikator penuaan dan rasio ketergantungan, serta perbandingan struktur umur penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penduduk lanjut usia meningkat dari 9,93% pada 2020 menjadi 12,36% pada 2026. Pada periode yang sama, rasio ketergantungan total meningkat dari 44,33 menjadi 45,26, sedangkan rasio ketergantungan lansia meningkat dari 15,16 menjadi 19,20. Peningkatan jumlah lansia juga diikuti oleh dominasi perempuan dan bertambahnya penduduk berusia 75 tahun ke atas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penuaan penduduk perlu menjadi perhatian dalam perencanaan kebijakan, khususnya terkait jaminan sosial, kesehatan, dan pelayanan bagi lansia.
Population aging is one of the demographic changes becoming increasingly evident in Indonesia, in line with rising life expectancy and a declining proportion of the young population. This trend is leading to changes in the population’s age structure that may affect the economic and social conditions of society. This study aims to analyze changes in the age structure of Indonesia’s population from 2020 to 2026 and to identify their implications for the dependency ratio and the social conditions of the elderly population. The study employs a quantitative descriptive approach using secondary data from the Central Statistics Agency (BPS), including population figures by age group and sex, as well as life expectancy by sex. The analysis was conducted through tabulation, year-over-year comparisons, calculations of aging indicators and the dependency ratio, and comparisons of the population’s age structure. The results show that the percentage of the elderly population increased from 9.93% in 2020 to 12.36% in 2026. During the same period, the total dependency ratio rose from 44.33 to 45.26, while the elderly dependency ratio increased from 15.16 to 19.20. The increase in the number of older adults has also been accompanied by a predominance of women and a growing population aged 75 and older. These conditions indicate that population aging must be taken into account in policy planning, particularly with regard to social security, health care, and services for older adults.




