Inovasi dan Kreativitas dalam Ekonomi https://oaj.jurnalhst.com/index.php/ike id-ID Inovasi dan Kreativitas dalam Ekonomi PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP MINAT BELI KERIPIK SAYUR KWT TURI PUTIH DESA KEBONAGUNG KECAMATAN WONODADI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/ike/article/view/25399 <p>Pengembangan agroindustri berbasis Kelompok Wanita Tani memerlukan pemahaman mendalam mengenai preferensi konsumen, khususnya pada produk olahan seperti keripik sayur yang sangat dipengaruhi oleh persepsi harga dan kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris bagaimana variabel harga dan kualitas produk secara individual maupun bersama-sama memengaruhi minat beli konsumen terhadap Keripik Sayur KWT Turi Putih di Desa Kebonagung. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, yang melibatkan 50 responden sebagai unit analisis. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda yang diawali dengan uji asumsi klasik, dilanjutkan dengan uji signifikansi parsial, simultan, serta koefisien determinasi. Hasil pengujian simultan menunjukkan bahwa harga dan kualitas produk secara bersama-sama berpengaruh sangat signifikan terhadap minat beli, dengan kemampuan model menjelaskan variasi minat beli sebesar 78,9%. Secara parsial, kedua variabel tersebut terbukti memberikan dampak positif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan persepsi keterjangkauan harga dan keunggulan kualitas akan secara langsung mendongkrak niat pembelian konsumen. Analisis koefisien regresi mengungkapkan bahwa variabel harga memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan kualitas produk dalam memengaruhi keputusan pembelian pada segmen pasar lokal ini. Oleh karena itu, direkomendasikan bagi KWT Turi Putih untuk tetap mempertahankan standar kualitas olahan, sembari memprioritaskan strategi penetapan harga yang kompetitif guna memaksimalkan minat beli masyarakat.</p> Zulfa Oktafiani Jeka Widiatmanta Yuhanin Zamrodah Tri Kuiastuti Hak Cipta (c) 2026 Inovasi dan Kreativitas dalam Ekonomi 2026-08-31 2026-08-31 9 8 PENGARUH LUAS LAHAN, MODAL KERJA DAN TENAGA KERJA TERHADAP JUMLAH PRODUKSI PADI DI KELURAHAN BERU KECAMATAN WLINGI KABUPATEN BLITAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/ike/article/view/25457 <p>Padi merupakan salah satu komoditas pertanian penting yang berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Dalam kegiatan usahatani padi, jumlah produksi dipengaruhi oleh berbagai faktor produksi, antara lain luas lahan, modal kerja, dan tenaga kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan, modal kerja, dan tenaga kerja terhadap jumlah produksi padi di Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 30 petani padi yang tergabung dalam kelompok tani. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan pendekatan fungsi produksi Cobb-Douglas melalui transformasi logaritma natural. Pengujian dilakukan menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi padi, sedangkan modal kerja dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, luas lahan, modal kerja, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi padi, dengan nilai F hitung sebesar 68,862 dan signifikansi 0,000. Nilai R² sebesar 0,888 menunjukkan bahwa 88,8% variasi jumlah produksi padi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel dalam penelitian, sedangkan 11,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar variabel. Dengan demikian, luas lahan menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap jumlah produksi padi dalam penelitian ini.</p> <p><em>Rice is a crucial agricultural commodity that plays a vital role in meeting the community's food needs. In rice farming operations, production volume is influenced by various production factors, including land area, working capital, and labor. Therefore, this study aims to analyze the influence of land area, working capital, and labor on rice production volume in Beru Urban Village, Wlingi District, Blitar Regency, both partially and simultaneously. </em><em>This study employs a quantitative approach with 30 rice farmers belonging to farmer groups as respondents. The Data were analyzed using multiple linear regression based on the Cobb-Douglas production function model via natural logarithm transformation. Hypothesis testing was conducted using the t-test, F-test, and the coefficient of determination (R²). </em><em>The results indicate that, partially, land area has a positive and significant effect on rice production volume, whereas working capital and labor do not have a significant effect. Simultaneously, land area, working capital, and labor significantly influence rice production volume, with a calculated F-value of 68.862 and a significance level of 0.000. The R² value of 0.888 indicates that 88.8% of the variation in rice production volume can be explained by the three variables in the study, while 11.2% is explained by factors outside the variables. Thus, land area is the most influential factor regarding rice production volume in this study.</em></p> Wahyu Novita Sari Yuhanin Zamrodah Rima Dewi Oryza Sativa Jeka Widiatmanta Hak Cipta (c) 2026 Inovasi dan Kreativitas dalam Ekonomi 2026-08-31 2026-08-31 9 8 PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF) DAN DANA PIHAK KETIGA (DPK) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) PADA BANK SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/ike/article/view/25475 <p>Profitabilitas menjadi indikator penting kinerja Bank Umum Syariah di Indonesia. Peningkatan Non-Performing Financing (NPF) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tidak selalu diikuti perubahan Return on Assets (ROA) yang konsisten, sehingga hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan ketiganya masih beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh NPF dan DPK terhadap ROA, baik secara parsial maupun simultan, pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2025.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan Bank Umum Syariah periode 2018-2025. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 4 bank dengan total 32 observasi. Setelah dilakukan koreksi Cochrane-Orcutt akibat adanya autokorelasi, jumlah observasi akhir menjadi 24. Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan DPK juga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA secara parsial. Secara simultan, NPF dan DPK berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan kemampuan model yang cukup tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara kualitas pembiayaan, penghimpunan dana, dan profitabilitas perlu dilihat secara bersama-sama, bukan hanya berdasarkan pengaruh masing-masing variabel. Dengan demikian Kualitas pembiayaan (NPF) belum menjadi faktor penentu utama profitabilitas, sedangkan efektivitas penyaluran DPK lebih menentukan tingkat profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2018-2025.</p> <p><em>Profitability is a key indicator of the performance of Islamic commercial banks in Indonesia. Increases in non-performing financing (NPF) and third-party funds (DPK) are not always accompanied by consistent changes in return on assets (ROA), so the results of previous studies on the relationship among these three variables remain mixed. </em><em>This study aims to examine the effects of NPF and DPK on ROA, both partially and simultaneously, at Sharia Commercial Banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2018-2025. </em><em>This study employs a quantitative approach using secondary data in the form of financial statements from Sharia Commercial Banks for the period 2018-2025. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 4 banks with a total of 32 observations. After applying the Cochrane-Orcutt correction due to autocorrelation, the final number of observations was 24. The data were then analyzed using multiple linear regression via the t-test, F-test, and coefficient of determination. </em><em>The results indicate that NPF does not have a significant effect on ROA, while DPK also does not have a significant effect on ROA when analyzed individually. Simultaneously, NPF and DPK have a significant effect on ROA, with the model demonstrating a sufficiently high explanatory power. hese flindings suggest that the relationship between loan quality, deposit mobilization, and profitability must be examined collectively, rather than solely based on the individual effects of each variable. </em><em>Thus, credit quality (NPF) has not yet become the primary determinant of profitability, whereas the effectiveness of deposit mobilization is a more decisive factor in the profitability of commercial Islamic banks in Indonesia for the 2018-2025 period.</em></p> Erin Yasmin Shaqinah Mamay Komarudin Muflihah Hak Cipta (c) 2026 Inovasi dan Kreativitas dalam Ekonomi 2026-08-31 2026-08-31 9 8