KAJIAN PENGUNAAN MATERIAL LOKAL BERUPA AGREGAT DARI DESA RUNTU KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT SEBAGAI CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC)

Penulis

  • Indri Kartini Universitas Palangka Raya
  • Desriantomy Universitas Palangka Raya
  • Devia Universitas Palangka Raya
  • Salonten Universitas Palangka Raya

Kata Kunci:

AC-WC, Agregat Lokal, Perkerasan Lentur, Aspal Beton, Desa Runtu, Bina Marga, Infrastruktur Jalan

Abstrak

Pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, mobilitas, dan konektivitas antar wilayah. Kualitas perkerasan jalan sangat dipengaruhi oleh pemilihan material, khususnya pada lapisan aus (Asphalt Concrete-Wearing Course/AC-WC) yang berfungsi sebagai pelindung lapisan di bawahnya serta menerima langsung beban lalu lintas dan pengaruh lingkungan. Salah satu komponen utama dalam campuran aspal beton adalah agregat, yang menentukan kinerja perkerasan dalam hal stabilitas, ketahanan aus, dan daya dukung. Namun, keterbatasan akses terhadap sumber agregat standar di beberapa daerah menyebabkan tingginya biaya transportasi material.Pemanfaatan agregat lokal menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan efisiensi biaya konstruksi sekaligus mendukung pembangunan berbasis potensi daerah. Desa Runtu, Kabupaten Kotawaringin Barat, memiliki sumber agregat lokal yang berpotensi digunakan dalam campuran AC-WC. Oleh karena itu, diperlukan kajian teknis untuk mengevaluasi karakteristik fisik agregat tersebut agar dapat diketahui kesesuaiannya dengan standar yang berlaku, seperti Spesifikasi Umum Bina Marga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan agregat lokal Desa Runtu sebagai bahan campuran lapis aus AC-WC. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan alternatif material lokal yang memenuhi persyaratan teknis serta berkontribusi dalam efisiensi pembangunan infrastruktur jalan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30