MODEL SUPERVISI PENDIDIKAN BERBASIS KOLABORASI: ANALISIS MENDALAM TENTANG TRANSFORMASI PARADIGMA DAN PENGUATAN MUTU PENDIDIKAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA

Penulis

  • Saiful Basroni Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University Samarinda
  • Sabran Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University Samarinda
  • Sri Susmiyati Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University Samarinda

Kata Kunci:

Supervisi Berbasis Kolaborasi, Mutu Pendidikan Berkelanjutan, Pengembangan Profesional Guru

Abstrak

Model Supervisi Pendidikan Berbasis Kolaborasi: Upaya Penguatan Mutu Pendidikan Berkelanjutan

Supervisi pendidikan di Indonesia telah mengalami transformasi signifikan, bergeser dari fokus pengawasan administratif yang bersifat top-down menjadi pendekatan yang berorientasi pada fasilitasi pengembangan profesional guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam penerapan Model Supervisi Berbasis Kolaborasi (SKB) dan dampaknya terhadap penguatan mutu pendidikan berkelanjutan di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif eksploratif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik.  Temuan kunci menunjukkan adanya pergeseran peran pengawas dari penilai menjadi fasilitator yang memberikan dukungan konstruktif berbasis pada analisis data objektif. SKB menciptakan interaksi dua arah dan kolaborasi antar-guru (peer-to-peer), yang secara substansial meningkatkan kompetensi pedagogis dan motivasi guru untuk menerapkan metode pengajaran inovatif. Integrasi teknologi digital berperan krusial dalam meningkatkan efisiensi, transparansi proses pengawasan, dan memfasilitasi pelatihan daring berkelanjutan (Continuous Professional Development/CPD) bagi guru. Peningkatan kompetensi dan motivasi ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Model Supervisi Berbasis Kolaborasi adalah strategi yang sangat efektif untuk memperkuat mutu pendidikan berkelanjutan. Meskipun demikian, keberlanjutan dan pemerataan model ini memerlukan investasi merata dalam infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mengatasi kesenjangan digital, terutama di daerah terpencil.

Educational supervision in Indonesia has undergone a significant transformation, shifting from a top-down, administrative oversight focus to an approach oriented towards facilitating teachers' professional development. This research aims to deeply analyze the implementation of the Collaborative-Based Supervision Model (CBS) and its impact on strengthening sustainable educational quality in Indonesia. Employing a qualitative approach with an exploratory descriptive case study design, the study collected data through in-depth interviews, participant observation, and documentation, which were subsequently analyzed using thematic analysis.Key findings indicate a shift in the supervisor's role from assessor to facilitator, providing constructive support based on objective data analysis. CBS establishes two-way interaction and peer-to-peer collaboration among teachers, substantially enhancing pedagogical competence and teachers' motivation to implement innovative teaching methods. The integration of digital technology plays a crucial role in increasing the efficiency and transparency of the supervision process and facilitating continuous professional development (CPD) for teachers through online training. This increase in competence and motivation directly contributes to improvements in the quality of teaching and student learning outcomes.The study concludes that the Collaborative-Based Supervision Model is a highly effective strategy for strengthening sustainable educational quality. Nevertheless, the sustainability and equitable distribution of this model require uniform investment in Information and Communication Technology (ICT) infrastructure to bridge the digital divide, particularly in remote areas.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30