EVALUASI PROGRAM KETERAMPILAN DI MADRASAH ALIYAH KOTA PAYAKUMBUH MODEL CIPP
Kata Kunci:
Program Keterampilan, Madrasah, Evaluasi, Model CIPPAbstrak
Program keterampilan merupakan salahsatu inovasi pendidikan madrasah yang bertujuan meningkatkan mutu lulusan madrasah yang berdaya saing tidak hanya dalam penguasaan ilmu agama dan ilmu umum namun juga siap terjun ke lapangan kerja. Kota Payakumbuh memiliki dua madrasah yang menyelenggarakan program tersebut yaitu MAN 1 Kota Payakumbuh dan MAN 3 Kota Payakumbuh. Program keterampilan yang dilaksanakan adalah teknik pengelasan, tata busana, agribisnis tanaman pangan dan holtikultura (ATPH), tata rias/kecantikan, dan teknik dan bisnis sepeda motor (TBSM). Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap program keterampilan yang diselenggarakan tersebut melaui pendekatan Contex, Input, Process, Product (CIPP). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian evaluasi, data diperoleh melalui wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi konteks terhadap program keterampilan di MAN Kota Payakumbuh sudah memenuhi unsur manfaat, kebutuhan, sumber daya, mengatasi masalah, memiliki latar belakang dan didukung oleh lingkungan internal dan eksternal madrasah. Evaluasi input terhadap program keterampilan sudah memenuhi unsur pemanfaatan sumber daya, startegi, biaya, ruang lingkup dan perencanaan program. Secara umum sudah memadai namun diperlukan pembenahan dan pemenuhan sarana prasarana, peningkatan kompetensi guru dan pengembangan program yang lebih kekinian terutama untuk MAN 3 Kota Payakumbuh. Evaluasi proses sudah memenuhi unsur pelaksanaan, pengembangan, pengawasan dan umpan balik program. Tampak sudah berlangsung dengan baik berkat dukungan dari berbagai aspek walaupun ada beberapa hal yang perlu dibenahi seperti pembenahan partisipasi dan motivasi belajar siswa terutama di MAN 3 Kota Payakumbuh. Evaluasi produk sudah memenuhi unsur dampak, efektifitas, pemodelan, keberlanjutan, dan perbaikan program.
The vocational program is an educational innovation in madrasahs aimed at improving the quality of graduates to be competitive, not only in mastering religious and general sciences but also in being ready to enter the workforce. Payakumbuh City has two madrasahs implementing this program, namely MAN 1 Kota Payakumbuh and MAN 3 Kota Payakumbuh. The vocational programs carried out include welding engineering, fashion design, food crops and horticulture agribusiness (ATPH), cosmetology/beauty care, and motorcycle engineering and business (TBSM). The purpose of this study is to evaluate the implemented vocational programs through the Context, Input, Process, and Product (CIPP) approach. The research method used is evaluation research, with data obtained through interviews, questionnaires, observations, and documentation. The results show that the context evaluation of the vocational programs at MAN Kota Payakumbuh has fulfilled the elements of benefits, needs, resources, problem-solving, background, and support from both the internal and external environments of the madrasah. The input evaluation of the vocational programs has met the elements of resource utilization, strategy, budgeting, scope, and program planning. In general, it is adequate, but improvements and fulfillment of infrastructure, enhancement of teacher competence, and the development of more modern programs are required, particularly for MAN 3 Kota Payakumbuh. The process evaluation has fulfilled the elements of program implementation, development, supervision, and feedback. It appears to have progressed well due to support from various aspects, although several areas need refinement, such as improving student participation and learning motivation, especially at MAN 3 Kota Payakumbuh. The product evaluation has satisfied the elements of impact, effectiveness, modeling, sustainability, and program improvement.




