https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jci/issue/feedJurnal Cybernetic Inovatif2026-08-03T07:00:42+00:00Open Journal Systemshttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jci/article/view/24035IMPLEMENTASI INTEGRASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KLINIK DENGAN PLATFORM SATUSEHAT MENGGUNAKAN STANDAR HL7 FAST HEALTHCARE INTEROPERABILITY RESOURCES (FHIR)2026-07-09T03:32:14+00:00Fitranda Ramadhana22081010005@student.upnjatim.ac.idGayuh Abdi Mahardika22081010067@student.upnjatim.ac.id<p>Transformasi digital di sektor kesehatan mendorong kebutuhan akan interoperabilitas data antar fasilitas pelayanan kesehatan melalui platform SATUSEHAT yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Untuk mewujudkan pertukaran data yang terstandarisasi, platform tersebut mengadopsi standar Health Level Seven Fast Healthcare Interoperability Resources (HL7 FHIR) sebagai dasar komunikasi antar sistem informasi kesehatan. Namun, banyak sistem informasi manajemen klinik masih menggunakan struktur data internal yang berbeda sehingga memerlukan mekanisme integrasi agar mampu berkomunikasi dengan platform nasional secara efektif. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan integrasi antara sistem informasi manajemen klinik dengan platform SATUSEHAT menggunakan standar HL7 FHIR. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan interoperabilitas, pemetaan struktur basis data lokal ke dalam resource FHIR, implementasi mekanisme autentikasi OAuth 2.0, pengembangan proses sinkronisasi data master (Location, Patient, dan Practitioner), serta integrasi data pelayanan klinis yang mencakup Encounter, Condition, dan Observation. Selain itu, sistem dilengkapi mekanisme pencatatan log sinkronisasi dan penanganan kesalahan untuk meningkatkan keandalan proses pertukaran data. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan transformasi dan sinkronisasi data rekam medis elektronik ke platform SATUSEHAT sesuai standar HL7 FHIR. Mekanisme pencarian identitas sebelum pembuatan resource berhasil meminimalkan duplikasi data, sedangkan penerapan kode ICD-10, LOINC, dan UCUM meningkatkan kesesuaian semantik data klinis. Implementasi OAuth 2.0 serta mekanisme logging mendukung keamanan, keterlacakan, dan keandalan proses integrasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan standar HL7 FHIR dapat meningkatkan interoperabilitas sistem informasi kesehatan serta mendukung implementasi rekam medis elektronik yang terintegrasi pada ekosistem kesehatan nasional.</p>2026-07-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Cybernetic Inovatifhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jci/article/view/24958PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI KEBOCORAN GAS BERBASIS MIKROKONTROLER2026-08-03T07:00:42+00:00Lintang Lulut Bumintorolintangl555@gmail.com<p>Kebocoran gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan salah satu faktor utama penyebab kecelakaan kebakaran serta ledakan di lingkungan domestik maupun industri yang sering kali terlambat disadari. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem detektor kebocoran gas otomatis berbasis mikrokontroler guna meningkatkan sistem peringatan dini. Sistem mengintegrasikan sensor gas MQ-5 sebagai perangkat input pembaca kadar gas di udara, serta mikrokontroler ESP32 sebagai unit pemroses utama. Sistem output yang dirancang meliputi Liquid Crystal Display (LCD 16x2) dan lampu LED tiga warna (hijau, kuning, merah) sebagai indikator visual, buzzer sebagai alarm pendengaran, serta modul relay 5V yang mengendalikan kipas penyedot (exhaust fan) untuk membuang akumulasi gas berbahaya secara otomatis. Pengujian dilakukan dengan membagi kondisi udara ke dalam tiga tingkatan: Aman (< 1500 ppm), Waspada (1500–2499 ppm), dan Bahaya (>= 2500 ppm). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pembacaan sensor secara real-time dan multitasking tanpa hambatan delay. Kipas penyedot berhasil diaktifkan secara otomatis sesuai durasi dan ambang batas yang ditentukan, sementara sensor tetap aktif memantau konsentrasi gas. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi preventif yang efektif, responsif, dan andal dalam meminimalisasi risiko ledakan akibat kebocoran gas LPG.</p> <p><em>Liquefied Petroleum Gas (LPG) leakage is one of the primary factors causing domestic and industrial fire accidents, which are often detected too late by users. This study aims to design and implement an automatic microcontroller-based gas leakage detector system to enhance early warning security. The system integrates the MQ-5 gas sensor as an input module to read gas levels in the surrounding air, with an ESP32 microcontroller as the main processing unit. Output mechanisms consist of a Liquid Crystal Display (LCD 16x2) and a three-color LED module (green, yellow, red) for visual indication, a piezoelectric buzzer as an auditory alarm, and a 5V relay module that automatically activates a 12V DC exhaust fan to disperse accumulated gas. Testing was categorized into three operational states: Safe (< 1500 ppm), Warning (1500–2499 ppm), and Danger (>= 2500 ppm). Results demonstrated that the system operates in real-time with responsive multitasking execution. The exhaust fan successfully triggers automatically according to defined thresholds (5 seconds in warning state and continuous in danger state) while the sensor continuously monitors air quality. This prototype offers an effective, responsive, and reliable preventive solution to minimize explosion risks.</em></p>2026-08-03T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Cybernetic Inovatifhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jci/article/view/24580IMOLEMENTASI STRAEGI PEMILIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAYA BELAJAR VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK (VAK) DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKS SOSIAL2026-07-23T07:17:09+00:00Okta Rosfianiokta.rosfiani@umj.ac.idIqbal Nurjamaniqbalnurjaman006@gmail.comVionavionbira@gmail.comKhansa Al Yumnakhnsalymn04@gmail.comNabil Alfiannabilalfian2@gmail.com<p><em>This research employs a qualitative approach with a case study design to describe the implementation of learning media selection strategies based on Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) learning styles and their integration with social contexts in elementary education. Conducted at SDN Johar Baru 10, Jakarta, data were collected through in-depth interviews with the Principal and Curriculum Vice Principal, participatory observation, and documentation studies. The findings indicate that school policies strongly support the development of varied learning media through the provision of facilities and infrastructure, teacher professional development training, and peer tutoring activities conducted biweekly. Identification of students' learning styles is carried out systematically through diagnostic assessments, daily behavioral observations, and simple questionnaires. The media selection process begins with analyzing Learning Objectives, followed by mapping material characteristics, and then designing instruction with appropriate media: visual media (images, interactive PowerPoint presentations) for visual learners, auditory media (structured oral explanations, music, storytelling, and audio-visual illustrations) for auditory learners, and kinesthetic media (direct practice, simulations, and physical activities) for kinesthetic learners. A notable finding is that the school consistently connects VAK media with students' social contexts through environmental case studies, direct interviews with community figures, and simulations of social activities such as observing cultural diversity and practicing cooperative activities. The study concludes that the implementation of VAK-based media selection strategies is effectively executed and integrated with social contexts, thereby making learning more meaningful, contextual, and enjoyable for students. These findings underscore the importance of structured and contextual approaches in learning media selection, as well as the need for sustainable teacher support in implementing differentiated and contextualized instruction.</em></p>2026-07-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Cybernetic Inovatifhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jci/article/view/24234PERANCANGAN MIDDLEWARE SERVERLESS BERBASIS GOOGLE APPS SCRIPT UNTUK SINKRONISASI DATA DUA ARAH PADA SISTEM ERP2026-07-14T08:22:55+00:00 Alexander Stefanus Pakpahan22081010176@student.upnjatim.ac.id Fitznigel Diamond Daniel Ginting22081010104@student.upnjatim.ac.id<p>Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan tulang punggung dalam pengelolaan data berskala besar pada industri logistik dan manufaktur. Namun, antarmuka sistem ERP konvensional seringkali dinilai kaku dan tidak mendukung pembaruan data secara massal, sehingga menimbulkan beban administratif yang tinggi bagi staf operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem middleware serverless yang mampu menjembatani basis data ERP pusat dengan antarmuka spreadsheet berbasis cloud yang jauh lebih familier dan dinamis. Metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan arsitektur integrasi berbasis Application Programming Interface (API) untuk memungkinkan komunikasi dan sinkronisasi data dua arah. Melalui sistem ini, data operasional harian dapat ditarik secara otomatis ke dalam lembar kerja, dan setiap perubahan status yang dilakukan oleh pengguna akan langsung dikirim dan diperbarui ke peladen pusat secara real-time. Guna menjaga integritas basis data, sistem juga dilengkapi dengan perlindungan validasi masukan dan algoritma penyesuaian format data otomatis. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa integrasi ini berhasil mentransformasi lembar kerja statis menjadi dasbor manajemen interaktif yang stabil dan responsif. Penerapan sistem automasi ini terbukti efektif dalam menyederhanakan antarmuka pengguna, mempercepat alur kerja administratif, serta mengurangi potensi kesalahan manusia (human error) dalam pengelolaan data operasional.</p> <p><em>Enterprise Resource Planning (ERP) systems are the backbone of large-scale data management in the logistics and manufacturing industries. However, conventional ERP interfaces are often considered rigid and lack support for mass data updates, resulting in a high administrative burden for operational staff. This study aims to design a serverless middleware system capable of bridging a central ERP database with a cloud-based spreadsheet interface that is much more familiar and dynamic. The research methodology includes designing an integration architecture based on an Application Programming Interface (API) to enable two-way data communication and synchronization. Through this system, daily operational data can be automatically fetched into the spreadsheet, and any status changes made by users are directly sent and updated to the central server in real-time. To maintain database integrity, the system is also equipped with input validation protection and automatic data formatting algorithms. System testing results indicate that this integration successfully transforms static spreadsheets into a stable and responsive interactive management dashboard. The application of this automation system has proven effective in simplifying the user interface, accelerating administrative workflows, and reducing the potential for human error in operational data management.</em></p>2026-07-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Cybernetic Inovatifhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jci/article/view/24599PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN OBAT BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL PADA APOTEK BERVA2026-07-23T12:02:44+00:00Galuh Ayuwandiragaluhfc07@gmail.comSitti Rahmadhanisitirahmadhani2024@gmail.comMuhammad Ilyas Kurniawanilyas878330@gmail.comChintya Daradaraharlanda@gmail.comDila Nurlailadilanurlaila@gmail.com<p>Apotek Berva masih mengelola pemesanan obat secara konvensional sehingga pelanggan harus mengantre dan pencatatan transaksi rentan terhadap kesalahan, serta rekapitulasi data transaksi sulit diakses secara cepat oleh manajemen. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Pemesanan Obat berbasis website menggunakan framework Laravel guna meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan Apotek Berva. Metode pengembangan yang digunakan adalah waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Analisis kebutuhan menghasilkan use case diagram dan Entity Relationship Diagram (ERD) dengan enam entitas utama, sedangkan implementasi dibangun menggunakan arsitektur Model-View-Controller (MVC) yang dilengkapi katalog obat digital, keranjang belanja, unggah resep dokter yang aktif otomatis untuk obat keras, serta validasi pesanan oleh admin disertai pembaruan stok otomatis. Pengujian dilakukan menggunakan metode black box testing terhadap sepuluh skenario fungsional yang melibatkan pengguna akhir melalui User Acceptance Test. Hasil pengujian menunjukkan seluruh skenario berjalan sesuai harapan sehingga sistem dinyatakan layak digunakan untuk mendigitalisasi proses pemesanan obat pada Apotek Berva.</p> <p><em>Apotek Berva still manages medicine ordering conventionally, causing customers to queue and making manual transaction records prone to error, while transaction data recapitulation is difficult for management to access quickly. This study aims to develop a website-based Medicine Ordering Information System using the Laravel framework to improve the service efficiency and accuracy of Apotek Berva. The system was developed using the waterfall method, covering requirements analysis, design, implementation, testing, and maintenance. Requirements analysis produced a use case diagram and an Entity Relationship Diagram (ERD) with six main entities, while implementation adopted the Model-View-Controller (MVC) architecture, featuring a digital medicine catalog, shopping cart, automatically activated prescription upload for hard-drug categories, and admin order validation with automatic stock updates. Testing was carried out using black box testing on ten functional scenarios involving end users through a User Acceptance Test. The results show that all scenarios ran as expected, indicating that the system is feasible for digitalizing the medicine ordering process at Apotek Berva</em></p>2026-07-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Cybernetic Inovatifhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jci/article/view/24536INTEGRASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK DAN AKUPRESUR SEBAGAI PENDEKATAN KOMPLEMENTER DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN2026-07-22T07:53:36+00:00David Riskyansyahdavidriskyansyah0311@gmail.comHeni Indrayaniheniindrayani_uin@radenfatah.ac.id<p>Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh individu ketika menghadapi situasi yang penuh tekanan, baik dalam lingkungan pendidikan maupun pelayanan kesehatan. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan berpikir, konsentrasi, pengambilan keputusan, hingga kesehatan fisik. Berbagai intervensi nonfarmakologis telah dikembangkan untuk membantu mengurangi kecemasan, di antaranya komunikasi terapeutik dan akupresur. Namun, pembahasan mengenai penggabungan kedua pendekatan tersebut masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi integrasi komunikasi terapeutik dan akupresur sebagai pendekatan komplementer dalam menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah tiga artikel ilmiah nasional yang membahas komunikasi terapeutik, akupresur, dan terapi komplementer terhadap kecemasan. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses identifikasi, pengelompokan, dan sintesis hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik berperan dalam membangun hubungan saling percaya, memberikan dukungan emosional, serta membantu individu menghadapi situasi yang menimbulkan kecemasan. Sementara itu, akupresur memberikan efek relaksasi melalui stimulasi titik-titik tertentu pada tubuh yang dapat meningkatkan produksi endorfin dan serotonin sehingga membantu menurunkan respons kecemasan. Berdasarkan hasil analisis, kedua intervensi memiliki mekanisme yang saling melengkapi sehingga berpotensi diterapkan secara terpadu sebagai pendekatan komplementer dalam penanganan kecemasan. Oleh karena itu, integrasi komunikasi terapeutik dan akupresur dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan, aman, dan berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maupun pendampingan psikologis.</p> <p><em>Anxiety is a psychological issue frequently experienced by individuals facing high-pressure situations, whether in educational or healthcare settings. This condition can impact cognitive function, concentration, decision-making, and even physical health. Various non-pharmacological interventions have been developed to alleviate anxiety, including therapeutic communication and acupressure; however, research regarding the combination of these two approaches remains relatively limited. This study aims to examine the potential of integrating therapeutic communication and acupressure as a complementary approach to reducing anxiety levels. A literature review method was employed, analyzing three national scientific articles that discuss therapeutic communication, acupressure, and complementary therapies for anxiety. Data were analyzed descriptively through processes of identification, categorization, and synthesis of research findings. The results indicate that therapeutic communication plays a role in establishing trust, providing emotional support, and helping individuals cope with anxiety-inducing situations. Meanwhile, acupressure induces relaxation by stimulating specific body points that boost endorphin and serotonin production, thereby helping to reduce the anxiety response. The analysis suggests that these two interventions possess complementary mechanisms, making them suitable for integrated application as a complementary approach to managing anxiety. Consequently, the integration of therapeutic communication and acupressure offers a practical, safe, non-pharmacological intervention alternative with the potential to enhance the quality of both healthcare services and psychological support.</em></p>2026-07-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Cybernetic Inovatif