EFEKTIFITAS ORIENTASI GURU BARU PADA PEMBELAJARAN TAHFIDZ DI MTS BABUSSALAM

Penulis

  • Irfan Asyhari STIT Pringsewu Lampung
  • Rohani Awan Ahmad STIT Pringsewu Lampung
  • Wisnu Irvany STIT Pringsewu Lampung
  • Tasmin Hadi STIT Pringsewu Lampung

Kata Kunci:

Orientasi Guru Baru, Pembelajaran Tahfidz, Profesionalisme Guru

Abstrak

Program orientasi guru baru merupakan strategi penting dalam manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan, khususnya untuk guru Tahfidz di Madrasah Tsanawiyah (MTs). Orientasi bertujuan untuk membekali guru dengan pemahaman lingkungan kerja, budaya madrasah, metodologi pembelajaran Al-Qur’an, dan manajemen kelas yang efektif. Penelitian ini menganalisis efektivitas program orientasi guru baru di MTs Babussalam menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, observasi, dan wawancara dengan guru baru, guru senior, serta kepala madrasah. Hasil penelitian menunjukkan orientasi efektif dalam meningkatkan penguasaan kurikulum dan metode pembelajaran Tahfidz, adaptasi terhadap budaya madrasah, serta komitmen spiritual dan profesionalisme guru. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan modul orientasi dan pendampingan yang belum optimal. Secara keseluruhan, program orientasi memberikan dampak positif terhadap mutu pembelajaran Tahfidz dan profesionalisme guru di MTs Babussalam.

The new teacher orientation program is an important strategy in human resource management in educational institutions, especially for Tahfidz teachers at Madrasah Tsanawiyah (MTs). Orientation aims to equip teachers with an understanding of the work environment, madrasah culture, Al-Qur'an learning methodology, and effective classroom management. This study analyzes the effectiveness of the new teacher orientation program at MTs Babussalam using a qualitative approach through literature studies, observations, and interviews with new teachers, senior teachers, and the madrasah principal. The results show that orientation is effective in improving mastery of the Tahfidz curriculum and learning methods, adaptation to madrasah culture, as well as teachers' spiritual commitment and professionalism. Obstacles found include limited orientation modules and suboptimal mentoring. Overall, the orientation program has a positive impact on the quality of Tahfidz learning and teacher professionalism at MTs Babussalam.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30