RESISTENSI KARYAWAN DALAM PROSES MANAJEMEN PERUBAHAN ORGANISASI
Kata Kunci:
Resistensi Karyawan, Manajemen Perubahan, OrganisasiAbstrak
Perubahan organisasi merupakan suatu keharusan dalam menghadapi perkembangan teknologi, tuntutan masyarakat, dan persaingan global. Namun, dalam pelaksanaannya, perubahan seringkali menimbulkan resistensi dari karyawan yang dapat menghambat keberhasilan perubahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk resistensi karyawan serta peran manajemen perubahan dalam mengelola resistensi agar perubahan organisasi dapat berjalan secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi karyawan muncul akibat kurangnya komunikasi, ketidakpastian terhadap dampak perubahan, serta rendahnya keterlibatan karyawan dalam proses perubahan. Penerapan manajemen perubahan yang efektif melalui komunikasi yang terbuka, kepemimpinan yang suportif, serta pelibatan karyawan mampu meminimalkan resistensi dan meningkatkan keberhasilan perubahan organisasi.
Organizational change is inevitable in responding to technological development, societal demands, and global competition. However, the implementation of change often faces employee resistance, which can hinder the success of organizational change. This study aims to analyze forms of employee resistance and the role of change management in managing resistance to ensure effective organizational change. This research employs a qualitative descriptive approach using literature review techniques by analyzing relevant journals, books, and previous studies. The results indicate that employee resistance arises due to lack of communication, uncertainty regarding the impact of change, and low employee involvement in the change process. Effective change management through open communication, supportive leadership, and employee participation can minimize resistance and improve the success of organizational change.



