STUDI PENYEBAB EVALUASI PROGRAM BENGKULU MAKMUR (BANTUAN GEROBAK USAHA) DI BAZNAS KOTA BENGKULU

Penulis

  • Deli Pemri Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu (UINFAS)
  • Desi Isnaini Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu (UINFAS)
  • Syaifuddin Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu (UINFAS)

Kata Kunci:

Zakat Produktif, Pemberdayaan, Evaluasi Program, Usaha Mikro

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan serta faktor-faktor penyebab dievaluasinya Program Bengkulu Makmur (Bantuan Gerobak Usaha) yang dikelola oleh Baznas Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak Baznas dan penerima manfaat program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program sebelum evaluasi telah berjalan cukup baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan serta kemandirian ekonomi mustahik. Bantuan berupa gerobak usaha mampu meningkatkan mobilitas dan peluang usaha, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan penerima. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan beberapa kendala dan tantangan, seperti kurangnya kesiapan mustahik dalam mengelola usaha, lemahnya pendampingan dan pengawasan, serta adanya penyalahgunaan bantuan seperti penjualan gerobak dan tidak optimalnya pemanfaatan bantuan. Evaluasi program dilakukan sebagai upaya perbaikan terhadap kelemahan tersebut, khususnya dalam aspek seleksi penerima, peningkatan pendampingan, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi. Dengan adanya evaluasi, diharapkan program dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu mendorong mustahik untuk mencapai kemandirian ekonomi hingga menjadi muzakki di masa depan.

This study aims to analyze the implementation and the factors causing the evaluation of the Bengkulu Makmur Program (Business Cart Assistance) managed by Baznas Kota Bengkulu. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The informants consist of Baznas officials and program beneficiaries. The results show that the program implementation before evaluation had been running quite well and provided a positive impact on increasing income and economic independence of mustahik (zakat beneficiaries). The assistance in the form of business carts improved mobility and business opportunities, thereby enhancing the beneficiaries’ welfare. However, several obstacles and challenges were identified, such as the lack of readiness of mustahik in managing businesses, weak mentoring and supervision, and misuse of assistance, including selling the carts and suboptimal utilization of the aid. The program evaluation was carried out as an effort to improve these weaknesses, particularly in the aspects of beneficiary selection, strengthening mentoring, and enhancing the monitoring and evaluation system. Through this evaluation, the program is expected to become more effective, sustainable, and capable of encouraging mustahik to achieve economic independence and eventually become muzakki (zakat payers) in the future.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29