PERAN MANAJEMEN SENI DALAM PELESTARIAN BUDAYA TRADISIONAL DI ERA DIGITAL

Penulis

  • Ni Wayan Yuliani Institut Seni Indonesia Bali
  • Ni Made Arshiniwati Institut Seni Indonesia Bali
  • I Made Marajaya Institut Seni Indonesia Bali

Kata Kunci:

Manajemen Seni, Pelestarian Budaya, Budaya Tradisional, Digitalisas

Abstrak

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam bidang seni dan budaya, termasuk dalam upaya pelestarian budaya tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen seni dalam merancang serta mengimplementasikan strategi pelestarian budaya tradisional di era digital, serta mengkaji optimalisasi pemanfaatan media digital dalam meningkatkan eksistensi dan partisipasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen seni memiliki peran penting sebagai fondasi dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pelestarian budaya. Pemanfaatan media digital seperti media sosial dan platform kreatif terbukti mampu memperluas jangkauan promosi serta meningkatkan keterlibatan generasi muda. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dan kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pelestarian budaya tradisional. Namun demikian, tantangan seperti globalisasi, perubahan gaya hidup, dan potensi komersialisasi berlebihan tetap perlu diantisipasi melalui strategi yang adaptif dan berbasis nilai budaya. Oleh karena itu, sinergi antara manajemen seni, digitalisasi, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan budaya tradisional di era digital.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30