https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/issue/feed Jurnal Ekonomi Manajemen 2026-06-29T17:36:25+00:00 Open Journal Systems https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22590 ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PEMASANGAN SUNROOF MENGGUNAKAN METODE POKA-YOKE DI PERUSAHAAN XYZ 2026-06-05T12:12:45+00:00 Nevi Arniyati neviarniyati7@gmail.com Hasbi Deni Al hasbideni999@gmail.com Fendi Andriawan fendiandriawan2020@gmail.com Muhammad Sobirin muhammadshobirin806@gmail.com <p>Perusahaan XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi pemasangan Sunroof pada kendaraan roda empat. Setiap harinya perusahaan XYZ memproduksi sebanyak 114 unit pemasangan sunroof, dalam produksinya terdapat permasalahan yang tidak sesuai standarnya&nbsp; NG ( No Good ) dan mencapai angka sebesar 8,77% dari total produksi. Permasalahan ini disebabkan adanya&nbsp; human erorr,karena operator tidak berhati-hati dalam memberikan instruksi pada mesin robot saat pemasangan sunroof. Analisis ini menerapkan metode poka-yoke untuk menganilisis dan mengendalikan kualitas pada temuan cacat produksi tersebut, menggunakan pendekatan DMAIC yang diintergrasikan dengan FMEA dan diagram sebab-akibat, ditemukan bahwa faktor human error operator menjadi kontributor utama (43,3%) dari seluruh kecacatan. Hasil implementasi Poka-Yoke berupa sistem panduan robot semi-otomatis berhasil menurunkan tingkat NG dari 8,77% menjadi 1,75%, menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp 1,86 miliar per tahun.</p> <p><em>XYZ Company is a company that produces sunroof installations on four-wheeled vehicles. Every day, XYZ Company produces 114 units of sunroof installations. In its production process, there are problems that do not meet standards, referred to as NG (No Good), which reach 8.77% of total production. This problem is caused by human error, as operators are not careful in providing instructions to the robot machine during sunroof installation. This analysis applies the Poka-Yoke method to analyze and control quality based on the production defect findings, using a DMAIC approach integrated with FMEA and a cause-and-effect diagram. It was found that the human error factor of operators is the main contributor (43.3%) of all defects. The results of the Poka-Yoke implementation, in the form of a semi-automatic robot guidance system, successfully reduced the NG rate from 8.77% to 1.75%, generating cost savings of IDR 1.86 billion per year.</em></p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22378 ANALISIS STRATEGI PROMOSI PERSONAL SELLING DALAM UPAYA PENINGKATAN JUMLAH NASABAH PEMBIAYAAN KPR SUBSIDI DI BTN SYARIAH KCPS BUKITTINGGI 2026-05-31T01:28:44+00:00 Azzahra Zifa Putri azaraputry27@gmail.com Ilham Illahi ilhamillahi@uinbukittinggi.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi promosi dalam meningkatkan jumlah nasabah, khususnya melalui pendekatan personal selling pada produk pembiayaan KPR Subsidi. Persaingan yang semakin ketat antar lembaga keuangan, menuntut BTN Syariah KCPS Bukittinggi untuk menerapkan strategi promosi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan strategi promosi personal selling, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis peran personal selling terhadap peningkatan jumlah nasabah pembiayaan KPR Subsidi di BTN Syariah KCPS Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam serta dokumentasi. Teknik analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan kerangka analisis Marketing Mix 7P. Hasil penelitian menunjukkan strategi promosi personal selling telah dilaksanakan melalui pendekatan langsung kepada calon nasabah dan kerja sama dengan developer perumahan. Namun pelaksanaannya belum berjalan secara optimal karena keterbatasan sumber daya manusia dan perencanaan yang belum terstruktur. Faktor pendukung strategi personal selling meliputi kemudahan proses pembiayaan dan dukungan developer, sedangkan faktor penghambatnya antara lain kondisi ekonomi masyarakat, keterlambatan administrasi calon nasabah, serta perubahan karakteristik dan minat calon nasabah. Meskipun demikian, strategi personal selling memberikan peranan terhadap peningkatan jumlah nasabah pembiayaan KPR Subsidi, walaupun peran tersebut belum maksimal.</p> <p><em>This study is motivated by the importance of promotional strategies in increasing the number of customers, particularly through a personal selling approach in subsidized mortgage (KPR Subsidi) financing products. Increasing competition among financial institutions requires BTN Syariah KCPS Bukittinggi to implement effective promotional strategies. This research aims to analyze the implementation of personal selling promotion strategies, identify supporting and inhibiting factors, and examine the contribution of personal selling to the increase in the number of customers for subsidized mortgage financing at BTN Syariah KCPS Bukittinggi. The study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, using the Marketing Mix 7P analytical framework. The results indicate that personal selling promotion strategies have been implemented through direct interaction with prospective customers and cooperation with housing developers. However, the implementation has not been fully optimal due to limited human resources and the absence of structured planning. Supporting factors include the ease of the financing process and developer support, while inhibiting factors consist of economic conditions, delays in fulfilling administrative requirements, and changes in customer characteristics and interests. Nevertheless, personal selling has a positive contribution to increasing the number of subsidized mortgage financing customers, although the contribution has not yet reached an optimal level.</em></p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22528 TANGGUNG JAWAB PLATFORM E-COMMERCE ATAS PENJUALAN BARANG PALSU TERHADAP PENJUALAN KOSMETIK DI INDONESIA 2026-06-04T07:18:17+00:00 Khairani Alawiyah Matondang alawiyah@unimed.ac.id Enjelika Simamora angelsimamora07@gmail.com Eva Ulina Br Hombing evaulina855@gmail.com Yosua Simanjuntak josuabntang@gmail.com <p>Perkembangan platform e-commerce di Indonesia telah membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi digital, namun seiring dengan itu muncul permasalahan serius berupa maraknya peredaran kosmetik palsu yang dijual melalui marketplace digital. Produk kosmetik palsu tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi bagi konsumen, tetapi juga mengancam kesehatan karena kerap mengandung bahan berbahaya yang tidak memenuhi standar BPOM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum platform e-commerce atas peredaran kosmetik palsu berdasarkan regulasi yang berlaku di Indonesia, mengkaji bentuk-bentuk pelanggaran yang umum terjadi terkait penjualan kosmetik palsu di platform digital, serta merumuskan konsep tanggung jawab yang ideal bagi platform e-commerce dalam upaya perlindungan konsumen. Kerangka hukum yang menjadi dasar analisis meliputi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, UU ITE Nomor 19 Tahun 2016, Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), UU Merek Nomor 20 Tahun 2016, serta regulasi teknis BPOM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform e-commerce tidak dapat dipandang sebatas perantara pasif, melainkan memiliki kewajiban aktif dalam pengawasan, verifikasi, dan pencegahan beredarnya barang palsu. Penguatan regulasi, penegakan hukum yang tegas, dan kerja sama lintas institusi menjadi kebutuhan mendesak agar e-commerce menjadi ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan berkeadilan bagi konsumen Indonesia.</p> <p><em>The development of e-commerce platforms in Indonesia has opened up significant opportunities for the growth of the digital economy, but along with this has emerged a serious problem in the form of the rampant circulation of counterfeit cosmetics sold through digital marketplaces. Counterfeit cosmetic products not only cause economic losses for consumers but also threaten their health because they often contain hazardous ingredients that do not meet BPOM standards. This study aims to analyze the legal responsibility of e-commerce platforms for the circulation of counterfeit cosmetics based on applicable regulations in Indonesia, examine common forms of violations related to the sale of counterfeit cosmetics on digital platforms, and formulate an ideal concept of responsibility for e-commerce platforms in consumer protection efforts. The legal framework that forms the basis of the analysis includes Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, Law Number 19 of 2016 on Electronic Information and Transactions (ITE), Government Regulation Number 80 of 2019 concerning Commerce Through Electronic Systems (PMSE), Trademark Law Number 20 of 2016, and BPOM technical regulations. The results of the study indicate that e-commerce platforms cannot be viewed as merely passive intermediaries, but rather have an active obligation to supervise, verify, and prevent the circulation of counterfeit goods. Strengthening regulations, strict law enforcement, and cross-institutional cooperation are urgently needed to ensure e-commerce becomes a safe, transparent, and equitable trading ecosystem for Indonesian consumers.</em></p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/23197 ANALISIS IMPLEMENTASI ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) DALAM MENINGKATKAN KINERJA KEBERLANJUTAN PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK 2026-06-18T08:38:18+00:00 Cicik Marselah cicikmarsella2004@gmail.com Moch Husni Mubarok m.husnimubarok445@gmail.com Zakiyah Umairoh zakiyahumairoh79@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ESG menjadi salah satu pendekatan yang semakin penting dalam dunia bisnis karena mampu mendorong perusahaan mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, tanggung jawab sosial, dan pelestarian lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pemanfaatan data sekunder yang berasal dari sustainability report, annual report, laporan tata kelola perusahaan, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah mengimplementasikan prinsip ESG melalui berbagai program keberlanjutan yang mencakup aspek environmental, social, dan governance. Pada aspek environmental, perusahaan menunjukkan komitmen melalui peningkatan pembiayaan berkelanjutan, pembiayaan hijau, serta pengelolaan risiko iklim. Pada aspek social, perusahaan aktif mendukung inklusi keuangan, pemberdayaan UMKM, pengembangan masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pada aspek governance, perusahaan menerapkan prinsip tata kelola yang baik melalui transparansi, akuntabilitas, manajemen risiko, serta pengungkapan informasi keberlanjutan yang mengacu pada standar internasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi ESG memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keberlanjutan perusahaan, memperkuat reputasi perusahaan, serta mendukung penciptaan nilai jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ESG telah menjadi bagian penting dalam strategi bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam menghadapi tantangan keberlanjutan pada masa depan.</p> <p>This study aims to analyze the implementation of Environmental, Social, and Governance (ESG) practices in improving sustainability performance at PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ESG has become an increasingly important framework in the business sector because it supports the achievement of long-term corporate value through environmental responsibility, social contribution, and sound corporate governance. This study employed a descriptive qualitative approach using secondary data obtained from sustainability reports, annual reports, corporate governance reports, and relevant academic literature. Data were collected through documentation and literature review techniques, while data analysis was conducted using descriptive qualitative analysis consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk has integrated ESG principles into its business strategy through various sustainability initiatives covering environmental, social, and governance dimensions. In the environmental dimension, the company demonstrates its commitment through sustainable financing, green financing initiatives, and climate risk management. In the social dimension, the company actively promotes financial inclusion, supports micro, small, and medium enterprises (MSMEs), empowers local communities, and enhances human resource development. In the governance dimension, the company implements good corporate governance practices through transparency, accountability, risk management, and sustainability disclosures aligned with international standards. The results further reveal that ESG implementation contributes positively to the company’s sustainability performance, strengthens corporate reputation, and supports long-term value creation. Therefore, ESG has become an essential component of PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk’s business strategy in addressing future sustainability challenges and maintaining its competitive advantage in the banking industry.</p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22488 REKONSTRUKSI RASIONALITAS DALAM KERANGKA EKONOMI ISLAM: INTEGRASI AKAL DAN WAHYU 2026-06-03T03:10:25+00:00 Irham Asfy Putra irhamasfyputra@gmail.com Ichsan Iqbal ichsaniqbal@iainptk.ac.id Singgih Ginanjar singgihginanjar@fip.unp.ac.id <p>Ekonomi konvensional sering kali mereduksi konsep rasionalitas pada orientasi maksimalisasi utilitas materi semata. Artikel ini bertujuan untuk mendekonstruksi konsep rasionalitas tersebut dan merekonstruksinya dalam perspektif Ekonomi Islam. Dengan menelaah berbagai literatur dan dalil-dalil syariat, makalah ini menunjukkan bahwa Ekonomi Islam tidak menafikan rasionalitas, melainkan memperluas cakupannya melampaui batas-batas duniawi (<em>transcendental rationality</em>). Hasil analisis menegaskan bahwa Ekonomi Islam adalah sistem yang sangat rasional, di mana efisiensi dan optimalisasi sumber daya dipandu oleh parameter etika ilahiah.</p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22710 PENGARUH REWARD DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP TURNOVER INTENTION 2026-06-08T11:16:52+00:00 Habib Fatrian Kesuma Akhmaja habibmira19@gmail.com Yuli Arnida Pohan kotaksuratuli23@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reward dan lingkungan kerja non fisik terhadap turnover intention perawat pada RSU Royal Prima Marelan. Tingginya tingkat turnover perawat yang mencapai 38,46% menunjukkan adanya permasalahan dalam pengelolaan sumber daya manusia yang perlu mendapat perhatian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 156 perawat, sedangkan sampel penelitian sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Uji asumsi klasik menunjukkan data berdistribusi normal, bebas multikolinearitas, dan bebas heteroskedastisitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa reward dan lingkungan kerja non fisik memiliki pengaruh terhadap turnover intention perawat. Pemberian reward yang adil dan lingkungan kerja non fisik yang kondusif mampu menurunkan keinginan perawat untuk meninggalkan organisasi. Dengan demikian, pihak rumah sakit perlu meningkatkan sistem penghargaan serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan harmonis guna mempertahankan tenaga perawat dan mengurangi tingkat turnover.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22457 PENERAPAN METODE DEPARTEMENTALISASI BIAYA OVERHEAD PABRIK DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI PADA UMKM BITYBITE DIMSUM DI PEMATANGSIANTAR 2026-06-02T08:14:58+00:00 Wenni Natasya Turnip wenninatasyaturnip2@gmail.com Annur Saputri Manurung annursaputrimanurung0@gmail.com Nilam Sarihati nilameee3@gmail.com Celsy Nabila Ayu celsynabilaayu@gmail.com Widya Rahmadani nasution nasutionwidya03@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode departementalisasi biaya overhead pabrik dalam meningkatkan efisiensi produksi pada UMKM BityBite Dimsum. Permasalahan utama yang dihadapi oleh UMKM pada umumnya adalah belum optimalnya pengalokasian biaya overhead pabrik, sehingga menyebabkan ketidaktepatan dalam penentuan harga pokok produksi. Metode departementalisasi digunakan untuk mengelompokkan biaya overhead ke dalam departemen produksi dan departemen pembantu, sehingga biaya dapat dialokasikan secara lebih akurat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada UMKM BityBite Dimsum. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terkait proses produksi serta pencatatan biaya. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi biaya overhead, mengelompokkan ke dalam departemen terkait, serta membandingkan kondisi sebelum dan sesudah penerapan metode departementalisasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode departementalisasi biaya overhead pabrik mampu meningkatkan efisiensi produksi melalui pengalokasian biaya yang lebih tepat dan transparan. Selain itu, metode ini juga membantu pelaku UMKM dalam menentukan harga pokok produksi yang lebih akurat serta meningkatkan pengendalian biaya. Dengan demikian, departementalisasi biaya overhead pabrik dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing UMKM.</p> <p><em>This study aims to analyze the implementation of the factory overhead cost departmentalization method in improving production efficiency at the BityBite Dimsum MSME. The main problem commonly faced by MSMEs is the suboptimal allocation of factory overhead costs, which leads to inaccuracies in determining the cost of goods manufactured. The departmentalization method is used to classify overhead costs into production and service departments, enabling a more accurate cost allocation.This study employs a qualitative approach using a case study method at the BityBite Dimsum MSME. Data were collected through interviews, observations, and documentation related to the production process and cost records. The data analysis was conducted by identifying overhead costs, classifying them into relevant departments, and comparing conditions before and after the implementation of the departmentalization method.The results indicate that the implementation of the factory overhead cost departmentalization method improves production efficiency through more accurate and transparent cost allocation. In addition, this method assists MSME practitioners in determining a more accurate cost of goods manufactured and enhances cost control. Therefore, the departmentalization of factory overhead costs can serve as an effective solution to improve the efficiency and competitiveness of MSMES.</em></p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22653 PENGARUH FENOMENA BOIKOT TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK STARBUCKS 2026-06-07T07:52:45+00:00 Nurul Wardani Lubis nurulwardani@unimed.ac.id Anggi Siva Kagita Br Surbakti anggikagitaa10@gmail.com Lucky Sanjaya Rajagukguk luckysanjaya234@gmail.com Misael Artur Tarigan misaelartur605@gmail.com Oktaviane Situmorang oktavianiesitumorang@gmail.com Zaskia Maghfirah Siregar zaskiamaghfirah03@gmail.com Siti Yusriah sitiyusriah1003@gmail.com Tesya Lola Otovia tesyalolaotovia07@gmail.com <p>Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian kuantitatif pengaruh fenomena boikot terhadap minat beli konsumen produk Starbucks di Indonesia, di mana penelitian sebelumnya lebih banyak membahas motivasi boikot secara umum tanpa mengukur secara langsung dampaknya terhadap minat beli secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh fenomena boikot terhadap minat beli konsumen pada produk Starbucks. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner berskala Likert, melibatkan 30 responden yang mengetahui isu boikot Starbucks dan pernah membeli produk tersebut, serta dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil empiris menunjukkan bahwa fenomena boikot tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen, dengan nilai signifikansi 0,9563 (&gt; 0,05), koefisien korelasi (R) sebesar 0,0105 (hubungan sangat rendah), dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,0001 (0,01%). Berdasarkan uji validitas menggunakan tabel fenomena boikot, seluruh item pernyataan dinyatakan valid karena nilai R hitung (0,401–0,927) &gt; R tabel (0,361). Implikasi penelitian ini memberikan pemahaman bagi perusahaan global bahwa isu sosial-politik seperti boikot tidak selalu menjadi faktor dominan dalam mengubah minat beli konsumen, sehingga strategi pemasaran tetap perlu berfokus pada kualitas produk, kenyamanan, dan loyalitas merek.</p> <p><em>The novelty of this research lies in the quantitative testing of the influence of the boycott phenomenon on consumer purchasing interest of Starbucks products in Indonesia, where previous research has mostly discussed boycott motivation in general without directly measuring its impact on purchasing interest systematically. The purpose of this study is to analyze the influence of the boycott phenomenon on consumer purchasing interest in Starbucks products. The research method uses a descriptive quantitative approach with a Likert-scale questionnaire instrument, involving 30 respondents who are aware of the Starbucks boycott issue and have purchased the product, and analyzed using simple linear regression. Empirical results show that the boycott phenomenon does not have a significant influence on consumer purchasing interest, with a significance value of 0.9563 (&gt; 0.05), a correlation coefficient (R) of 0.0105 (very low relationship), and a coefficient of determination (R²) of 0.0001 (0.01%). Based on the validity test using the boycott phenomenon table, all statement items are declared valid because the calculated R value (0.401–0.927) is &gt; R table (0.361). The implications of this research provide an understanding for global companies that socio-political issues such as boycotts are not always the dominant factor in changing consumer purchasing interest, so that marketing strategies still need to focus on product quality, convenience, and brand loyalty.</em></p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22413 PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM PERSPEKTIF ISLAM 2026-06-01T03:11:25+00:00 Dwi Redi Radiallah dwiredi236@gmail.com Ichsan Iqbal ichsaniqbal@iainptk.ac.id <p>Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam menilai perkembangan suatu negara yang umumnya diukur melalui peningkatan output dan pendapatan nasional. Namun, pendekatan tersebut sering kali berfokus pada aspek material dan belum sepenuhnya mencerminkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Kesenjangan penelitian terletak pada masih terbatasnya kajian yang mengintegrasikan indikator kuantitatif dan kualitatif serta nilai-nilai syariah dalam memahami pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan dan mutakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dalam perspektif Islam tidak hanya berorientasi pada peningkatan output, tetapi juga pada kesejahteraan menyeluruh yang mencakup dimensi material dan spiritual. Konsep falah menjadi tujuan utama yang mengarahkan aktivitas ekonomi agar lebih berkeadilan dan berkelanjutan. Selain itu, instrumen distribusi seperti zakat, infak, dan sedekah terbukti memiliki peran signifikan dalam mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dalam Islam memiliki karakter yang lebih inklusif, adil, dan berorientasi jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan implikasi bahwa pendekatan ekonomi Islam dapat menjadi alternatif dalam membangun sistem ekonomi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.</p> <p><em>Economic growth is an important indicator used to assess a country’s development, generally measured through increases in output and national income. However, this approach often focuses on material aspects and does not fully reflect overall societal welfare. The research gap lies in the limited studies that integrate quantitative and qualitative indicators along with Islamic values in understanding economic growth. This study employed a qualitative approach using a literature review method by analyzing relevant and recent academic sources. The results show that economic growth from an Islamic perspective is not only oriented toward output expansion but also toward comprehensive welfare encompassing both material and spiritual dimensions. The concept of falah serves as the main objective guiding economic activities toward justice and sustainability. In addition, distribution instruments such as zakat, infaq, and sadaqah play a significant role in reducing inequality and improving social welfare. These findings indicate that Islamic economic growth is more inclusive, equitable, and long-term oriented. Therefore, this study implies that the Islamic economic approach can serve as an alternative framework for developing a more comprehensive and sustainable economic system.</em></p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22585 PENGARUH KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP GAYA HIDUP HEDONISME 2026-06-05T10:14:47+00:00 Elfira Fauzia Sari elfirafauziasari@gmail.com Gugum Gumilar gugumgumilar@unsil.ac.id Kurniawan kurniawan@unsil.ac.id <p>Perkembangan globalisasi dan konsumsi budaya modern yang semakin pesat telah membawa perubahan terhadap pola hidup mahasiswa, khususnya dalam kecenderungan menjalani gaya hidup hedonisme. Gaya hidup hedonisme ini ditandai dengan perilaku konsumtif, pencarian kesenangan sesaat, serta kecenderungan mengutamakan kepuasan pribadi dibandingkan dengan kebutuhan jangka Panjang. Fenomena tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga oleh faktor lingkungan sosial, terutama konformitas teman sebaya. Selain itu literasi keuangan dipandang memiliki peran penting dalam membantu individu mengelola keputusan peran penting dalam membantu individu mengelola keputusan keuangan secara rasional sehingga mampu mengendalikan perilaku konsumtif yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konformitas teman sebaya dan literasi keuangan terhadap gaya hidup hedonisme pada mahasiswa klister ekonomi Universitas Siliwangi angkatan 2023 baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 1.538 mahasiswa dengan data yang dikumpukan dan dianalisis sebanyak 321 responden dengan Teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala likert dan hasil analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) konformitas teman sebaya berpengruh positif dan signifikan terhadap gaya hidup hedonism dengan nilai thitung sebesar 10,621 dan signifikasi 0,000 &gt; 0,05: (2) literasi keuangan berpengaruh negatif signifikan terhadap gaya hidup hedonisme dengan nilai thitung sebesar -0,435 dan signifikasi 0,004 &lt; 0,05; serta (3) secara simultan konformitas teman sebaya dan literasi keuangan berpengaruh signifikasi terhadap gaya hidup hedonisme dengan kontribusi sebesar 27,9%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor sosial memiliki pengaruh lebih dominan dibandingan faktor rasional dalam membentuk gaya hidup hedonisme mahasiswa.</p> <p><em>The development of globalization and the increasingly rapid consumption of modern culture has brought changes to students' lifestyles, particularly in their tendency to adopt a hedonistic lifestyle. A hedonistic lifestyle is characterized by consumptive behavior, the pursuit of momentary pleasure, and a tendency to prioritize personal gratification over long-term needs. This phenomenon is influenced not only by internal factors but also by social environmental factors, especially peer conformity. In addition, financial literacy is considered to play an important role in helping individuals manage financial decisions rationally, thereby being able to control excessive consumptive behavior. This study aims to examine the influence of peer conformity and financial literacy on hedonistic lifestyles among economics cluster students at Siliwangi University, Class of 2023, both partially and simultaneously. The research population amounted to 1,538 students, with the amount of data collected and analyzed totaling 321 respondents using a simple random sampling technique.. The data collection technique used a Likert scale questionnaire, and the data analysis results used multiple linear regression. The research results show that: (1) peer conformity has a positive and significant effect on hedonistic lifestyle with a t-value of 10.621 and a significance of 0.000 &lt; 0.05; (2) financial literacy has a negative significant effect on hedonistic lifestyle with a t-value of -0.435 and a significance of 0.004 &lt; 0.05; and (3) simultaneously, peer conformity and financial literacy have a significant effect on hedonistic lifestyle with a contribution of 27.9%. The research results indicate that social factors have a more dominant influence compared to rational factors in shaping students' hedonistic lifestyle.</em></p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/23567 ANALISIS KETIDAKSESUAIAN UPAH TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN SWASTA DI KABUPATEN SOLOK SELATAN DILIHAT DARI PERSPEKTIF MANAJEMEN BISNIS SYARIAH 2026-06-26T07:04:30+00:00 Yuri Fadhlullah Diza fadhlullahdizayuri@gmail.com Muhammad Rais muhammadrais@uinbukittinggi.ac.id <p>Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara imbalan yang diterima karyawan dan tingkat kepuasan mereka dalam bekerja di sektor swasta di Kabupaten Solok Selatan, ditinjau dari sudut pandang Manajemen Bisnis Syariah. Gaji memegang peranan penting dalam membentuk kesejahteraan dan kepuasan psikologis pekerja, khususnya jika dilihat dari prinsip keadilan dan kesesuaian menurut ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada seluruh sampel karyawan yang terlibat. Analisis dilakukan melalui metode regresi sederhana dan pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan imbalan berdampak positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Pengujian statistik menegaskan bahwa hubungan ini signifikan, sehingga hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh imbalan terhadap kepuasan kerja diterima. Temuan ini menekankan bahwa kesesuaian gaji memainkan peranan penting dalam meningkatkan kepuasan kerja. Dari perspektif Manajemen Bisnis Syariah, pemberian gaji yang adil, layak, dan sejalan dengan prinsip keadilan menjadi faktor utama dalam memelihara motivasi dan kesejahteraan karyawan.</p> <p>This study delves into the nexus between the remuneration accorded to employees and their experiential contentment within the private sector of South Solok Regency, examined through the prism of Sharia Business Management. Compensation occupies a pivotal role in sculpting both the psychological well-being and the occupational satisfaction of workers, particularly when evaluated against the tenets of fairness and propriety as espoused by Islamic doctrine. Employing a quantitative lens via survey methodology, the investigation amassed data through questionnaires disseminated to the entirety of the involved employee cohort. Analytical scrutiny was conducted utilizing rudimentary regression techniques alongside classical assumption assessments. The findings reveal that augmentations in remuneration exert a salutary influence on employee job satisfaction. Statistical appraisal corroborates the robustness of this association, thereby vindicating the hypothesis positing that compensation exerts a tangible effect on workplace contentment.These insights underscore the paramount significance of equitable and appropriate compensation in fortifying employee satisfaction. From the vantage point of Sharia Business Management, disbursing wages that are just, fitting, and consonant with the principle of justice emerges as a cardinal determinant in sustaining both motivation and overall worker well-being.</p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22493 PENERAPAN CUSTOMER PORTFOLIO MANAGEMENT DAN CUSTOMER LIFETIME VALUE PADA UMKM WINSTRING 2026-06-03T04:39:54+00:00 Golan Hasan golan.hasan@uib.ac.id Erwin Yoe 2341091erwinyoe@UIB.edu <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan hubungan pelanggan pada UMKM Winstring dengan menggunakan pendekatan Customer Relationship Management (CRM) yang menggunakan variabel Customer Portfolio Management (CPM). Pada dasarnya, UMKM berperan besar dalam perekonomian sebuah negara, tetapi banyak orang yang belum menggunakan data pelanggan secara optimal dalam membuat keputusan. Sehingga diperlukan sebuah metode untuk memahami perilaku, pengelompokan, dan nilai dari pelanggan tersebut. Analisis yang kami gunakan dalam riset kali ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung ke lokasi UMKM tersebut. Analisis dilakukan menggunakan framework CRM yang mencakup (Customer Portfolio Management, Customer Lifetime Value, Managemen Portfolio Investment, Customer Segmentation, Customer Valuation). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelompokan pelanggan dan Customer Lifetime Value (CLV) bisa memberikan gambaran yang lebih jelas masing-masing pelanggan terhadap usaha. Sehingga pendekatan ini bisa membantu evaluasi strategi yang telah digunakan dan menyusun ulang rekomendasi yang lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan hubungan dengan pelanggan. Penerapan CRM berbasis Customer Portfolio Management bisa menjadi solusi dalam pengelolaan hubungan pelanggan di UMKM Winstring</p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22894 PENGARUH SISTEM KERJA FLEKSIBEL TERHADAP PRODUKTIVITAS DAN KEPUASAN KERJA 2026-06-11T08:38:16+00:00 Endah Wulandari endah.wulandari@students.paramadina.ac.id Utari Ayu Wulandari utari.ayu@strudents.paramadina.ac.id Della Siswanty della.siswanty@students.paramadina.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Kerja Fleksibel (Flexible Working Arrangements - FWA) terhadap produktivitas karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Di tengah transformasi digital dan tantangan urban di Indonesia, seperti kemacetan ekstrem di Jakarta, penerapan fleksibilitas kerja menjadi strategi krusial bagi keberlanjutan organisasi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan mengumpulkan serta menganalisis pada jurnal-jurnal relevan periode 2015-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa FWA, yang mencakup fleksibilitas lokasi dan waktu, berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Kepuasan karyawan ditemukan sebagai variabel mediasi penting; otonomi yang diberikan melalui FWA meningkatkan moral dan motivasi intrinsik, yang kemudian mendorong pencapaian target organisasi secara lebih efisien. Namun, efektivitas sistem ini juga bergantung pada faktor pendukung seperti keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dan kedisiplinan individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran motivasi dan kepuasan melalui pengaturan kerja fleksibel adalah kunci utama dalam menjaga talenta terbaik dan meningkatkan daya saing perusahaan di era modern.</p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22468 PENDAMPINGAN PELAKU UMKM NASI DAUN JERUK DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI 2026-06-02T11:38:33+00:00 Helwis Vierzy Togatorop helwisvierzytogatorop@gmail.com Aldi Kurniawan aldiikurniawan2021@gmail.com Jihan Al Amin anto91573@gmail.com Muhammad Nurul Fahri muhammadnurulfahri232@gmail.com Dwika Azra Syahirah dwikaazras@gmail.com <p>UMKM memiliki peranan penting dalam mendukung perekonomian daerah, termasuk pada sektor kuliner di Kota Pematangsiantar. Salah satu aspek utama dalam pengelolaan usaha kuliner adalah perhitungan harga pokok produksi (HPP) yang digunakan sebagai dasar penetapan harga jual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM Nasi Daun Jeruk agar mampu menghitung HPP secara lebih tepat dan terstruktur. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Mei 2026 dengan metode pendampingan partisipatif melalui observasi, wawancara, penyampaian materi, dan praktik langsung perhitungan HPP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM sebelumnya telah menghitung HPP dan menggunakannya sebagai dasar dalam menentukan harga jual produk. Pelaku usaha juga melakukan pencatatan biaya produksi setiap hari untuk menyesuaikan perubahan biaya selama proses produksi. Meski demikian, masih terdapat kendala berupa kenaikan harga bahan baku yang tidak stabil sehingga memengaruhi biaya produksi dan penetapan harga jual. Melalui pendampingan ini, pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pencatatan biaya produksi secara rinci serta perhitungan HPP yang lebih akurat. Kegiatan ini berdampak positif terhadap kemampuan pelaku usaha dalam mengelola biaya produksi, menentukan harga jual, dan menjaga keberlangsungan usaha di tengah persaingan bisnis kuliner.</p> <p><em>Micro, Small, and Medium Enterprises play an important role in strengthening the regional economy, including the culinary sector in Pematangsiantar City. One important element in managing a culinary business is the calculation of the Cost of Goods Manufactured (COGM), which serves as the basis for determining selling prices. This community service activity was designed to assist the Nasi Daun Jeruk MSME in calculating COGM more accurately and systematically. The activity was carried out on May 18, 2026, using a participatory assistance method through observation, interviews, material delivery, and direct practice in calculating COGM. The results showed that the MSME owner had already been calculating COGM and using it as a reference in setting product prices. The owner also recorded production costs daily to adjust to changing expenses during production. However, unstable increases in raw material prices remained a challenge and affected production costs as well as pricing decisions. Through this assistance, the MSME owner gained a better understanding of the importance of detailed cost recording and more precise COGM calculation. Overall, the activity had a positive impact on the owner’s ability to manage production costs, set selling prices, and sustain the business amid culinary market competition. </em></p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22663 DAMPAK GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA DAN NILAI PERUSAHAAN DI INDONESIA: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW 2026-06-07T09:09:48+00:00 Cicik Rizki Mauliddiah cicikrizkimauliddiah@gmail.com Wahyu Saputri N jeccaww77@gmail.com Muhammad Bakhrul Ulum bahrululumbhr@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja dan nilai perusahaan di Indonesia berdasarkan literatur ilmiah yang terindeks. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, Garuda, Portal SINTA, dan Emerald Insight dengan rentang tahun 2020 hingga 2025. Dari 200 artikel awal yang teridentifikasi, sebanyak 20 artikel memenuhi kriteria inklusi dan direview secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum GCG berpengaruh positif terhadap kinerja dan nilai perusahaan, namun terdapat ketidakkonsistenan hasil yang disebabkan oleh perbedaan sektor industri, periode penelitian, dan proksi GCG yang digunakan. Mekanisme GCG yang paling dominan digunakan dalam penelitian di Indonesia adalah komisaris independen, kepemilikan institusional, komite audit, dewan direksi, dan kepemilikan manajerial. Penelitian ini merekomendasikan perlunya standarisasi indikator GCG dan penambahan variabel moderasi maupun mediasi pada penelitian mendatang.</p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jekma/article/view/22426 PENGARUH TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DAN PERSENTASE PEKERJA DENGAN JAM KERJA ≥35 JAM PER MINGGU TERHADAP UPAH PEKERJA DI SUMATERA UTARA TAHUN 2015–2024 2026-06-01T08:38:41+00:00 Afdhal Hidayat afdhalhidayat40@gmail.com Christian Rafael Siregar christianrafaelsiregar@gmail.com Rikoni Arseka Pelawi rikoniarsekapelawi@gmail.com Rima Enjelita Br Ginting rimaenjelitabrginting@gmail.com Shera Adelia Br Bukit sheraadeliabukit@gmail.com Putri MJ Silaban poetrisilaban@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan buat menganalisis pengaruh Tingkatan Partisipasi Angkatan Kerja( TPAK) serta persentase pekerja dengan jam kerja≥35 jam per pekan terhadap Upah Rata- Rata Pekerja per Jam( UPRRPJ) di Provinsi Sumatera Utara periode 2015–2024. Riset memakai pendekatan kuantitatif dengan informasi sekunder yang diperoleh dari Tubuh Pusat Statistik( BPS) Provinsi Sumatera Utara serta dianalisis memakai regresi linear berganda lewat aplikasi EViews. Pengujian dicoba memakai uji t, uji F, serta koefisien determinasi( R²). Hasil riset menampilkan kalau secara parsial TPAK mempengaruhi signifikan terhadap UPRRPJ, sebaliknya persentase pekerja dengan jam kerja≥35 jam per pekan mempengaruhi negatif serta tidak signifikan. Secara simultan, kedua variabel mempengaruhi signifikan terhadap UPRRPJ dengan nilai Prob( F- statistic) sebesar 0, 0357. Nilai R² sebesar 0, 6140 menampilkan kalau 61, 40% alterasi UPRRPJ bisa dipaparkan oleh model riset. Riset ini merumuskan kalau kenaikan upah pekerja membutuhkan sokongan produktivitas, mutu pekerjaan, keahlian tenaga kerja, serta kebijakan pengupahan yang lebih efisien.</p> 2026-06-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Manajemen