PEMAHAMAN LITERASI KEAGAMAAN SEBAGAI FAKTOR PENENTU TINGKAT MODERASI BERAGAMA SISWA SMP NEGERI 15 YOGYAKARTA
Kata Kunci:
LIterasi Keagamaan, Moderasi Beragam, SMPN 15 YogyakartaAbstrak
Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan serius dalam menjaga keharmonisan antar komunitas agama di tengah isu meningkatnya intoleransi dan radikalisme. Salah satu pendekatan strategis untuk membangun keharmonisan sosial adalah melalui penguatan literasi agama yang diyakini mampu mendorong moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat literasi agama dan moderasi beragama siswa SMP Negeri 15 Yogyakarta, dan untuk menguji apakah literasi agama memberikan kontribusi signifikan terhadap moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengambilan sampel acak sederhana, melibatkan 32 responden dari total 127 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi agama siswa berada pada kategori cukup baik (68,5%) serta tingkat moderasi beragama (70,5%). Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa literasi agama tidak secara signifikan mempengaruhi tingkat moderasi agama, dengan nilai t terhitung <t tabel (1,524 <1,693) dan signifikansi 0,138> 0,05. Kontribusi literasi agama terhadap moderasi agama hanya 7,2%, sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa upaya membangun moderasi agama di kalangan siswa tidak dapat hanya bergantung pada literasi agama saja, melainkan membutuhkan pendekatan multidimensional yang lebih komprehensif.




