PENERAPAN INTERPRETASI GERAK DINAMIKA DALAM MENDIREKSI LAGU ”PERSAUDARAAN YANG RUKUN” PADA OMK WILAYAH 4 PAROKI ST. PETRUS RASUL TDM
Kata Kunci:
Interpretasi Gerak Dinamika, Mendireksi, Anggota Omk, Lagu Persaudaraan Yang RukunAbstrak
Interpretasi gerak dinamika merupakan kemampuan fundamental seorang dirigen untuk menyampaikan karakter, ekspresi, dan makna lagu. Observasi awal menunjukkan anggota Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah 4 Paroki St. Petrus Rasul TDM masih mengalami kesulitan menerapkan gerak dinamika saat mendireksi. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran interpretasi gerak dinamika pada lagu “Persaudaraan yang Rukun”, mengidentifikasi kendala yang dialami, serta menganalisis peningkatan kemampuan peserta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran dilaksanakan secara bertahap meliputi pengenalan konsep dinamika, latihan pola dasar, latihan ekspresi, praktik langsung, hingga evaluasi akhir. Kendala utama yang dihadapi peserta meliputi keterbatasan pemahaman konsep, kekakuan koordinasi tangan saat terjadi perubahan dinamika, rasa kurang percaya diri, dan keterbatasan waktu latihan. Kendala tersebut berhasil diatasi melalui demonstrasi langsung, drill gerakan berulang, bimbingan individual, serta latihan mandiri. Hasil evaluasi membuktikan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan teknik dasar (preparatory beat, cue, cut-off), koordinasi tangan, kejelasan ekspresi.
Dynamic movement interpretation is a fundamental skill for a conductor to convey the character, expression, and meaning of a song. Initial observations revealed that members of the Youth Choir (OMK) Region 4 St. Peter the Apostle Parish TDM struggled with dynamic movements while conducting. This qualitative descriptive study aimed to describe the learning process of dynamic movement interpretation for the song "Persaudaraan yang Rukun", identify the challenges faced, and analyze the participants' skill improvement. Data were gathered through participatory observation, interviews, and visual documentation. The results showed that the learning process was executed sequentially, including dynamic concept introduction, basic pattern drills, expression practice, direct performance, and final evaluation. Primary obstacles included limited conceptual understanding, poor hand coordination during dynamic transitions, lack of confidence, and time constraints. These issues were resolved through direct demonstration, repetitive drill practice, individual coaching, and self-directed practice. Final evaluations demonstrated significant improvement in basic techniques (preparatory beat, cue, cut-off), hand coordination, expression clarity, and participants' overall confidence.




