https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jep/issue/feed Jurnal Eksplorasi Pendidikan 2026-09-01T02:26:57+00:00 Open Journal Systems https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jep/article/view/25382 PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR SISWA MI AL AMANAH CIPEUNDEUY KELAS 4 2026-08-13T07:00:12+00:00 Diky Zaky Muttaqien Amy dikyzakyma299@gmail.com Deni Mudian denimudian@unsub.ac.id Deden Budi Rosman deden.rosman@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan motorik kasar peserta didik MI Al-Amanah kelas 4 melalui permainan tradisonal gobak sodor dengan aspek penilaian keseimbangan, kecepatan dan kelincahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu dilaksanakan dengan kolaboratif dan parsitifatif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 28 siswa, terdiri dari 12 Laki-laki dan 16 Perempuan. Metode dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam peneltian ini yaitu berupa tes stroke tand balance dalam mengukur keseimbangan, lari dengan jarak 30 meter untuk mengukur kecepatan dan lari shuttle run 4x10 meter untuk mengukur kelincahan. Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh permainan tradisional gobak sodor dalam meningkatkan motorik kasar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional gobak sodor mampu meningkatkan kemampuan motorik kasar peserta didik secara signifikan. Pada aspek keseimbangan, persentase ketercapaian meningkat dari 17,85 pada tahap pra tindakan menjadi 60,71% pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 89,28% pada siklus II. Pada aspek kecepatan terjadi peningkatan dari 14,28% pada tahap pra tindakan menjadi 60,71% pada siklus I, dan mencapai 92,25% pada siklus II. Sementara itu pada aspek kelincahan terjadi peningkatan dari 25,00 pada tahap pra tindakan menjadi 53,57% pada siklus I, dan mencapai 89,28 pada siklus II. Secara keseluruhan, kemampuan motorik kasar peserta didik mengalami peningkatan dari 68,13% pada tahap pra tindakan menjadi 87,61% pada siklus I, kemudian mencapai 98,09% pada siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa seluruh peserta didik yang berjumlah 28 orang telah mencapai indikator keberhasilan kemampuan motorik kasar dengan kategori baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan tradisional gobak sodor efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar peserta didik kelas 4 MI Al-Amanah Cipeundeuy.</p> <p><em>This study aims to determine the level of gross motor ability of MI Al-Amanah grade 4 students through the traditional game of gobak sodor with aspects of balancing balance, speed and agility. This type of research is class action research (PTK) which is carried out collaboratively and participatively, the population in this study is 28 students, consisting of 12 males and 16 females. The method in this study uses observation sheets and documentation. The instruments used in this study are in the form of a stroke test and balance to measure balance, a 30-meter run to measure speed and a 4x10-meter shuttle run to measure agility. To find out the extent of the influence of the traditional game of gobak sodor in improving students' gross motor skills. The results of the study showed that the application of the traditional game of gobak sodor was able to significantly improve the gross motor skills of students. In the aspect of balance, the percentage of achievement increased from 17.85 in the pre-action stage to 60.71% in the first cycle, then increased to 89.28% in the second cycle. In terms of speed, there was an increase from 14.28% in the pre-action stage to 60.71% in cycle I, and reached 92.25% in cycle II. Meanwhile, in the agility aspect, there was an increase from 25.00 in the pre-action stage to 53.57% in cycle I, and reached 89.28 in cycle II. Overall, the students' gross motor skills increased from 68.13% in the pre-action stage to 87.61% in the first cycle, then reached 98.09% in the second cycle. The results show that all 28 students have achieved indicators of success in gross motor skills in the good category. Thus, it can be concluded that the application of the traditional game of gobak sodor is effective in improving the gross motor skills of 4th grade students of MI Al-Amanah Cipeundeuy.</em></p> 2026-08-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Eksplorasi Pendidikan https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jep/article/view/26062 PENERAPAN INTERPRETASI GERAK DINAMIKA DALAM MENDIREKSI LAGU ”PERSAUDARAAN YANG RUKUN” PADA OMK WILAYAH 4 PAROKI ST. PETRUS RASUL TDM 2026-09-01T02:26:57+00:00 Christanty Martina Nago nagochristanty@gmail.com Agustinus R. Afoan Elu elureno9@gmail.com <p>Interpretasi gerak dinamika merupakan kemampuan fundamental seorang dirigen untuk menyampaikan karakter, ekspresi, dan makna lagu. Observasi awal menunjukkan anggota Orang Muda Katolik (OMK) Wilayah 4 Paroki St. Petrus Rasul TDM masih mengalami kesulitan menerapkan gerak dinamika saat mendireksi. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran interpretasi gerak dinamika pada lagu “Persaudaraan yang Rukun”, mengidentifikasi kendala yang dialami, serta menganalisis peningkatan kemampuan peserta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran dilaksanakan secara bertahap meliputi pengenalan konsep dinamika, latihan pola dasar, latihan ekspresi, praktik langsung, hingga evaluasi akhir. Kendala utama yang dihadapi peserta meliputi keterbatasan pemahaman konsep, kekakuan koordinasi tangan saat terjadi perubahan dinamika, rasa kurang percaya diri, dan keterbatasan waktu latihan. Kendala tersebut berhasil diatasi melalui demonstrasi langsung, drill gerakan berulang, bimbingan individual, serta latihan mandiri. Hasil evaluasi membuktikan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan teknik dasar (preparatory beat, cue, cut-off), koordinasi tangan, kejelasan ekspresi.</p> <p><em>Dynamic movement interpretation is a fundamental skill for a conductor to convey the character, expression, and meaning of a song. Initial observations revealed that members of the Youth Choir (OMK) Region 4 St. Peter the Apostle Parish TDM struggled with dynamic movements while conducting. This qualitative descriptive study aimed to describe the learning process of dynamic movement interpretation for the song "Persaudaraan yang Rukun", identify the challenges faced, and analyze the participants' skill improvement. Data were gathered through participatory observation, interviews, and visual documentation. The results showed that the learning process was executed sequentially, including dynamic concept introduction, basic pattern drills, expression practice, direct performance, and final evaluation. Primary obstacles included limited conceptual understanding, poor hand coordination during dynamic transitions, lack of confidence, and time constraints. These issues were resolved through direct demonstration, repetitive drill practice, individual coaching, and self-directed practice. Final evaluations demonstrated significant improvement in basic techniques (preparatory beat, cue, cut-off), hand coordination, expression clarity, and participants' overall confidence.</em></p> 2026-09-01T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Eksplorasi Pendidikan https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jep/article/view/25642 PENGEMBANGAN PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP TERHADAP SIMBOL - SIMBOL PANCASILA KELAS 3 SEKOLAH DASAR 2026-08-21T09:29:37+00:00 Rifa Mutiara Hidayat rifamutiarah@gmail.com Titin Sunaryati titinngajar@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk Puzzle guna meningkatkan pemahaman konsep peserta didik terhadap simbol-simbol Pancasila pada siswa kelas III Sekolah Dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya pemahaman siswa dalam mengenali serta mengaitkan simbol-simbol Pancasila dengan makna yang terkandung di dalamnya, sehingga diperlukan media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&amp;D), yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi ahli, uji coba, dan revisi produk. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta tes untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa media Puzzle yang dihasilkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran. Penggunaan media Puzzle mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, memudahkan mereka mengenali simbol-simbol Pancasila beserta maknanya, serta meningkatkan hasil belajar dibandingkan sebelum penggunaan media. Dengan demikian, media Puzzle dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III Sekolah Dasar.</p> <p><em>This study aims to develop a Puzzle-based learning media to improve third-grade elementary school students' conceptual understanding of the symbols of Pancasila. The background of this study is based on the low level of students' understanding in recognizing and relating the symbols of Pancasila to their respective meanings. Therefore, an engaging, interactive, and age-appropriate learning medium is needed to support the learning process. This study employed the Research and Development (R&amp;D) method, which consists of needs analysis, design, development, expert validation, product testing, and revision stages. The research instruments included expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, and concept understanding tests to measure students' learning improvement. The results indicate that the developed Puzzle-based learning media meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness as an instructional medium. The use of the Puzzle media enhances students' engagement during the learning process, facilitates their understanding of the symbols of Pancasila and their meanings, and improves learning outcomes compared to those before the implementation of the media. Therefore, the Puzzle-based learning media can serve as an innovative alternative instructional tool for teaching Pancasila Education to third-grade elementary school students.</em></p> 2026-08-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Eksplorasi Pendidikan https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jep/article/view/25690 PENERAPAN AMETODE AL-MIFTAH LIL ULUM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING SANTRI DI PONDOK PESANTREN ATSARUS SALAFIYAH SEJATI CAMPLONG SAMPANG 2026-08-23T01:20:25+00:00 Maulidatul Jannah jennahida1@gmail.com Moh. Afiful Hair affkhir@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Al-Miftah dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning santri di Pondok Pesantren Atsarus Salafiyah Sejati Camplong Sampang, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan sumber data berupa pengasuh pesantren, ustadz pengampu, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Al-Miftah dilakukan secara bertahap melalui modul jilid 1–4 yang memuat kaidah dasar nahwu dan sharaf serta dilengkapi nadzom berlagu. Berdasarkan hasil wawancara, metode ini membantu santri menghafal kaidah, memahami kedudukan kata, menentukan harakat, dan menerapkan kaidah dalam membaca kitab kuning. Nadzom berlagu juga membuat pembelajaran lebih menarik sehingga meningkatkan perhatian dan motivasi santri. Faktor pendukung meliputi antusiasme santri, bimbingan ustadz, desain metode yang sederhana, serta lingkungan pesantren yang mendukung. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dasar santri, keterbatasan waktu belajar, dan keterbatasan media pendukung. Dengan demikian, metode Al-Miftah dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang membantu meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning santri.</p> <p><em>This study aims to describe the implementation of the Al-Miftah method in improving students’ ability to read kitab kuning at Pondok Pesantren Atsarus Salafiyah Sejati, Camplong, Sampang, as well as to identify the supporting and inhibiting factors in its application. The research employs a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, with sources including the pesantren’s caretakers, teaching ustadz, and students. The findings reveal that the Al-Miftah method is implemented gradually through modules (levels 1–4) covering basic nahwu and sharaf rules, complemented by rhythmic nadzom. Based on interviews, this method helps students memorize grammatical rules, understand word positions, determine diacritical marks, and apply rules in reading kitab kuning. The use of rhythmic nadzom also makes learning more engaging, thereby increasing students’ attention and motivation. Supporting factors include students’ enthusiasm, guidance from ustadz, the simplicity of the method’s design, and a conducive pesantren environment. Inhibiting factors include differences in students’ basic abilities, limited study time, and lack of supporting media. Thus, the Al-Miftah method can serve as an alternative approach to enhance students’ ability to read kitab kuning.</em></p> 2026-08-31T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Eksplorasi Pendidikan