PENTINGNYA PEMAHAMAN HUKUM DALAM MENGHADAPI PINJAMAN ONLINE : PERLINDUNGAN KONSUMEN DI DESA TOBASARI, KECAMATAN SIDAMANIK, KABUPATEN SIMALUNGUN
Kata Kunci:
Pinjaman Online, Perlindungan KonsumenAbstrak
Pinjaman online telah menjadi alternatif sumber pendanaan bagi masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Toba Sari. Namun, banyak konsumen yang tidak memahami hukum dan regulasi yang mengatur pinjaman online, sehingga mereka rentan terhadap penipuan dan eksploitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pemahaman hukum dalam menghadapi pinjaman online dan bagaimana perlindungan konsumen dapat dilakukan di Desa Toba Sari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman hukum konsumen dalam menghadapi pinjaman online. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Toba Sari dengan responden yang terdiri dari konsumen pinjaman online dan pihak yang terkait dengan pinjaman online. Pemahaman hukum yang baik dapat membantu konsumen menghindari penipuan dan eksploitasi, serta memastikan bahwa mereka mendapatkan perlindungan yang memadai. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman hukum konsumen dalam menghadapi pinjaman online adalah tingkat pendidikan, pengalaman, dan akses informasi. Pendidikan hukum dan kesadaran konsumen perlu ditingkatkan di Desa Toba Sari untuk melindungi konsumen dari penipuan dan eksploitasi dalam pinjaman online, pihakĀ yang terkait dengan pinjaman online perlu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam operasional mereka.
Online loans have become an alternative source of funding for the community, especially in rural areas such as Toba Sari Village. However, many consumers do not understand the laws and regulations that govern online loans, so they are vulnerable to fraud and exploitation. This research aims to analyze the importance of understanding the law in dealing with online loans and how consumer protection can be carried out in Toba Sari Village. This research aims to identify factors that affect consumer legal understanding in dealing with online loans. This research uses qualitative research methods with data collection techniques through interviews and observations. This research was conducted in Toba Sari Village with respondents consisting of online loan consumers and parties related to online loans. A good understanding of the law can help consumers avoid fraud and exploitation, and ensure that they get adequate protection. Factors that affect consumer legal understanding in dealing with online loans are the level of education, experience, and access to information. Legal education and consumer awareness need to be improved in Toba Sari Village to protect consumers from fraud and exploitation in online loans, parties related to online loans need to increase transparency and accountability in their operations.



