ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DAN MANAJEMEN OPERASIONAL DALAM MENINGKATKAN EFISINSI DAN DAYA SAING PADA UMKM BINTANG BAKERY MEULABOH
Kata Kunci:
Strategi Pemasaran, Manajemen Operasional, Analisis BCG, Digitalisasi, Efisiensi Produksi, Bintang BakeryAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen operasional, pemasaran, dan keuangan pada UMKM Bintang Bakery Meulaboh dalam upaya meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha. Sebagai UMKM yang telah beroperasi lebih dari dua belas tahun, Bintang Bakery menghadapi berbagai tantangan, terutama kenaikan harga bahan baku, keterbatasan modal, sistem pemasaran tradisional, serta manajemen sumber daya manusia yang masih sederhana. Melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha, penelitian ini mengidentifikasi permasalahan utama berupa tingginya biaya produksi, kurangnya pencatatan keuangan yang terstruktur, rendahnya disiplin kerja karyawan, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Hasil analisis pemasaran pada UMKM Bintang Bakery menunjukkan bahwa strategi promosi yang digunakan masih bersifat tradisional dan bertumpu pada word of mouth, sehingga efektif mempertahankan pelanggan lama namun belum mampu memperluas jangkauan pasar. Penetapan harga yang rendah menjadi kekuatan dalam menjaga loyalitas konsumen, tetapi menimbulkan margin keuntungan yang sangat tipis akibat kenaikan biaya bahan baku. Analisis juga mengungkap bahwa diferensiasi produk berupa roti tanpa bahan pengawet menjadi nilai jual utama dan berkontribusi pada tingginya tingkat kepercayaan pelanggan. Namun, variasi produk yang terbatas serta kurangnya pemanfaatan media digital membatasi potensi pengembangan pasar. Sistem distribusi yang masih manual juga menyebabkan usaha sulit bersaing dengan kompetitor yang lebih modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bintang Bakery memerlukan strategi pemasaran berbasis digital, inovasi produk, serta penyesuaian harga yang terukur untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar secara berkelanjutan.
This study aims to analyze the operational, marketing, and financial management strategies of Bintang Bakery Meulaboh, a micro, small, and medium enterprise (MSME), in an effort to improve business efficiency and competitiveness. As an MSME that has been operating for more than twelve years, Bintang Bakery faces various challenges, particularly rising raw material prices, limited capital, traditional marketing systems, and simple human resource management. Through direct interviews with the business owner, this study identified the main problems as high production costs, lack of structured financial records, low employee work discipline, and suboptimal use of digital technology.The results of Bintang Bakery's marketing analysis show that the promotional strategies used are still traditional and rely on word of mouth, which is effective in retaining old customers but has not been able to expand its market reach. Low prices are an advantage in maintaining customer loyalty, but result in very thin profit margins due to rising raw material costs. The analysis also reveals that product differentiation in the form of preservative-free bread is a major attraction and contributes to high customer trust. However, limited product variety and lack of digital media utilization limit market development potential. The manual distribution system also makes it difficult for the business to compete with more modern competitors. This study concludes that Bintang Bakery needs a digital-based marketing strategy, product innovation, and measured price adjustments to increase competitiveness and expand the market in a sustainable manner.



