PENERAPAN AKUNTANSI DANA INFAQ BERDASARKAN PSAK 409 PADA YAYASAN ASSYIFA’ KABUPATEN TULUNGAGUNG

Penulis

  • Silvia Dewi Nazarina Putri UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Zaki Bahrun Ni'am UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Kata Kunci:

Kapabilitas, PSAK 409, Akuntabilitas, Transparansi

Abstrak

Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat menuntut lembaga filantropi seperti Yayasan Assyifa’ Kabupaten Tulungagung untuk mampu menerapkan sebuah standar akuntansi yang lebih profesional. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Menganalisis tingkat kapabilitas Yayasan Assyifa’ Kabupaten Tulungagung dalam mengimplementasikan PSAK No. 409; (2) Mendeskripsikan dan menganalisis praktik penerapan akuntansi dana infaq beras Yayasan Assyifa’ Kabupaten Tulungagung; (3) Untuk dapat mengidentifikasi kendala implementasi PSAK 409; (4) Merumuskan strategi yang dapat diimplementasikan oleh Yayasan Assyifa’ Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Assyifa’ telah memiliki fondasi operasional yang kuat, namun kapabilitas teknis akuntansinya belum sepenuhnya memenuhi standar PSAK 409. Kendala utama meliputi keterbatasan kompetensi SDM, ketiadaan SOP tertulis, serta minimnya sistem informasi pendukung. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penyusunan SOP akuntansi, pelatihan staf secara berkelanjutan, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat kualitas pelaporan keuangan Yayasan.

Demands for accountability require philanthropic institutions like the Assyifa’ Foundation to adopt professional accounting standards. This study evaluates organizational capability, analyzes "Infaq Beras" accounting practices, identifies obstacles, and formulates implementation strategies for PSAK 409. Applying this standard is essential to ensure financial professionalism and maintain public trust. Using a descriptive qualitative case study, the researcher gathered data through interviews, observations, and documentation. The analysis compared field practices with PSAK 409 requirements to identify gaps in financial reporting. Findings show that while the foundation has strong operational routines, its technical accounting lacks compliance with PSAK 409. Primary obstacles include limited staff competence, absence of written SOPs, and inadequate information systems. The study recommends developing formal SOPs, conducting continuous training, and utilizing technology to enhance the quality of financial reports.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30