ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBIAYAAN PASCA KONVERSI KE SYARIAH PADA BPRS TAEH BARUAH DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA (TAHUN 2022–2024 )
Kata Kunci:
Strategi Pengembangan, Pembiayaan, Konversi Syariah, BPRS, SWOTAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan strategi pengembangan pembiayaan yang dilakukan oleh PT. Bank Perekonomian Rakyat Syariah Taeh Baruah pasca konversi ke syariah seperti rendahnya tingkat kualitas SDM, literasi keuangan yang masih kurang, merubah image masyarakat sekitar hingga persaingan yang sangat ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pembiayaan pasca konversi ke syariah pada BPRS Taeh Baruah di Kabupaten Lima Puluh Kota pada periode 2022-2024. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan pendekatan analisis SWOT Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara hingga dokumentasi. Informan penelitian ini berjumlah 15 orang yang mencakup pimpinan, manager dan staf pembiayaan serta nasabah. Teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan dikaitkan dengan metode SWOT melalui matriks IFE, EFE, dan IE. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi strategi pengembangan pembiayaan dilakukan melalui peningkatan pelayanan, sosialisasi produk berbasis syaiah, dan penguatan kompetenti sumber daya manusia. Faktor internal yang menjadi kekuatan utama adalah reputasi dan merubah kepercayaan nasabah. Sedangkan faktor eksternalnya berupa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sistem keuangan syariah menjadi peluang yang sangat signifikan. Berdasarkan hasil analisis Matriks IFE sebesar 2,56 dan EFE sebesar 2,81 dapat dilihat bahwa BPRS Taeh Baruah berada pada Kuadran II (Grow and Build), sehingga strategi yang paling tepat diterapkan adalah Strategi SO (Strenght-Oppoturnity). Strategi ini berfokus pada pertumbuhan yang selektif melalui perluasan jaringan, pengembangan kualitas SDM, dan memaksimalkan penggunaan layanan digitalisasi.
This research is motivated by the financing development strategy implemented by PT. Bank Perekonomian Rakyat Syariah Taeh Baruah after its conversion to Sharia, such as the low level of human resources quality, financial literacy is still lacking, changing the image of the surrounding community, and very tight competition. This study aims to analyze the financing development strategy after the conversion to Sharia at BPRS Taeh Baruah in Lima Puluh Kota Regency for the period 2022-2024. The method in this study is a descriptive qualitative method and a SWOT analysis approach. Data sources used are primary and secondary data. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. This research informant numbered 15 people including leaders, managers and financing staff as well as customers. Data analysis techniques were carried out through data reduction, data presentation, drawing conclusions and linked to the SWOT method through the IFE, EFE, and IE matrices. The results of the study indicate that the implementation of the financing development strategy is carried out through improving services, socializing Sharia-based products, and strengthening human resource competencies. Internal factors that are the main strength are reputation and changing customer trust. Meanwhile, external factors, such as increasing public awareness of the Islamic financial system, present a significant opportunity. Based on the results of the IFE Matrix analysis of 2.56 and EFE of 2.81, it can be seen that BPRS Taeh Baruah is in Quadrant II (Grow and Build), therefore the most appropriate strategy to implement is the SO (Strength-Oppoturnity) Strategy. This strategy focuses on selective growth through network expansion, human resource development, and maximizing the use of digital services.




