ANALISIS STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS DALAM MENINGKATKAN CITRA PRODUK TRADISIONAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF BISNIS ISLAM
Studi Kasus Karupuak Sala Bajaso di Kabupaten Padang Pariaman
Kata Kunci:
Marketing Public Relations, Citra Produk, Produk Tradisional, Karupuak SalaAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi UMKM produk tradisional seperti Karupuak Sala Bajaso dalam mempertahankan eksistensi dan citra produk di tengah maraknya persaingan camilan modern serta rendahnya minat generasi muda terhadap kuliner lokal. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi serta memahami pelaksanaan strategi Marketing Public Relations (MPR), mengidentifikasi hambatan yang menghalangi penerapannya, dan menganalisis efektivitas model strategi MPR yang diterapkan untuk meningkatkan citra Karupuak Sala Bajaso sebagai kuliner khas dari Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Karupuak Sala Bajaso telah berhasil dalam memperbaiki citra produknya dengan menggunakan pendekatan Tiga Strategi dari Thomas L. Harris. Pertama, strategi dorong dilakukan dengan inovasi dalam kemasan premium dan memperluas jaringan distribusi di toko oleh-oleh serta lokasi bandara. Kedua, strategi tarik diwujudkan melalui penggunaan media sosial dan testimoni konsumen untuk membangkitkan minat publik secara luas. Ketiga, strategi mempengaruhi dijalankan melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan kompetisi kuliner, di mana produk ini berhasil meraih penghargaan di tingkat provinsi. Kombinasi ketiga strategi ini tak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga mengubah pandangan masyarakat terhadap Karupuak Sala, dari sekadar jajanan pasar menjadi produk oleh-oleh yang profesional dan bergengsi dengan nilai budaya yang tinggi. Temuan dari penelitian ini menekankan pada pentingnya kolaborasi antara kualitas produk tradisional dengan metode komunikasi pemasaran modern untuk memastikan keberlanjutan ekonomi lokal.
This study was motivated by the challenges faced by traditional product MSMEs such as Karupuak Sala Bajaso in maintaining the existence and image of their products amid fierce competition from modern snacks and low interest among the younger generation in local cuisine. The main focus of this study is to explore and understand the implementation of Marketing Public Relations (MPR) strategies, identify obstacles that hinder their application, and analyze the effectiveness of the MPR strategy model applied to improve the image of Karupuak Sala Bajaso as a culinary specialty of Padang Pariaman Regency. This research uses a descriptive qualitative method by collecting data through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The findings of this study indicate that Karupuak Sala Bajaso has succeeded in improving its product image by using Thomas L. Harris' Three Strategies approach. First, the push strategy is carried out through innovation in premium packaging and expanding the distribution network in souvenir shops and airport locations. Second, the pull strategy was realized through the use of social media and consumer testimonials to generate widespread public interest. Third, the influence strategy was implemented through active involvement in social activities and culinary competitions, where this product won awards at the provincial level. The combination of these three strategies not only increased sales but also changed perceptions.




