ANALISIS PENGARUH INFLASI, BI RATE DAN KURS TERHADAP HARGA SAHAM LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2019-2024
Kata Kunci:
Inflasi, BI-Rate, Kurs, Harga-Saham, Lembaga Keuangan SyariahAbstrak
Kemajuan sektor lembaga keuangan syariah di Indonesia yang mencatat pertumbuhan positif mendorong meningkatnya aktivitas investasi di pasar modal syariah. Pergerakan harga saham lembaga keuangan syariah tidak terlepas dari pengaruh kondisi makroekonomi, khususnya tingkat kenaikan harga (inflasi) , BI Rate, serta pergerakan nilai tukar (Kurs). Dinamika harga saham di pasar modal terbentuk oleh beragam determinan yang turut memengaruhi perilaku investor serta ketahanan pasar. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji keterkaitan antara inflasi, tingkat suku bunga kebijakan Bank Indonesia, dan pergerakan nilai tukar mata uang asing terhadap volatilitas harga saham lembaga keuangan berbasis syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama rentang waktu dua ribu sembilan belas hingga dua ribu dua puluh empat, baik secara terpisah maupun simultan. Dengan mengadopsi pendekatan kuantitatif dan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, serta publikasi resmi lainnya, analisis dilakukan melalui regresi linier berganda. Hasil kajian memperlihatkan bahwa inflasi dan suku bunga acuan tidak menunjukkan pengaruh yang bermakna, sementara pergerakan nilai tukar terbukti memberikan dampak yang nyata. Secara kolektif, ketiga variabel tersebut berperan signifikan dalam menjelaskan perubahan harga saham lembaga keuangan syariah di pasar modal Indonesia.
The advancement of the Islamic financial institution sector in Indonesia, which has recorded positive growth, has stimulated heightened investment activity within the shariah capital market. The oscillations of Islamic financial stocks are inextricably linked to macroeconomic conditions, particularly price escalation (inflation), the BI Rate, and exchange rate movements. Stock price dynamics in the capital market are shaped by a constellation of factors that influence investor decisions and market stability. This study endeavors to scrutinize the interrelation between inflation, Bank Indonesia’s benchmark interest rate, and foreign exchange fluctuations on the price volatility of Islamic financial institutions listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2024, both individually and collectively. Employing a quantitative approach with secondary data sourced from the IDX, Bank Indonesia, and other official publications, the analysis was conducted through multiple linear regression. The findings reveal that inflation and the BI Rate exert no significant effect, whereas exchange rate variations impart a tangible impact. Collectively, these three variables demonstrably contribute significantly to the fluctuation of Islamic financial stock prices on the IDX.




