FORMULASI STRATEGI PEMASARAN PADA PRODUK MAKANAN MENGGUNAKAN MATRIKS IE, SWOT, DAN QSPM (STUDI PADA WARUNG MAKAN PRASMANAN FLAMBOYAN)
Kata Kunci:
QSPM, Strategi Pemasaran, Swot, Umkm, KulinerAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran Warung Makan Prasmanan Flamboyan serta merumuskan strategi pemasaran prioritas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pemilik usaha. Formulasi strategi memanfaatkan matriks Internal Factor Evaluation (IFE); External Factor Evaluation (EFE); Internal-External (IE); analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT); dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warung Makan Prasmanan Flamboyan memperoleh skor IFE sebesar 2,75 dan skor EFE sebesar 2,82 sehingga berada pada Sel V Matriks IE (Hold and Maintain), yang mengindikasikan bahwa kondisi internal dan kemampuan respons terhadap lingkungan eksternal usaha pada tingkat sedang. Dari analisis SWOT dihasilkan beberapa alternatif strategi pemasaran yang kemudian diprioritaskan menggunakan QSPM. Strategi yang memiliki nilai Sum Total Attractiveness Score (STAS) tertinggi adalah optimalisasi pemasaran digital berbasis media sosial dengan nilai 6,59. Strategi ini dipilih karena efektif mengatasi kelemahan usaha di bidang promosi sekaligus memanfaatkan peluang perkembangan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar. Temuan penelitian diharapkan menjadi rekomendasi praktis bagi pengelola usaha kuliner tradisional dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan.
This study aims to identify internal and external factors affecting the marketing strategy of Warung Makan Prasmanan Flamboyan and to formulate prioritized marketing strategies. Data were collected through observation and in-depth interviews with the business owner. Strategy formulation used the Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Internal–External (IE) matrix, Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) analysis, and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The results show that Warung Makan Prasmanan Flamboyan scored 2.75 on the IFE and 2.82 on the EFE, placing it in Cell V of the IE matrix (Hold and Maintain), which indicates a moderate internal condition and a moderate ability to respond to the external environment. The SWOT analysis produced several alternative marketing strategies that were then prioritized using QSPM. The strategy with the highest Sum Total Attractiveness Score (STAS) was optimizing digital marketing via social media (STAS = 6.59). This strategy was prioritized because it effectively addresses the business’s promotional weaknesses while leveraging digital technology developments to improve competitiveness and expand market reach. The findings are expected to serve as practical recommendations for managers of traditional culinary businesses in formulating more effective and sustainable marketing strategies.




