ANALISIS EKSPOR KOMODITAS PERKEBUNAN INDONESIA KE NEGARA-NEGARA ASIA PERIODE 2025

Penulis

  • Dini Awalia Universitas Pelita Bangsa

Kata Kunci:

Ekspor Perkebunan, Perdagangan Internasional, Negara Asia, Kelapa Sawit, Kinerja Ekspor, Badan Pusat Statistik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ekspor komoditas perkebunan Indonesia ke negara-negara Asia pada periode 2025 dengan menggunakan data yang bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menganalisis data berdasarkan negara tujuan dan komoditas utama seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Asia merupakan pasar utama ekspor perkebunan Indonesia dengan negara tujuan terbesar yaitu China, India, dan Jepang, serta didominasi oleh komoditas kelapa sawit yang memberikan kontribusi signifikan terhadap ekspor nonmigas nasional. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi seperti fluktuasi harga global dan ketergantungan pada komoditas tertentu, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan daya saing ekspor di pasar internasional.

This study aims to analyze the export performance of Indonesia’s plantation commodities to Asian countries during the 2025 period using data obtained from official publications of the Badan Pusat Statistik (BPS), particularly the Indonesia Foreign Trade Statistics. The research employs a quantitative descriptive method by examining export data based on destination countries and major commodities such as palm oil, rubber, coffee, and cocoa. The results indicate that Asia is the primary market for Indonesia’s plantation exports, with China, India, and Japan as the main destination countries, and palm oil as the dominant commodity contributing significantly to non-oil and gas exports. However, several challenges persist, including global price fluctuations and dependence on specific commodities, highlighting the need for strategies to enhance export competitiveness in the international market.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30