STRATEGI PENGEMBANGAN KKSPN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BUKITTINGGI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH ANGGOTA DENGAN ANALISIS BMC MODELS
Kata Kunci:
Business Model Canvas, Koperasi Konsumen Syariah, Strategi Pengembangan, Pertumbuhan Keanggotaan, Koperasi Pegawai NegeriAbstrak
Koperasi Konsumen Syariah Pegawai Negeri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi merupakan lembaga ekonomi yang berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui penyelenggaraan berbagai layanan simpan pinjam, pembiayaan, dan kegiatan usaha yang berpedoman pada ketentuan syariah. Meskipun demikian, perkembangan keanggotaan koperasi dalam beberapa tahun terakhir belum mengalami peningkatan yang signifikan. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa koperasi perlu menyusun strategi yang lebih tepat agar mampu menarik calon anggota baru, mempertahankan anggota yang telah bergabung, meningkatkan manfaat yang dirasakan anggota, serta memperbaiki kinerja pengelolaan organisasi secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi pengembangan yang dapat diterapkan oleh Koperasi Konsumen Syariah Pegawai Negeri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi dalam upaya meningkatkan jumlah anggota dengan memanfaatkan kerangka Business Model Canvas (BMC). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus sehingga mampu menggambarkan kondisi koperasi secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi penelitian, wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota koperasi, serta penelaahan berbagai dokumen yang berkaitan dengan aktivitas koperasi. Seluruh data dianalisis menggunakan sembilan komponen utama Business Model Canvas yang terdiri atas Customer Segments, Value Proposition, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partnerships, dan Cost Structure. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah anggota dapat diupayakan melalui sejumlah strategi, antara lain meningkatkan kualitas pelayanan yang berlandaskan prinsip syariah sebagai nilai utama koperasi, mengembangkan sistem layanan berbasis teknologi digital agar lebih mudah diakses, memperluas pemanfaatan media komunikasi dan promosi untuk memperkenalkan manfaat koperasi kepada masyarakat, membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai lembaga pendukung, serta menyelenggarakan program pembinaan dan edukasi yang mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi anggota. Penggunaan Business Model Canvas memberikan gambaran yang utuh mengenai kondisi model bisnis koperasi sekaligus membantu dalam mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki dan dikembangkan. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi koperasi syariah dalam merancang model bisnis yang lebih inovatif, adaptif terhadap perubahan lingkungan, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu mendorong peningkatan jumlah dan keterlibatan anggota secara berkesinambungan
The Sharia Consumer Cooperative of Civil Servants of the Department of Education and Culture of Bukittinggi City plays a significant role in improving the welfare of its members by providing financial and business services based on Islamic principles. However, membership growth has remained relatively stagnant in recent years, indicating the need for a more effective development strategy to enhance the cooperative's attractiveness, strengthen the value offered to members, and improve organizational performance. This study aims to identify and formulate development strategies for the Sharia Consumer Cooperative of Civil Servants of the Department of Education and Culture of Bukittinggi City to increase membership by applying the Business Model Canvas (BMC) framework. A qualitative approach with a case study design was employed to gain an in-depth understanding of the cooperative's business model and development potential. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with cooperative managers and members, and document analysis. The findings were analyzed using the nine building blocks of the Business Model Canvas, namely Customer Segments, Value Proposition, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partnerships, and Cost Structure. The results reveal that several strategic initiatives can support membership growth, including strengthening the cooperative's value proposition by improving the quality of Sharia-based services, implementing digital transformation in service delivery, optimizing communication and promotional media, expanding strategic partnerships with relevant stakeholders, and enhancing member education and empowerment programs. The Business Model Canvas provides a comprehensive overview of the cooperative's existing business model while serving as an effective tool for identifying opportunities for improvement and long-term development. Therefore, this study is expected to serve as a valuable reference for Sharia cooperatives in designing adaptive, competitive, and sustainable business models that encourage greater member participation and continuous membership growth




