ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN BRAND AWARENESS PADA BANK NAGARI SYARIAH BUKITTINGGI
Kata Kunci:
Brand Awareness, Bank Syariah, Strategi Pemasaran, Bank Nagari Syariah BukittinggiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan brand awareness pada Bank Nagari Syariah Bukittinggi serta mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak masyarakat yang mengenal Bank Nagari Syariah hanya sebatas nama, tetapi belum memahami produk, layanan, dan prinsip syariah yang diterapkan. Kondisi ini menunjukkan bahwa kesadaran merek belum terbentuk secara optimal, meskipun pihak bank telah melakukan berbagai upaya promosi dan sosialisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pihak bank dan nasabah. Analisis data dilakukan secara kualitatif untuk melihat bagaimana strategi yang dijalankan bank dalam membangun kesadaran merek di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan brand awareness dilakukan melalui promosi langsung kepada masyarakat, kerja sama dengan berbagai lembaga, pelayanan yang ramah dan profesional, serta edukasi mengenai perbankan syariah. Strategi tersebut cukup membantu memperkenalkan Bank Nagari Syariah Bukittinggi kepada masyarakat, meskipun masih terdapat kendala berupa rendahnya pemahaman masyarakat terhadap perbedaan bank syariah dan bank konvensional. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih konsisten dan edukatif agar brand awareness Bank Nagari Syariah dapat terbentuk lebih kuat.
This study aims to analyze the strategy used to increase brand awareness at Bank Nagari Syariah Bukittinggi and to identify the obstacles in its implementation. The study was motivated by the fact that many people only know the bank by name, while their understanding of its products, services, and sharia principles is still limited. This condition shows that brand awareness has not yet been fully established, even though the bank has carried out various promotional and socialization activities. The research used a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving both bank representatives and customers. The data were analyzed qualitatively to examine how the bank’s strategies have been applied to build public awareness of its brand. The findings show that brand awareness was improved through direct promotion to the public, cooperation with various institutions, friendly and professional service, and education on Islamic banking. These strategies have helped introduce Bank Nagari Syariah Bukittinggi to the public, although challenges remain, especially the limited understanding of the difference between Islamic and conventional banking. Therefore, a more consistent and educational strategy is still needed to strengthen the bank’s brand awareness.




