https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/issue/feed Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-05-30T17:35:19+00:00 Open Journal Systems https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21984 STUDI LITERATUR ANALISIS CACAT PRODUK PADA PROSES MANUFAKTUR 2026-05-19T08:54:04+00:00 Fida Fauziyah fzhfida@gmail.com Alvito Rizky Alfiansyah alvitovito513@gmail.com Eko Rahmat Prasetyo ekop01392@gmail.com Kamelia Putri Utami kaameliaap2@gmail.com <p>Proses injection molding merupakan salah satu metode manufaktur yang banyak digunakan dalam industri plastik karena mampu menghasilkan produk dalam jumlah besar dengan waktu siklus yang relatif singkat. Namun, proses ini masih sering menghadapi permasalahan cacat produk (defect) yang dapat menurunkan kualitas, meningkatkan biaya produksi, serta menambah jumlah produk reject. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi literatur mengenai jenis-jenis cacat produk yang sering terjadi pada proses injection molding, faktor penyebabnya, serta upaya perbaikan yang dapat dilakukan.</p> <p>Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah terkait proses injection molding dan pengendalian kualitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa cacat yang paling umum terjadi meliputi short shot, flash, sink mark, warpage, burn mark, weld line dan black spot. Penyebab utama cacat tersebut berasal dari pengaturan parameter proses yang tidak optimal (temperatur, tekanan injeksi, waktu pendinginan), desain cetakan (mold) yang kurang tepat, serta karakteristik material plastik yang digunakan. Berbagai metode perbaikan yang banyak direkomendasikan dalam literatur antara lain penerapan metode pengendalian kualitas, serta perawatan mold secara berkala. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap hubungan antara parameter proses, material, dan desain mold sangat penting untuk meminimalkan cacat produk. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi industri maupun akademisi dalam meningkatkan kualitas produk pada proses injection molding.</p> <p><em>The injection molding process is a widely used manufacturing method in the plastics industry due to its ability to produce large quantities of products with relatively short cycle times. However, this process often faces the problem of product defects, which can reduce quality, increase production costs, and increase the number of rejects. This study aims to conduct a literature review of the types of product defects that frequently occur in the injection molding process, the factors that cause them, and possible improvements. The research method used was a literature review, reviewing various journals, books, and scientific sources related to the injection molding process and quality control. The results of the study indicate that the most common defects include short shot, flash, sink marks, warpage, burn marks, and weld lines. The main causes of these defects are suboptimal process parameter settings (temperature, injection pressure, cooling time), inappropriate mold design, and the characteristics of the plastic material used. Various improvement methods recommended in the literature include process parameter optimization, the implementation of quality control methods, and regular mold maintenance. The conclusion of this study indicates that understanding the relationship between process parameters, materials, and mold design is crucial for minimizing product defects. The research results are expected to serve as an initial reference for industry and academia in improving product quality in the injection molding process.</em></p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21768 PENGARUH AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN CANDIPURO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN 2026-05-11T09:20:25+00:00 Putu Cesary Kurniauri cesakrnia@gmail.com <p>Tujuannya penelitian ini adalah untuk menguji serta menganalisis pengaruh akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa serta partisipasi masyarakat pada kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Fenomena yang melatarbelakangi studi ini adalah pentingnya tata kelola dana publik yang akuntabel serta keterlibatan aktif masyarakat dalam mendorong keberhasilan pembangunan desa guna meningkatkan taraf hidup warga. Metodologi riset dipakai yakni kuantitatif dengan pendekatannya asosiatif. Datanya didapat dengan menyebarkan kuesioner pada partisipan di Kecamatan Candipuro dan diolah menggunakan alat uji SEM-PLS 4. Teknik analisa data cakupannya yaitu evaluasi outer model serta inner model untuk menguji hipotesa studi. Temuan memperlihatkan: (1) Akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa berpengaruh positif signifikan pada kesejahteraan masyarakat dengan nilainya T-Statistic yakni 2,050 serta P-Value 0,040. (2) Partisipasi masyarakat berpengaruh positif signifikan pada kesejahteraan masyarakat dengan nilai T-Statistic yakni 4,280 serta P-Value 0,000. Temuan memperlihatkan semakin baik akuntabilitas pengelolaan dana desa serta semakin tinggi partisipasi masyarakat, maka kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Candipuro akan semakin meningkat.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21928 PENGARUH BIAYA PRODUKSI TERHADAP LABA DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM MARTABAK MANIS SUCI 2026-05-18T04:16:50+00:00 Pitra Utami Sinaga utamisinagapitra@gmail.com Meliana anameli2666@gmail.com Rena Artanti renaartanti41@gmail.com Purbalina Manurung purbalinamanurung@gmail.com Suci Tri Rahayu strirahayu16@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana biaya produksi mempengaruhi Laba dalam penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Biaya produksi terdiri dari Bahan baku, Tenaga kerja, dan Biaya overhad memiliki peran penting dalam menentukan besar kecilnya laba yang diperoleh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan pendekatan kualitatif,melalui pengumpulan data dari laporan keuangan dan wawancara sederhana dengan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Hasil penelitian ini menunjukkan laporan keuangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) martabak manis Suci bahwa semakin efisien pengelolaan biaya produksi, maka laba yang dihasilkan akan semakin meningkat. Sebaliknya, jika biaya produksi tidak terkendalikan, maka laba akan menurun. Oleh karena itu, penyusunan laporan keuangan yang baik dan pengelolaan biaya produksi yang efektif sangat diperlukan agar UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dapat meningkatkan keuntungan dan menjaga keberlangsungan usahanya.</p> <p><em>This research aims to determine how production costs influence profit in the preparation of financial statements for MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises). Production costs consist of raw materials, labor, and overhead costs, which play an important role in determining the amount of profit obtained. The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach, through data collection from financial reports and simple interviews with MSME actors. The results of this study indicate the MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) financial reports for Martabak Manis show that the more efficient the production cost management, the higher the resulting profit. Conversely, if production costs are not controlled, profits will decrease. Therefore, preparing good financial reports and effective production cost management are greatly needed so that MSMEs can increase profits and maintain business sustainability."</em></p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/22333 ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP LAGU POP BERTEMA SEDIH DI YOUTUBE BERDASARKAN JUMLAH VIEWS DAN LIKES 2026-05-29T07:52:38+00:00 Delila Sastra Sitompul delilasastra21@gmail.com Ella Aristha ellaaristhaaa@gmail.com Keyla Revina keylarvn@gmail.com Ryska Olivia Sirait ryskasirait@gmail.com Zenia Aliefia Ermawan aliefiajejee@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jumlah views dan likes terhadap perilaku konsumen dalam mengonsumsi musik digital pada lagu pop bertema sedih di YouTube. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Data penelitian diperoleh dari 10 lagu pop bertema sedih yang diakses melalui YouTube pada tahun 2026. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jumlah views dan jumlah likes. Teknik analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi untuk mengetahui tingkat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan jumlah views dan likes pada setiap lagu. Lagu “Rumah Singgah” memiliki jumlah views tertinggi, sedangkan lagu “Selesai” memiliki jumlah views terendah. Pada variabel likes, lagu “Runtuh” memperoleh jumlah likes tertinggi dan lagu “Tapi Diterima” memperoleh jumlah likes terendah. Hasil analisis statistik menunjukkan rata-rata jumlah views sebesar 81.945.441 dan rata-rata jumlah likes sebesar 330.400. Berdasarkan uji korelasi diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,812 dengan nilai signifikansi 0,004. Nilai tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara jumlah views dan likes. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat penayangan suatu lagu, maka semakin besar pula tingkat apresiasi pendengar yang ditunjukkan melalui jumlah likes. Dalam kajian ekonomi mikro, jumlah views dapat menggambarkan tingkat permintaan konsumen terhadap musik digital, sedangkan jumlah likes mencerminkan preferensi serta kepuasan konsumen setelah mengonsumsi produk digital tersebut. Selain itu, popularitas lagu juga dipengaruhi oleh faktor emosional, media sosial, kualitas lirik, melodi, dan popularitas penyanyi.</p> <p>This study aims to analyze the relationship between the number of views and likes on consumer behavior in consuming digital music, especially sad-themed pop songs on YouTube. The research used a quantitative approach with descriptive and correlational methods. The research data were obtained from 10 sad-themed pop songs accessed through YouTube in 2026. The variables used in this study were the number of views and the number of likes. Data analysis techniques included descriptive statistical analysis and correlation tests to determine the relationship between variables. The results showed differences in the number of views and likes for each song. The song “Rumah Singgah” had the highest number of views, while “Selesai” had the lowest number of views. In the likes variable, the song “Runtuh” received the highest number of likes, while “Tapi Diterima” received the lowest number. The statistical analysis showed that the average number of views was 81,945,441 and the average number of likes was 330,400. Based on the correlation test, the correlation coefficient value was 0.812 with a significance value of 0.004. These results indicate a very strong and significant positive relationship between the number of views and likes. The findings indicate that the higher the number of song views, the higher the audience appreciation reflected in the number of likes. From a microeconomic perspective, the number of views can describe consumer demand for digital music, while the number of likes reflects consumer preferences and satisfaction after consuming digital products. In addition, song popularity is also influenced by emotional factors, social media, lyric quality, melody, and singer popularity.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21830 PENGARUH INTENSITAS AKTIVITAS ORGANISASI PAHALA UNESA TERHADAP MANAJEMEN WAKTU MAHASISWA UNESA 2026-05-13T07:58:14+00:00 Muhammad Nu'man Abror 24040674262@mhs.unesa.ac.id Shoviantya Nur Rochmah 24040674290@mhs.unesa.ac.id Ananta Naufal Imamul Hikam 24040674282@mhs.ac.id Reza Mochammad Arief Rizky 24040674279@mhs.ac.id Muhammad Shulthon Ferdiansyah 24040674276@mhs.ac.id Tauran tauran@unesa.ac.id Ardiyansah ardiyansah@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas aktivitas organisasi terhadap manajemen waktu mahasiswa Persatuan Mahasiswa Lamongan Universitas Negeri Surabaya (PAHALA UNESA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh terhadap 61 fungsionaris PAHALA UNESA periode 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert lima poin yang terdiri dari 9 butir variabel intensitas aktivitas organisasi (X) dan 16 butir variabel manajemen waktu (Y). Analisis data menggunakan regresi linear sederhana setelah dilakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara intensitas aktivitas organisasi terhadap manajemen waktu mahasiswa, dengan persamaan regresi Ŷ = 3,002 + 1,705X, nilai t-hitung sebesar 33,384 (p &lt; 0,001), koefisien korelasi R = 0,9745 yang termasuk kategori sangat kuat, serta koefisien determinasi R² = 0,9497 yang berarti 94,97% variasi manajemen waktu dapat dijelaskan oleh intensitas aktivitas organisasi. Temuan ini mendukung Role Conflict Theory yang menjelaskan bahwa tuntutan peran ganda mendorong mahasiswa mengembangkan strategi pengelolaan waktu yang lebih sistematis. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya perancangan kegiatan organisasi yang proporsional dan integratif dengan pengembangan kompetensi manajerial mahasiswa.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/22034 PENGARUH BIAYA BAHAN BAKU DAN BIAYA TENAGA KERJA TERHADAP PROFITABILITAS RUMAH MAKAN NONA CHICKEN, SERBELAWAN 2026-05-20T08:11:14+00:00 Della Novita Saragih Saragih dellanovita8008@gmail.com Nabilla Kanaya Syahrani nabilakanaya2019@gmail.com Trigita Fatma Sari trigitafatma@gmail.com Elfina Okto Posmaida Damanik elfinaopdse83@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja terhadap profitabilitas pada Rumah Makan Nona Chicken Serbelawan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan data laporan keuangan bulanan Januari–Desember 2025. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,856, yang berarti 85,6% profitabilitas dipengaruhi oleh biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan biaya produksi tanpa diimbangi peningkatan penjualan dapat menurunkan profitabilitas, sehingga diperlukan pengelolaan biaya yang efektif dan efisien.</p> <p>This study aims to determine the effect of raw material costs and labor costs on profitability at Nona Chicken Restaurant Serbelawan. The research used a quantitative method with an associative approach and monthly financial report data from January to December 2025. Data analysis was carried out using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 26. The results showed that raw material costs and labor costs partially had a negative and significant effect on profitability. Simultaneously, both variables also had a significant effect on profitability with an Adjusted R Square value of 0.856, meaning that 85.6% of profitability was influenced by raw material costs and labor costs. This study concludes that an increase in production costs without being accompanied by an increase in sales can reduce profitability, therefore effective and efficient cost management is needed.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21823 PENGARUH PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA PADA PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN MALANG PERIODE 2013 — 2023 2026-05-13T05:43:26+00:00 Mud Ma'innah mudmainnah4890@gmail.com Cindy Dewi Ma'rifah cindydewimarifah@gmail.com Erna Resmiatini erna.resmiatini@gmail.com <p>Pengaruh pengeluaran konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Malang diekpolarasi dalam penelitian ini. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan model studi asosiatif. Pengeluaran konsumsi rumah tangga sebagai data sekunder yang dianalisis melalui pengeluaran konsumsi atas dasar harga konstan (ADHK), serta indikator pertumbuhan ekonomi yang dinyatakan oleh total PDRB ADHK Kabupaten Malang pada periode 2013–2023. Semua data diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik. Metode analisis meliputi analisis deskriptif untuk mendeskripsikan karakteristik konsumsi masyarakat, serta regresi linear sederhana untuk menguji hubungan antara pengeluaran konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan ekonomi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Kabupaten Malang. Angka koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,976 dan tingkat signifikansi p &lt; 0,001 memperkuat temuan ini. Disimpulkan jika pengeluaran konsumsi rumah tangga yang stabil dan sehat berpotensi menjadi strategi pentinf dalam mendukung pertumbuhan ekonomi bekleanjutan di Kabupaten Malang berdasarkan penelitian ini.</p> <p>The influence of household consumption expenditure on economic growth in Malang Regency is explored in this study. The approach used is quantitative with an associative study model. Household consumption expenditure is analyzed as secondary data through constant price (ADHK) consumption expenditure, along with economic growth indicators represented by the total GRDP ADHK of Malang Regency for the 2013–2023 period. All data were obtained from publications of the Central Statistics Agency. The analysis methods include descriptive analysis to describe the characteristics of household consumption, as well as simple linear regression to examine the relationship between household consumption expenditure and economic growth. The test results indicate that household consumption has a positive and significant effect on the GRDP of Malang Regency. The coefficient of determination (R Square) of 0.976 and a significance level of p &lt; 0.001 strengthen these findings. It is concluded that stable and healthy household consumption expenditure has the potential to become an important strategy in supporting sustainable economic growth in Malang Regency based on this research.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21990 PERUBAHAN PENDAPATAN HARIAN PKL SELAMA RAMADHAN: STUDI KUALITATIF PADA LOKASI KONVENSIONAL DAN PASAR RAMADHAN DI KOTA PALU 2026-05-19T09:25:19+00:00 Alya Aprilia alyaaprilia833@gmail.com Nur Nabila nurnabilha29@gmail.com Rifka Fadila fadilarifka538@gmail.com Meta Aulia metaaulia740@gmail.com Jamaluddin jamaluddin.akuntad@gmail.com Rudy Usman rudyusman77@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan pendapatan harian Pedagang Kaki Lima (PKL) selama bulan Ramadhan di Kota Palu, dengan perbandingan antara lokasi konvensional dan Pasar Ramadhan. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara semi-terstruktur dengan 20 informan PKL, observasi partisipatif selama Ramadhan 2023, serta analisis dokumen kebijakan pemerintah daerah. Hasil penelitian mengungkap dinamika signifikan: PKL di Pasar Ramadhan mencatat peningkatan pendapatan harian hingga 40-60% dari hari normal, didorong oleh permintaan tinggi akan takjil, makanan berbuka puasa, dan keramaian malam hari. Strategi adaptasi seperti diversifikasi produk halal, pemanfaatan media sosial, dan dukungan infrastruktur pemerintah berkontribusi positif. Sebaliknya, PKL di lokasi konvensional mengalami penurunan 20-30%, akibat berkurangnya aktivitas siang hari, persaingan ketat, dan biaya operasional tetap yang tinggi. Faktor eksternal seperti pola konsumsi masyarakat Ramadhan dan regulasi tata ruang pasar turut memengaruhi. Temuan ini menyoroti ketahanan ekonomi PKL terhadap musiman religius. Rekomendasi mencakup penguatan program pelatihan adaptasi, subsidi sewa lapak, dan integrasi PKL konvensional ke ekosistem Pasar Ramadhan untuk pemerataan pendapatan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dampak Ramadhan terhadap UMKM jalanan di wilayah urban Indonesia.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21809 ANALISIS DAMPAK SHIFT WORK DISORDER TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA:PERAN RESILIENCE QUOTIENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI 2026-05-12T12:29:28+00:00 Agilman gilmanhaikal04@gmail.com Virgiwansach virgi160404@gmail.com <p><strong>−</strong> Sistem kerja shift di era industri modern sering kali memicu Shift Work Disorder (SWSD), yang berdampak pada penurunan efektivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana karyawan industri manufaktur di Banten memaknai pengalaman SWSD dan bagaimana Resilience Quotient (RQ) berperan dalam memediasi dampak negatif tersebut terhadap efektivitas kerja mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan berjumlah 10 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria bekerja dalam sistem rotasi shift selama minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur. Hasil analisis tematik menemukan tiga tema induk: (1) Disrupsi Jam Biologis sebagai Penghambat Kognitif; (2) Dimensi Resiliensi sebagai Perisai Psikologis; dan (3) Dinamika Efektivitas dalam Tekanan Fisik. Temuan menunjukkan bahwa RQ, khususnya dimensi regulasi emosi dan optimisme, bertindak sebagai mekanisme mediasi yang memungkinkan karyawan mengonstruksi ulang tekanan menjadi tantangan pertumbuhan, sehingga performa kerja tetap terjaga secara berkelanjutan.</p> <p>Shift work systems in the modern industrial era often trigger Shift Work Disorder (SWSD), which has an impact on decreased work effectiveness. This study aims to explore in depth how employees in the manufacturing industry in Banten interpret the experience of SWSD and how Resilience Quotient (RQ) plays a role in mediating this negative impact on their work effectiveness. The research method used is a qualitative one with an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) approach. Ten participants were selected through a purposive sampling technique with the criteria of working in a rotating shift system for at least one year. Data were collected through in-depth semi-structured interviews. The results of the thematic analysis identified three main themes: (1) Biological Clock Disruption as a Cognitive Inhibitor; (2) Resilience Dimension as a Psychological Shield; and (3) Dynamics of Effectiveness under Physical Stress. The findings indicate that RQ, particularly the dimensions of emotional regulation and optimism, acts as a mediating mechanism that allows employees to reconstruct stress into a growth challenge, thereby maintaining work performance sustainably.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21933 EVALUASI PERENCANAAN DAN STRUKTUR ANGGARAN DAERAH KEDIRI 2026-05-18T05:16:41+00:00 Aldo Pratama Januar 25040674389@mhs.unesa.ac.id Marwah Fadlilatun Kamilah 25040674375@mhs.unesa.ac.id Eva Hany Faninda evafanida@unesa.ac.id Melda Fadiyah Hidayat meldahidayat@unesa.ac.id <p>Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan instrumen utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berfungsi sebagai alat perencanaan, pengendalian, serta evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan daerah. Melalui APBD, pemerintah daerah dapat menentukan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Kediri serta menilai kesesuaiannya dengan regulasi yang berlaku dan prinsip pengelolaan keuangan daerah yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik analisis dokumen. Data penelitian diperoleh dari dokumen RAPBD Kabupaten Kediri serta berbagai regulasi yang mengatur pengelolaan keuangan daerah. Analisis dilakukan dengan membandingkan struktur anggaran, tahapan penyusunan, serta alokasi belanja dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kualitatif Anggaran Pendapatan dan Pengeluaran Daerah (RAPBD) Kabupaten Kediri 2026 berdasarkan Permendagri Nomor 14 Tahun 2025, Pendekatan penelitian kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Hasilnya menunjukkan kepatuhan yang tinggi melalui penyesuaian sub-aktivitas, pergeseran dalam pengeluaran akses sekolah umum, alokasi pendidikan sebesar 44,32% (melebihi minimum 20%), pengeluaran karyawan sebesar 28,64% (di bawah 30%), dan pembagian pendapatan retribusi desa sebesar 11,08% non-BLUD, meskipun infrastruktur layanan publik sebesar 26,28% memiliki potensi untuk ekspansi. Temuan menegaskan bahwa SIPD-RI mengatasi kesenjangan waktu KUA-PPAS, merekomendasikan audit rutin dan entri RKPD otomatis untuk mengoptimalkan sinkronisasi pusat-wilayah dan layanan publik. Anggaran Daerah memenuhi prinsip-prinsip efisiensi dan transparansi dengan alokasi pendidikan sebesar 44,32% (di atas minimum 20%), kontrol pengeluaran karyawan sebesar 28,64% (di bawah 30%), dan pembagian pendapatan dari pungutan desa sebesar 11,08% non-BLUD. Penyesuaian yang signifikan memperkuat stabilitas fiskal, meskipun infrastruktur layanan publik masih di bawah plafon 40%, sehingga ada potensi untuk ekspansi. Responsif Pemerintah Kabupaten terhadap program pemberantasan kemiskinan dan swasembada pangan. Kesimpulannya adalah bahwa evaluasi Anggaran Daerah Kabupaten Kediri 2026 menunjukkan kepatuhan yang tinggi terhadap peraturan Menteri Dalam Negeri melalui peningkatan landasan yuridis, penyesuaian subaktivitas di SIPD-RI, dan pergeseran alokasi strategis untuk program prioritas nasional seperti Sekolah Rakyat.</p> <p><em>The Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) is the main instrument in the implementation of regional government which functions as a planning, control, and evaluation tool for the implementation of regional development. Through APBD, local governments can determine development priorities that are in accordance with the needs of the community. This research aims to analyze and evaluate the preparation of the Draft Regional Revenue and Expenditure Budget (RAPBD) of Kediri Regency and assess its suitability with applicable regulations and the principles of good regional financial management. </em><em>The research method used is a qualitative approach with document analysis techniques. Research data was obtained from the Kediri Regency RAPBD document as well as various regulations that regulate regional financial management. The analysis is carried out by comparing the budget structure, preparation stages, and expenditure allocation with the provisions that have been set in the laws and regulations. </em><em>This research aims to qualitatively evaluate the Regional Revenue and Expenditure Budget (RAPBD) of Kediri Regency 2026 based on the Ministry of Home Affairs Number 14 of 2025, a qualitative research approach with a case study research type. The results showed high compliance through sub-activity adjustment, a shift in public school access expenditure, education allocation of 44.32% (exceeded the minimum of 20%), employee expenditure of 28,64% (below 30%), and village retribution income sharing of 11.08% non-BLUD, although public service infrastructure of 26,28% has the potential for expansion. The findings confirm that SIPD-RI overcomes the KUA-PPAS time gap, recommends routine audits and automatic RKPD entries to optimize the synchronization of central-regional and public services. The Regional Budget fulfills the principles of efficiency and transparency with education allocation of 44,32% (above minimum 20%), employee spending control of 28,64% (below 30%), and income sharing from village levies of 11,08% non-BLUD. Significant adjustments strengthen fiscal stability, even though the public service infrastructure is still below the 40% ceiling, so there is potential for expansion. Responsive to the Regency Government to poverty eradication and food self-sufficiency programs. The conclusion is that the evaluation of the Kediri Regency Regional Budget 2026 shows a high compliance with the regulations of the Minister of Home Affairs through the improvement of the legal basis, the adjustment of subactivity in SIPD-RI, and a shift in strategic allocation for national priority programs such as Public Schools.</em></p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21900 PENDAMPINGAN PENGELOLAAN BIAYA PRODUKSI DALAM UPAYA PENINGKATAN PROFITABILITAS PADA UMKM DIMSUM BITYBITE DI PEMATANG SIANTAR 2026-05-17T02:49:29+00:00 Elpi Herlawati Saragih elvisaragih01@gmail.com Dwi Novi dwi141125@gmail.com Stevi Yholanda Simanjuntak steviyholanda@gmail.com Elfina Okto Posmaida Damanik elfinaopdse83@gmail.com <p>Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pengendalian biaya produksi serta dampaknya terhadap peningkatan profitabilitas pada UMKM Dimsum BityBate di Pematangsiantar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan tiga metode alokasi biaya, yaitu metode unit fisik, nilai jual relatif, dan rata-rata tertimbang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp3.956.000, yang terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya tetap. Strategi pengendalian yang diterapkan meliputi pembelian bahan baku dalam jumlah besar, efisiensi tenaga kerja, penghematan biaya operasional, dan penentuan harga jual berbasis biaya. Penerapan strategi tersebut terbukti meningkatkan laba usaha dari Rp100.000 menjadi Rp385.000 dengan tingkat profitabilitas mencapai 30,8%. Selain itu, usaha hanya memerlukan penjualan sekitar 6 porsi untuk mencapai titik impas. Kendala yang dihadapi berupa fluktuasi harga bahan baku, persaingan pasar, keterbatasan modal, dan peralatan produksi, yang kemudian diatasi melalui kerja sama jangka panjang dengan pemasok serta optimalisasi pemasaran digital.</p> <p><em>This study aims to analyze the implementation of production cost control strategies and their impact on increasing profitability at the BityBate Dimsum UMKM in Pematangsiantar. The method used was descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews and observations. Data were analyzed using three cost allocation methods: the physical unit method, relative sales value, and weighted average. The results showed that total production costs were Rp3,956,000, consisting of raw material costs, direct labor costs, and fixed costs. The control strategies implemented included purchasing raw materials in bulk, employing labor efficiency, operational cost savings, and determining cost-based selling prices. The implementation of these strategies was proven to increase operating profits from Rp100,000 to Rp385,000, with a profitability level of 30.8%. Furthermore, the business only needed to sell approximately 6 servings to reach the break-even point. Challenges faced included fluctuating raw material prices, market competition, limited capital, and limited production equipment, which were then overcome through long-term partnerships with suppliers and digital marketing optimization.</em></p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/22322 PENGARUH JAM KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN PADA DAPUR MBG PADAKEMBANG 2 2026-05-29T04:45:54+00:00 Neni Mulyani nenimulyani@gmail.com Herdiyanti herdiyanti@uncip.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jam kerja dan beban kerja terhadap stres kerja karyawan pada Dapur MBG Padakembang 2. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 45 orang karyawan dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jam kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,030 &lt; 0,05. Beban kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05. Secara simultan, jam kerja dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap stres kerja dengan nilai F hitung sebesar 171,512 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,891 menunjukkan bahwa variabel jam kerja dan beban kerja mampu menjelaskan stres kerja sebesar 89,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan jam kerja dan beban kerja dapat meningkatkan tingkat stres kerja karyawan.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21826 PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT.PLN (Persero) UPT MAKASSAR 2026-05-13T06:34:32+00:00 Wahyudi Dahlan way20190@gmail.com Samsul Rizal rizalsamsul09@unismuh.ac.id Sri Andayaningsih sri.andyaningsih@unismuh.ac.id <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai pada PT. PLN (Persero) UPT Makassar, baik secara parsial maupun simultan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 responden yang merupakan seluruh pegawai PT. PLN (Persero) UPT Makassar dengan menggunakan metode sampel jenuh. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner terkait variabel yang diteliti. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis menggunakan SPSS versi 26.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Motivasi Kerja (X1) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai, sedangkan variabel Kompensasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Selain itu, Motivasi Kerja dan Kompensasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,908 menunjukkan bahwa 90,8% variasi Kinerja Pegawai dapat dijelaskan oleh variabel Motivasi Kerja dan Kompensasi, sedangkan sisanya sebesar 9,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kompensasi menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada PT. PLN (Persero) UPT Makassar, sementara motivasi kerja tetap memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja pegawai.</p> <p>The purpose of this study was to analyze the effect of Work Motivation and Compensation on Employee Performance at PT. PLN (Persero) UPT Makassar, both partially and simultaneously. The sample in this study consisted of 55 respondents, representing all employees of PT. PLN (Persero) UPT Makassar, using a saturated sampling method. The type of data used in this study was quantitative data obtained through the distribution of questionnaires related to the variables studied. The research instrument used a Likert scale. The data analysis methods included validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing using SPSS version 26. The results showed that the Work Motivation variable (X1) had a positive but insignificant effect on Employee Performance, while the Compensation variable (X2) had a positive and significant effect on Employee Performance. In addition, Work Motivation and Compensation simultaneously had a positive and significant effect on Employee Performance. The coefficient of determination (R²) value of 0.908 indicated that 90.8% of the variation in Employee Performance could be explained by the Work Motivation and Compensation variables, while the remaining 9.2% was influenced by other factors outside this study. Therefore, it can be concluded that compensation is the most dominant factor in improving employee performance at PT. PLN (Persero) UPT Makassar, while work motivation still contributes positively to improving employee performance.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/22032 OPTIMALISASI LAHAN TIDUR SEBAGAI SENTRA USAHA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DI DAERAH SURABAYA BARAT 2026-05-20T07:55:44+00:00 Lina Septiana Dwi Lestari 25040674386@mhs.unesa.ac.id Brilliant Noah W.A.J 25041184314@mhs.unesa.ac.id <p>Pada dasarnya, lahan tidur adalah area yang tidak digunakan selama lebih dari dua tahun. Kondisi ini sering menyebabkan pemborosan, baik dari segi pemanfaatan ruang maupun potensi ekonomi yang seharusnya dapat digali. Fenomena ini masih cukup umum di wilayah perkotaan seperti Surabaya Barat. Lahan yang sebenarnya strategis masih belum dikelola dengan baik.Dari sana penelitian ini berangkat. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana lahan tidur dapat diubah menjadi sentra bisnis yang dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh dan kontekstual, penelusuran literatur dengan banyak pihak terkait digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kemungkinan yang cukup besar untuk mengoptimalkan lahan tidur. Bisa digunakan untuk berbagai jenis bisnis, seperti membangun UMKM, peternakan kota, pusat kuliner, dan ruang ekonomi kreatif. Sangat menarik karena dampak yang muncul akan berpengaruh pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat dan bahkan dapat meningkatkan PAD. Namun, upaya ini pasti tidak akan berhasil dengan sendirinya. Agar pengelolaan lahan tidur dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberi manfaat jangka panjang, diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, juga sektor swasta.</p> <p><em>Basicly, idle land refers to areas that have not been used for more than two years. This situation often leads to waste, both in terms of land use and the economic potential that could otherwise be tapped. This phenomenon remains quite common in urban areas such as West Surabaya. Land that is actually strategically located has yet to be properly managed. This is the starting point of this study. The objective is to determine to what extent idle land can be transformed into business hubs capable of increasing revenue for both the community and the local government. The method employed is qualitative descriptive. To obtain a more comprehensive and contextual understanding, a literature review involving various stakeholders was conducted to gather data. The research findings indicate that there is a significant potential to optimize idle land. It can be utilized for various types of businesses, such as establishing SMEs, urban farming, culinary centers, and creative economy spaces. This is particularly compelling because the resulting impacts will influence increased community economic activity and may even boost local government revenue. However, this effort will certainly not succeed on its own. To ensure the sustainable management of idle land and to provide longterm benefits, strong collaboration is required between local governments, the community, and the private sector.</em></p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21810 IMPLEMENTASI PELAYANAN TRANSPORTASI PUBLIK WIRA WIRI SUROBOYO DALAM MENINGKATKAN AKSESBILITAS MASYARAKAT DI SURABAYA 2026-05-12T12:57:56+00:00 Elisa Sihombing elisasihombing11@gmail.com Juan Sabam Gerson Sijabat juansijabat00@gmail.com Farah Ardelia Ambarwati farahfarel99@gmail.com Hamida Rizky Amalia hamidaamalia09@gmail.com Fakhri Ramadhan Najmuddin Rahman najmuddinrakhman@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan pelayanan transportasi publik Wira Wiri Suroboyo dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat di Kota Surabaya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan model implementasi George C. Edwards III yang mencakup empat variabel: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi dan disposisi berjalan relatif baik, sementara variabel sumber daya dan struktur birokrasi menjadi hambatan struktural utama. Keterbatasan anggaran berdampak pada kondisi armada, cakupan rute, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Fragmentasi kewenangan antar unit juga menghambat koordinasi operasional. Secara keseluruhan, Wira Wiri Suroboyo telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi publik, namun diperlukan penguatan berkelanjutan untuk mewujudkan layanan yang optimal dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.</p> <p>This study examines the implementation of the Wira Wiri Suroboyo public transportation service policy in improving community accessibility in Surabaya City. Using a descriptive qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. Analysis was conducted using George C. Edwards III's implementation model encompassing four variables: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings show that the communication and disposition variables are relatively well-functioning, while the resource and bureaucratic structure variables constitute the main structural barriers. Budget constraints impact fleet conditions, route coverage, and accessibility for persons with disabilities. Fragmentation of authority between units also hinders operational coordination. Overall, Wira Wiri Suroboyo has made a real contribution to improving public transportation accessibility, but sustained strengthening is needed to realize optimal and inclusive services for all segments of society.</p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner