Jurnal Ekonomi Revolusioner
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer
id-IDJurnal Ekonomi RevolusionerPENGARUH PERSEPSI DAN WORD OF MOUTH (WOM) TERHADAP KEPUTUSAN MASYARAKAT MEMILIH BANK MUAMALAT SEBAGAI MITRA PENDAFTARAN HAJI DI KOTA BUKITTINGGI
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21220
<p>Penelitialn ini dilaltalrbelalkalngi oleh pengalrulh Persepsi daln WOM terhaldalp kepultulsaln malsyalralkalt dallalm memilih balnk sebalgali mitral pendalftalraln halji. Di Kotal Bulkittinggi, Balnk Mulalmallalt sebalgali pelopor perbalnkaln syalrialh mengallalmi penulrulnaln julmlalh pendalftalr halji paldal 2023–2025. Meskipuln persepsi malsyalralkalt terhaldalp citral daln pelalyalnaln balnk tergolong positif, pengalrulh WOM malsih lemalh. Penelitialn ini menggulnalkaln pendekaltaln kulalntitaltif dengaln metode regresi daln korelalsi ulntulk mengulkulr hulbulngaln alntalr valrialbel. Salmpel terdiri dalri 68 responden dengaln teknik exhalulstive salmpling (salmpling jenulh), daltal dialnallisis menggulnalkaln IBM SPSS 26 melalluli ulji instrulmen (ulji valliditals daln ulji relialbilitals), alsulmsi klalsik (ulji normallitals, ulji alultokorelalsi, ulji mulltikolinealritals, daln ulji heteroskedalstisitals), ulji regresi linier bergalndal, ulji koefisien determinalsi (ulji R2) daln ulji hipotesis (ulji-t daln ulji-f). Halsil penelitialn menulnjulkkaln balhwal valrialbel Persepsi (X₁) memiliki nilali t hitulng 4,408 > 1,996 dengaln signifikalnsi 0,000, daln valrialbel Word of Moulth (X₂) memiliki nilali t hitulng 3,364 > 1,996 dengaln signifikalnsi 0,001, sehinggal kedulalnyal berpengalrulh signifikaln terhaldalp kepultulsaln malsyalralkalt. Secalral simulltaln, nilali F hitulng 18,895 > 3,14, menegalskaln balhwal Persepsi daln WOM bersalmal-salmal berpengalrulh signifikaln. Nilali koefisien determinalsi (R²) sebesalr 0,368 menulnjulkkaln balhwal kedulal valrialbel menjelalskaln 36,8% valrialsi kepultulsaln malsyalralkalt, sedalngkaln 63,2% sisalnyal dipengalrulhi oleh falktor lalin seperti buldalyal, sosiall, pribaldi, daln psikologis.</p> <p><em>This study was motivated by the influence of perception and word of mouth on people's decisions in choosing a bank as a partner for hajj registration. In the city of Bukittinggi, Bank Muamalat, as a pioneer in Islamic banking, experienced a decline in the number of hajj registrants in 2023–2025. Although people's perceptions of the bank's image and services were positive, the influence of word of mouth was still weak. This study uses a quantitative approach with regression and correlation methods to measure the relationship between variables. The sample consisted of 68 respondents using exhaustive sampling techniques. The data were analyzed using IBM SPSS 26 through instrument testing (validity and reliability tests), classical assumptions (normality test, autocorrelation test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test), multiple linear regression test, coefficient of determination test (R2 test), and hypothesis testing (t-test and f-test). The results showed that the Perception variable (X₁) had a t-value of 4.408 > 1.996 with a significance of 0.000, and the Word of Mouth variable (X₂) had a t-value of 3.364 > 1.996 with a significance of 0.001, so that both had a significant effect on public decision-making. Simultaneously, the F value of 18.895 > 3.14 confirms that Perception and WOM together have a significant effect. The coefficient of determination (R²) value of 0.368 indicates that the two variables explain 36.8% of the variation in people's decisions, while the remaining 63.2% is influenced by other factors such as cultural, social, personal, and psychological factors.</em></p>Tivani Emerald DiosAmsah Hendri Doni
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994ANALISIS POTENSI WISATA BERBASIS KONSEP 3A+1I PADA DESTINASI WISATA HALAL TORANG SARI BULAN BULUH KASOK KAB. 50 KOTA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/20733
<p>Penelitian ini mengkaji potensi wisata halal di Torang Sari Bulan, Buluh Kasok, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat, yang menjadi salah satu destinasi dengan keindahan alam dan fasilitas yang mendukung kebutuhan wisatawan Muslim. Masalah yang diangkat adalah bagaimana penerapan konsep 3A+1I (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, dan Institusi) dalam pengembangan pariwisata halal di lokasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Torang Sari Bulan memiliki daya tarik yang signifikan, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti promosi, aksesibilitas, dan fasilitas umum. Penulis menyimpulkan bahwa dengan pengelolaan yang baik dan strategi yang tepat, Torang Sari Bulan dapat menjadi tujuan wisata halal terkemuka di Sumatera Barat, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, serta memperkuat identitas budaya dan nilai-nilai syariah.</p>M. Hafizh AlfanAmsah Hendri Doni
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994ANALISIS PENGEMBANGAN TAROMPA UKIA MELALUI INOVASI PRODUK BERBASIS PRINSIP SYARIAH
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21205
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi Tarompa Ukia sebagai kerajinan tradisional Minangkabau yang memiliki nilai budaya dan ekonomi, namun saat ini mengalami penurunan daya saing akibat munculnya produk modern serta perubahan selera konsumen. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengrajin dapat mengembangkan produk secara inovatif tanpa menghilangkan identitas budaya serta tetap sesuai dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan Tarompa Ukia melalui inovasi produk berbasis prinsip syariah pada pengrajin di Jorong IV Kampuang, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan dan memahami secara mendalam proses pengembangan Tarompa Ukia melalui inovasi produk berbasis prinsip syariah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi terhadap pengrajin, konsumen, dan masyarakat sekitar, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan guna memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai proses inovasi produk serta penerapan prinsip-prinsip syariah dalam pengembangan usaha Tarompa Ukia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk Tarompa Ukia dilakukan secara bertahap dan sederhana berdasarkan pengalaman pengrajin serta permintaan konsumen, dengan fokus pada peningkatan kualitas bahan baku, penambahan fitur ukiran seperti ukiran nama dan wajah, serta pengembangan variasi dan produk turunan, sementara desain tradisional tetap dipertahankan sebagai identitas budaya. Selain itu, pengrajin juga telah menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam proses pengembangan produk, yang tercermin dalam kejujuran dalam menyampaikan kualitas produk, amanah dalam memenuhi pesanan, keadilan dalam penetapan harga, serta orientasi pada kemaslahatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Tarompa Ukia melalui inovasi produk berbasis prinsip syariah memiliki potensi untuk meningkatkan keberlanjutan usaha sekaligus melestarikan budaya lokal, meskipun masih memerlukan dukungan dalam aspek permodalan, pemasaran, dan pembinaan usaha agar daya saing produk dapat meningkat secara berkelanjutan.</p> <p><em>This study is motivated by the condition of Tarompa Ukia as a traditional Minangkabau craft that holds cultural and economic value; however, it is currently experiencing a decline in competitiveness due to the emergence of modern products and changing consumer preferences. The problem addressed in this study is how craftsmen can develop the product innovatively without losing its cultural identity while still adhering to sharia principles. Therefore, this research aims to analyze the development process of Tarompa Ukia through product innovation based on sharia principles among craftsmen in Jorong IV Kampuang, Nagari Kamang Hilia, Kamang Magek District. This study uses a descriptive qualitative approach to describe and deeply understand the process of developing Tarompa Ukia through product innovation based on sharia principles. Data collection was conducted through interviews and documentation involving craftsmen, consumers, and the surrounding community in Jorong IV Kampuang, Nagari Kamang Hilia, Kamang Magek District. The data obtained were analyzed descriptively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing in order to obtain a comprehensive understanding of the product innovation process as well as the implementation of sharia principles in the development of the Tarompa Ukia business. The results show that product innovation in Tarompa Ukia is carried out gradually and simply based on the craftsmen’s experience and consumer demand. The innovations focus on improving the quality of raw materials, adding carving features such as name and face engravings, and developing variations and derivative products, while the traditional design is maintained as a cultural identity. In addition, craftsmen have also implemented sharia principles in the product development process, which are reflected in honesty in conveying product quality, trustworthiness in fulfilling orders, fairness in pricing, and an orientation toward public benefit (maslahah). This study concludes that the development of Tarompa Ukia through sharia-based product innovation has the potential to enhance business sustainability and preserve local culture, although it still requires support in terms of capital, marketing, and business development in order to sustainably increase the product’s competitiveness.</em></p> <p><em>This study is motivated by the condition of Tarompa Ukia as a traditional Minangkabau craft that holds cultural and economic value; however, it is currently experiencing a decline in competitiveness due to the emergence of modern products and changing consumer preferences. The problem addressed in this study is how craftsmen can develop the product innovatively without losing its cultural identity while still adhering to sharia principles. Therefore, this research aims to analyze the development process of Tarompa Ukia through product innovation based on sharia principles among craftsmen in Jorong IV Kampuang, Nagari Kamang Hilia, Kamang Magek District. This study uses a descriptive qualitative approach to describe and deeply understand the process of developing Tarompa Ukia through product innovation based on sharia principles. Data collection was conducted through interviews and documentation involving craftsmen, consumers, and the surrounding community in Jorong IV Kampuang, Nagari Kamang Hilia, Kamang Magek District. The data obtained were analyzed descriptively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing in order to obtain a comprehensive understanding of the product innovation process as well as the implementation of sharia principles in the development of the Tarompa Ukia business. The results show that product innovation in Tarompa Ukia is carried out gradually and simply based on the craftsmen’s experience and consumer demand. The innovations focus on improving the quality of raw materials, adding carving features such as name and face engravings, and developing variations and derivative products, while the traditional design is maintained as a cultural identity. In addition, craftsmen have also implemented sharia principles in the product development process, which are reflected in honesty in conveying product quality, trustworthiness in fulfilling orders, fairness in pricing, and an orientation toward public benefit (maslahah). This study concludes that the development of Tarompa Ukia through sharia-based product innovation has the potential to enhance business sustainability and preserve local culture, although it still requires support in terms of capital, marketing, and business development in order to sustainably increase the product’s competitiveness.</em></p>RahmiFatmi Asshifa Windy
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994ANALISIS FAKTOR PENYEBAB MASYARAKAT BELUM BERTRANSFORMASI DARI BANK KONVENSIONAL KE BANK SYARIAH
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21153
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dan kendala yang menyebabkan masyarakat Desa Jambur Tarutung RT 11 belum bertransformasi dari penggunaan bank konvensional ke bank syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 20 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan masyarakat belum beralih ke bank syariah, yaitu faktor budaya berupa kebiasaan menggunakan bank konvensional sejak lama, faktor sosial seperti keluarga dan lingkungan sekitar, faktor pribadi yang berkaitan dengan usia, pekerjaan, serta kebutuhan ekonomi, dan faktor psikologis berupa persepsi kemudahan dan kenyamanan layanan bank konvensional turut menyebabkan keputusan masyarakat. Kendala utama yang dihadapi adalah sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku dan rendahnya literasi dan minimnya sosialisasi mengenai perbankan syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi masyarakat menuju bank syariah memerlukan peningkatan edukasi dan strategi sosialisasi yang lebih intensif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perbankan syariah dalam merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan layanan yang lebih sesuai dengan karakteristik masyarakat desa.</p> <p><em>This study aims to analyze the factors and constraints that cause the community of Jambur Tarutung Village RT 11 not to transform from the use of conventional banks to Islamic banks. This study employs a qualitative approach. Data were obtained through interviews, observations, and documentation involving 20 informants selected using purposive sampling techniques. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that several main factors contribute to the community’s reluctance to shift to Islamic banks, namely cultural factors in the form of long-standing habits of using conventional banks, social factors such as family and surrounding environment, personal factors related to age, occupation, and economic needs, and psychological factors in the form of perceptions of convenience and comfort in conventional bank services that influence community decisions. The main constraints faced are attitudes toward behavior, subjective norms, and perceived behavioral control, as well as low literacy and limited socialization regarding Islamic banking. This study concludes that community transformation toward Islamic banks requires enhanced education and more intensive socialization strategies. These findings are expected to serve as a basis for Islamic banking institutions in formulating policies and service development strategies that are more in line with the characteristics of rural communities.</em></p>Rosi Kumala SariAmsah Hendri Doni
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBIAYAAN PASCA KONVERSI KE SYARIAH PADA BPRS TAEH BARUAH DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA (TAHUN 2022–2024 )
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/20891
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi dengan strategi pengembangan pembiayaan yang dilakukan oleh PT. Bank Perekonomian Rakyat Syariah Taeh Baruah pasca konversi ke syariah seperti rendahnya tingkat kualitas SDM, literasi keuangan yang masih kurang, merubah image masyarakat sekitar hingga persaingan yang sangat ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pembiayaan pasca konversi ke syariah pada BPRS Taeh Baruah di Kabupaten Lima Puluh Kota pada periode 2022-2024. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dan pendekatan analisis SWOT Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara hingga dokumentasi. Informan penelitian ini berjumlah 15 orang yang mencakup pimpinan, manager dan staf pembiayaan serta nasabah. Teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan dikaitkan dengan metode SWOT melalui matriks IFE, EFE, dan IE. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi strategi pengembangan pembiayaan dilakukan melalui peningkatan pelayanan, sosialisasi produk berbasis syaiah, dan penguatan kompetenti sumber daya manusia. Faktor internal yang menjadi kekuatan utama adalah reputasi dan merubah kepercayaan nasabah. Sedangkan faktor eksternalnya berupa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sistem keuangan syariah menjadi peluang yang sangat signifikan. Berdasarkan hasil analisis Matriks IFE sebesar 2,56 dan EFE sebesar 2,81 dapat dilihat bahwa BPRS Taeh Baruah berada pada Kuadran II (Grow and Build), sehingga strategi yang paling tepat diterapkan adalah Strategi SO (Strenght-Oppoturnity). Strategi ini berfokus pada pertumbuhan yang selektif melalui perluasan jaringan, pengembangan kualitas SDM, dan memaksimalkan penggunaan layanan digitalisasi.</p> <p><em>This research is motivated by the financing development strategy implemented by PT. Bank Perekonomian Rakyat Syariah Taeh Baruah after its conversion to Sharia, such as the low level of human resources quality, financial literacy is still lacking, changing the image of the surrounding community, and very tight competition. This study aims to analyze the financing development strategy after the conversion to Sharia at BPRS Taeh Baruah in Lima Puluh Kota Regency for the period 2022-2024. The method in this study is a descriptive qualitative method and a SWOT analysis approach. Data sources used are primary and secondary data. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. This research informant numbered 15 people including leaders, managers and financing staff as well as customers. Data analysis techniques were carried out through data reduction, data presentation, drawing conclusions and linked to the SWOT method through the IFE, EFE, and IE matrices. The results of the study indicate that the implementation of the financing development strategy is carried out through improving services, socializing Sharia-based products, and strengthening human resource competencies. Internal factors that are the main strength are reputation and changing customer trust. Meanwhile, external factors, such as increasing public awareness of the Islamic financial system, present a significant opportunity. Based on the results of the IFE Matrix analysis of 2.56 and EFE of 2.81, it can be seen that BPRS Taeh Baruah is in Quadrant II (Grow and Build), therefore the most appropriate strategy to implement is the SO (Strength-Oppoturnity) Strategy. This strategy focuses on selective growth through network expansion, human resource development, and maximizing the use of digital services.</em></p>Julia Merdiani PutriAmsah Hendri Doni
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994TINGKAT PENGETAHUAN ANGGOTA TENTANG AKTIVITAS KOPERASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP LOYALITAS ANGGOTA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21223
<p>Koperasi Pegawai Negeri ( KPN) Banuhampu Sungai Puar sebagai salah satu koperasi yang beranggotakan Pegawai Negeri Sipil memiliki tantangan dalam meningkatkan loyalitas anggotanya. Dimana masih terdapat anggota yang kurang memahami manfaat serta aktifitas koperasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan anggota tentang koperasi terhadap loyalitas anggota pada Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Banuhampu Sungai Puar. Adapun jenis data yang di peroleh adalah data sekunder yang dapat dilihat dari data keanggotaan dan keuangan tahunan dari Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Banuhampu Sungai Puar. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan memperoleh hasil dengan menggunakan teknik analisis data Uji Instrumen Penelitian berupa Uji Validati dan dan Reabilitas, Uji Asumsi Klasik diantaranya Uji Normalitas, Uji Heteroskedastisitas serta Uji Autokorelasi, Analisis Regresi Linear Sederhana, Koefisien Determinasi (R2) dan Uji Hipotesis berupa Uji T dan Uji F. untuk mengolah data dalam penelitian ini dengan menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini dapat di lihat dari analisis regresi linear sederhana yaitu Y=17,790+2,532X menunjukan nilai loyalitas anggota ketika variabel tingkat pengetahuan tentang aktivitas koperasi di anggap tetap. Nilai konstanta (a) sebesar 17,790 yang bernilai positif mengidentifikasi bahwa variabel X memiliki pengaruh terhadap variabel Y. Nilai R2 sebesar 0,726 atau 72,6% dapat di artikan variabel tingkat pengetahuan tentang aktivitas koperasi mempengaruhi sebesar 72,6% sedangkan sisanya sebesar 27,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan Uji T menunjukan bahwa nilai thitung > ttabel yaitu (14,269 > 1,991) yang artinya terdapat pengaruh antara variabel dependent (Y) dan variabel independent (X).</p> <p><em>The Banuhampu Sungai Puar Civil Servant Cooperative (KPN) as a cooperative whose members are civil servants faces chalenges in increasing member loyalty. There are stil members who do not fuly understand the benefits and activities of the cooperative. This study aims to determine the effect of members' knowledge about cooperatives on member loyalty to the Banuhampu Sungai Puar Civil Servant Cooperative (KPN). The type of data obtained is secondary data, which can be sen from the membership and annual financial data of the Banuhampu Sungai Puar Civil Servant Cooperative (KPN). This research uses a quantitative method and obtains results using data analysis techniques, namely Research Instrument Tests in the form of Validity and Reliability Tests, Classical Assumption Tests including Normality Tests, Heteroscedasticity Tests, and Autocorrelation Tests, Simple Linear Regression Analysis, Coefficient of Determination (R2), and Hypothesis Testing in the form of T-Test and F-Test. The data in this study was processed using the SPSS version 26 program. The results of this study can be sen from the simple linear regression analysis, namely Y=17.790+2.532X, which shows the loyalty value of members when the variable of knowledge level about cooperative activities is considered constant. The constant value (a) of 17.790, which is positive, identifies that variable X has an effect on variable Y. The R2 value of 0.726 or 72.6% can be interpreted as the level of knowledge about cooperative activities influencing 72.6%, while the remaining 27.4% is influenced by other variables. Based on the T-test, the t-count value is greater than the t-table value, namely (14.269 > 1.991) which means that there is an influence betwen the dependent variable (Y) and the independent variable (X). </em></p>Silvira OktaniaYefri Joni
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994PENGARUH GREEN ACCOUNTING, FREE CASH FLOW, DAN HUMAN CAPITAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/20806
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perusahaan sektor energi yang saat ini menghadapi tantangan transisi ke energi terbarukan, tekanan regulasi keberlanjutan, keterbatasan infrastruktur, dan kebutuhan pembiayaan. Perusahaan sektor energi dituntut untuk mempertahankan kinerja keuangan yang stabil. Di tengah meningkatnya perhatian investor dan sorotan publik terhadap kinerja keberlanjutan, kemampuan perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan menjadi aspek krusial untuk mempertahankan daya saing dan keberlanjutan usaha. Tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh <em>green accounting</em>, <em>free cash flow</em>, dan <em>human capital</em> baik secara parsial maupun secara simultan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian ini sejumlah 39 perusahaan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data diolah dengan SPSS 26.0. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik, uji regresi berganda, uji f, uji t, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Secara parsial, <em>free cash flow</em> dan <em>human capital</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan, <em>green accounting</em> berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.</p> <p><em>This study is motivated by the fact that energy sector companies are currently facing the challenges of the transition to renewable energy, regulatory pressure regarding sustainability, infrastructure constraints, and financing needs. Energy sector companies are required to maintain stable financial performance. Amid growing investor attention and public scrutiny regarding sustainability performance, a company’s ability to maintain financial performance has become a crucial aspect for sustaining competitiveness and business sustainability. The objective of this study is to examine the influence of green accounting, free cash flow, and human capital—both individually and simultaneously—on the financial performance of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This study employs a quantitative approach using an associative research design. The sample comprises 39 energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Data were analysed using SPSS 26.0. The data analysis techniques employed include classical assumption tests, multiple regression analysis, the F-test, the t-test, and the coefficient of determination test. The results of the study indicate that, simultaneously, all three variables have a positive and significant effect on the financial performance of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Partially, free cash flow and human capital have a positive and significant effect on the financial performance of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Meanwhile, green accounting has a positive but insignificant effect on the financial performance of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange.</em></p>Natasya Putri RahmadaniLantip Susilowati
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994IMPLEMENTASI RESCHEDULING DALAM PENYELESAIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH PADA UMKM DI BUMNAG BERSAMA LEMERSING MANDIRI DI KECAMATAN X KOTO
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21219
<p>Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana penerapan rescheduling dalam upaya penanganan pembiayaan bermasalah pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di BUMNag Bersama Lemersing Mandiri, Kecamatan X Koto. Permasalahan pembiayaan bermasalah masih menjadi tantangan bagi lembaga keuangan berbasis syariah di tingkat nagari kalna berpotensi menghambat keberlangsungan usaha nasabah serta stabilitas lembaga. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan pihak pengelola. BUMNag serta nasabah UMKM yang mengalami pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi rescheduling dilakukan melalui tahapan identifikasi pembiayaan bermasalah, analisis kemampuan dan prospek usaha nasabah, musyawarah antara pihak BUMNag dan nasabah, serta penetapan jadwal pembayaran baru berdasarkan kesepakatan bersama. Kebijakan rescheduling dinilai mampu meraberikan keringanan pembayaran kepada nasabah dan membantu menjaga kelangsungan saha UMKM. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala berupa pendapatan usaha yang tidak stabil serta keterbatasan pemahaman nasabah terhadap kewajiban pembiayaan. Temuan ini mengindikasikan perlunya pendampingan dan pengawasan yang lebih intensif agar kebijakan rescheduling dapat berjalan secara optimal.</p>Nisrina Salma HamidahHarfandi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994ANALISIS STRATEGI BISNIS DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEDAGANG KAI LIMA MENGGUNAKAN BUSINESS MODEL CANVAS
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21193
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis pedagang kaki lima dalam meningkatkan pendapatan dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Pedagang kaki lima termasuk ke dalam kelompok sektor ekonomi informal.yang berperan penting dalam perekonomian masyarakat, namun sebagian besar masih menjalankan usahanya secara sederhana dan belum menerapkan strategi bisnis yang terstruktur.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap pedagang kaki lima makanan dan minuman di Jalan Muhammad Yamin Kabupaten Sijunjung. Analisis data dilakukan dengan cara memetakan sembilan elemen dalam Business Model Canvas, yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bisnis pedagang kaki lima masih bersifat konvensional dan bertumpu pada pengalaman berdagang. Nilai utama yang ditawarkan adalah harga terjangkau, cita rasa sesuai selera konsumen, dan lokasi usaha yang strategis. Namun demikian, pemanfaatan inovasi produk, promosi digital, dan pengembangan jaringan kemitraan masih belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Business Model Canvas dapat digunakan sebagai pendekatan analisis dalam mengkaji model bisnis pedagang kaki lima secara lebih sistematis sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan dan kelanjutan usaha dalam jangka panjang.</p> <p><em>This study aims to analyze the business strategies of street vendors in increasing income using the Business Model Canvas approach. Street vendors are part of the informal economic sector, which plays an important role in the community’s economy; however, most of them still operate their businesses in a simple manner and have not implemented structured business strategies. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation conducted among food and beverage street vendors on Muhammad Yamin Street, Sijunjung Regency. Data analysis was carried out by mapping the nine elements of the Business Model Canvas, namely customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, and cost structure. The findings indicate that the business strategies of street vendors remain conventional and rely heavily on trading experience. The main values offered include affordable prices, flavors that match consumer preferences, and strategic business locations. However, the utilization of product innovation, digital promotion, and the development of partnership networks has not been optimal. This study concludes that the Business Model Canvas approach can be used as an analytical framework to systematically examine the business models of street vendors, thereby having the potential to increase income and ensure business sustainability in the long term.</em></p>Rosela AkhritaYenty Astarie Dewi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994OPTIMALISASI DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH PADA BANK SYARIAH
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/21152
<p>Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat serta meningkatnya persaingan industri perbankan, mendorong PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) Bukittinggi untuk mengoptimalkan digital marketing sebagai strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis optimalisasi digital marketing yang dilakukan oleh PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) Bukittinggi dalam meningkatkan jumlah nasabah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pihak bank dan nasabah. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) Bukittinggi melakukan optimalisasi digital marketing melalui pemanfaatan media digital dan layanan perbankan digital sebagai sarana pemasaran dan pelayanan kepada nasabah. Digital marketing dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi produk perbankan syariah, mempermudah komunikasi antara pihak bank dan nasabah, serta mendukung pelayanan perbankan. Pemanfaatan digital marketing tersebut memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengakses informasi dan layanan perbankan sehingga mendukung peningkatan ketertarikan masyarakat untuk menjadi nasabah. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala, seperti perbedaan tingkat pemahaman teknologi di kalangan nasabah serta perlunya peningkatan sosialisasi layanan digital agar pemanfaatannya dapat berjalan lebih optimal.</p> <p><em>The low level of Islamic financial literacy and inclusion in society, along with increasing competition in the banking industry, has encouraged PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) Bukittinggi to optimize digital marketing as a marketing strategy to increase the number of customers. This study aims to identify and analyze the optimization of digital marketing implemented by PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) Bukittinggi in increasing the number of customers. The research method used is descriptive qualitative research. Data were obtained through interviews, observations, and documentation involving informants consisting of bank staff and customers. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) Bukittinggi optimizes digital marketing through the utilization of digital media and digital banking services as marketing and customer service tools. Digital marketing is used to convey information about Islamic banking products, facilitate communication between the bank and customers, and support banking services. The use of digital marketing provides convenience for customers in accessing information and banking services, thereby supporting increased public interest in becoming customers. However, in its implementation, there are still obstacles, such as differences in the level of technological understanding among customers and the need to improve the socialization of digital services so that their utilization can run more optimally.</em></p>Ummi HasanahZulhelmi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994PENGUATAN STRUKTUR ORGANISASI DAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DIGITAL
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/20837
<p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Transformasi tersebut menuntut lembaga pendidikan, khususnya lembaga pendidikan Islam, untuk mampu menyesuaikan sistem organisasi dan pengelolaan sumber daya manusia agar tetap relevan dengan dinamika zaman. Dalam konteks ini, penguatan struktur organisasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas tata kelola lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan struktur organisasi dan manajemen sumber daya manusia pada lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang dilakukan melalui penelusuran, pengkajian, dan analisis berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang jelas dan sistematis dapat meningkatkan efektivitas koordinasi kerja, pembagian tugas, serta pengambilan keputusan dalam lembaga pendidikan Islam. Selain itu, pengelolaan sumber daya manusia yang profesional melalui peningkatan kompetensi, penguatan kepemimpinan, serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan. Dengan demikian, integrasi antara struktur organisasi yang kuat, manajemen sumber daya manusia yang efektif, serta pemanfaatan teknologi digital dapat mendorong terciptanya lembaga pendidikan Islam yang adaptif, profesional, dan berdaya saing di era digital.</p> <p><em>The rapid development of digital technology has significantly influenced various sectors of life, including the management of educational institutions. This transformation requires educational institutions, particularly Islamic educational institutions, to adapt their organizational systems and human resource management to remain relevant in the contemporary era. In this context, strengthening organizational structures and improving the quality of human resources are essential factors in supporting effective institutional governance and educational quality. This study aims to analyze the strengthening of organizational structure and human resource management in Islamic educational institutions in the digital era. The research employs a qualitative approach using a literature study method by examining and analyzing various academic sources such as scholarly journals, books, and other relevant scientific publications. The findings indicate that a clear and well-structured organizational system plays an important role in improving work coordination, task distribution, and decision-making processes within Islamic educational institutions. Furthermore, professional human resource management through competency development, leadership strengthening, and the utilization of digital technology becomes a key element in improving institutional performance. Therefore, the integration of strong organizational structures, effective human resource management, and digital technology utilization can support the development of adaptive, professional, and competitive Islamic educational institutions in the digital era.</em></p>M Rizki Permana PutraMuhamad SolahudinFeby Eristi ValenciaNazilatur RohmahMardiyah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner
2026-04-292026-04-2994