Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer id-ID Jurnal Ekonomi Revolusioner ANALISIS EKSPOR KOMODITAS PERKEBUNAN INDONESIA KE NEGARA-NEGARA ASIA PERIODE 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23782 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ekspor komoditas perkebunan Indonesia ke negara-negara Asia pada periode 2025 dengan menggunakan data yang bersumber dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS), khususnya Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menganalisis data berdasarkan negara tujuan dan komoditas utama seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan Asia merupakan pasar utama ekspor perkebunan Indonesia dengan negara tujuan terbesar yaitu China, India, dan Jepang, serta didominasi oleh komoditas kelapa sawit yang memberikan kontribusi signifikan terhadap ekspor nonmigas nasional. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi seperti fluktuasi harga global dan ketergantungan pada komoditas tertentu, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan daya saing ekspor di pasar internasional.</p> <p><em>This study aims to analyze the export performance of Indonesia’s plantation commodities to Asian countries during the 2025 period using data obtained from official publications of the Badan Pusat Statistik (BPS), particularly the Indonesia Foreign Trade Statistics. The research employs a quantitative descriptive method by examining export data based on destination countries and major commodities such as palm oil, rubber, coffee, and cocoa. The results indicate that Asia is the primary market for Indonesia’s plantation exports, with China, India, and Japan as the main destination countries, and palm oil as the dominant commodity contributing significantly to non-oil and gas exports. However, several challenges persist, including global price fluctuations and dependence on specific commodities, highlighting the need for strategies to enhance export competitiveness in the international market.</em></p> Dini Awalia Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SDM DI EASY GO INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23679 <p>Pertumbuhan industri makanan yang cepat di era digital menghasilkan persaingan yang semakin sengit di antara para pelaku usaha, termasuk kafe dan rumah makan. Kepuasan pelanggan menjadi faktor kunci dalam mempertahankann dan meningkatkan loyalitas konsumen. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Customer Relationship Management (CRM) dalam meningkatkan kepuasan pelanggan di RM Asifa, sebuah usaha kuliner yang terletak di Batam dan telah berdiri sejak April 2023. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi langusng dan wawancara. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja CRM dan dimensi kualitas layanan (SERVQUAL) sebagai standar evaluasi. Hasil yang diharapkan menunjukkan bahwa RM Asifa telah secara informal menerapkan sejumlah elemen CRM, tetapi masih terdapat perbedaan antara praktik yang ada dengan standar teori CRM yang lebih luas. Studi inni diharapkan mampu memberikan saran konkret untuk RM Asifa dalam mengelola hubungan dengan pelanggan agar dapat meningkatkan kepuasan serta loyalitas jangka panjang.</p> Golan Hasan Julia Vanessa Cahyadi Michael Julian Stevano Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 PENGARUH INTERNET BANKING DAN CYBER CRIME TERHADAP KEPERCAYAAN NASABAH DI BANK NAGARI SYARIAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24645 <p>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perbankan untuk menghadirkan layanan digital seperti internet banking yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi transaksi. Namun, di sisi lain, layanan ini juga menghadirkan risiko keamanan berupa cyber crime yang dapat memengaruhi rasa aman dan kepercayaan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh internet banking dan cyber crime terhadap kepercayaan nasabah di Bank Nagari Syariah Cabang Batusangkar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan field research. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden pengguna internet banking yang dipilih menggunakan rumus Slovin, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internet banking berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah dengan kontribusi sebesar 12,7 persen, cyber crime juga berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah dengan kontribusi sebesar 13,3 persen, dan secara simultan internet banking serta cyber crime berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah dengan kontribusi sebesar 20,9 persen. Dengan demikian, semakin baik layanan internet banking dan semakin kuat perlindungan terhadap cyber crime, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan nasabah.</p> <p><em>Advances in information technology have encouraged banks to offer digital services such as internet banking, which offer convenience, speed, and efficiency in transactions. However, these services also pose security risks in the form of cybercrime, which can impact customer safety and trust. This study aims to determine the effect of internet banking and cybercrime on customer trust at Bank Nagari Syariah, Batusangkar Branch. This study employed a quantitative method with a field research approach. Data were collected through questionnaires from 100 internet banking users selected using the Slovin formula. Data were then analyzed using validity, reliability, classical assumption tests, multiple linear regression, t-tests, F-tests, and coefficients of determination. The results showed that internet banking significantly impacted customer trust, contributing 12.7 percent. Cybercrime also significantly impacted customer trust, contributing 13.3 percent. Simultaneously, internet banking and cybercrime significantly impacted customer trust, contributing 20.9 percent. Therefore, the better the internet banking service and the stronger the protection against cybercrime, the higher the level of customer trust.</em></p> Putri Rahma Himmatul Khairi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 FORMULASI STRATEGI PEMASARAN PADA PRODUK MAKANAN MENGGUNAKAN MATRIKS IE, SWOT, DAN QSPM (STUDI PADA WARUNG MAKAN PRASMANAN FLAMBOYAN) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23776 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran Warung Makan Prasmanan Flamboyan serta merumuskan strategi pemasaran prioritas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pemilik usaha. Formulasi strategi memanfaatkan matriks Internal Factor Evaluation (IFE); External Factor Evaluation (EFE); Internal-External (IE); analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT); dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warung Makan Prasmanan Flamboyan memperoleh skor IFE sebesar 2,75 dan skor EFE sebesar 2,82 sehingga berada pada Sel V Matriks IE (Hold and Maintain), yang mengindikasikan bahwa kondisi internal dan kemampuan respons terhadap lingkungan eksternal usaha pada tingkat sedang. Dari analisis SWOT dihasilkan beberapa alternatif strategi pemasaran yang kemudian diprioritaskan menggunakan QSPM. Strategi yang memiliki nilai Sum Total Attractiveness Score (STAS) tertinggi adalah optimalisasi pemasaran digital berbasis media sosial dengan nilai 6,59. Strategi ini dipilih karena efektif mengatasi kelemahan usaha di bidang promosi sekaligus memanfaatkan peluang perkembangan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar. Temuan penelitian diharapkan menjadi rekomendasi praktis bagi pengelola usaha kuliner tradisional dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan.</p> <p><em>This study aims to identify internal and external factors affecting the marketing strategy of Warung Makan Prasmanan Flamboyan and to formulate prioritized marketing strategies. Data were collected through observation and in-depth interviews with the business owner. Strategy formulation used the Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Internal–External (IE) matrix, Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT) analysis, and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The results show that Warung Makan Prasmanan Flamboyan scored 2.75 on the IFE and 2.82 on the EFE, placing it in Cell V of the IE matrix (Hold and Maintain), which indicates a moderate internal condition and a moderate ability to respond to the external environment. The SWOT analysis produced several alternative marketing strategies that were then prioritized using QSPM. The strategy with the highest Sum Total Attractiveness Score (STAS) was optimizing digital marketing via social media (STAS = 6.59). This strategy was prioritized because it effectively addresses the business’s promotional weaknesses while leveraging digital technology developments to improve competitiveness and expand market reach. The findings are expected to serve as practical recommendations for managers of traditional culinary businesses in formulating more effective and sustainable marketing strategies.</em></p> Sauptika Kancana Anissa Astianti Naura Nadhifa Jasmine Diah Nur Laila Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 ANALISIS KECENDRUNGAN MEMILIH PEMBIAYAAN BANK KONVENSIONAL DIBANDINGKAN PEMBIAYAAN DI BANK SYARIAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24497 <p>Perkembangan sistem keuangan global mengalami transformasi yang signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang inklusif dan selaras dengan nilai-nilai keagamaan, khususnya di negara berkembang berpenduduk mayoritas Muslim. Meskipun Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 telah memperkuat regulasi perbankan syariah di Indonesia, pemanfaatan pembiayaan syariah pada masyarakat agraris pedesaan masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan mengungkap alasan petani kelapa sawit di Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, lebih memilih pembiayaan bank konvensional, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan tersebut, serta menganalisis implikasinya terhadap pengembangan perbankan syariah. Kajian ini memakai metode deskriptif kualitatif melalui cara wawancara secara mendalam, pengamatan, serta penelaahan dokumen kepada para petani., pegawai bank, dan pemangku kepentingan yang diseleksi secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu (purposif). Temuan kajian mengungkapkan bahwa kemudahan prosedur, kecepatan pencairan dana, aksesibilitas layanan, kebiasaan menggunakan bank konvensional, serta rendahnya literasi mengenai akad syariah lebih dominan memengaruhi keputusan pembiayaan dibandingkan pertimbangan religiusitas. Temuan ini menegaskan bahwa kenyamanan institusional dan keakraban kognitif lebih menentukan preferensi pembiayaan, sehingga diperlukan penguatan literasi keuangan syariah, penyederhanaan prosedur, dan perluasan edukasi berbasis komunitas untuk meningkatkan daya saing perbankan syariah pada sektor agraris</p> <p><em>Global financial systems have experienced significant transformation as demand for accessible and ethically aligned banking services continues to grow, particularly in Muslim-majority developing countries. Despite the enactment of Law No. 21 of 2008 on Islamic Banking in Indonesia, the adoption of Islamic financing among rural agrarian communities remains limited. This study investigates the financing preferences of oil palmfarmers in Pasaman District, West Pasaman Regency, aiming to identify the reasons behind their preference for conventional bank financing, the determinants influencing their decisions, and the implications for Islamic banking development. Employing a qualitative descriptive method, the data were gathered by means of in-depth interviews, observation, and documentation involving purposively selected farmers, bank officers, and local agricultural stakeholders. The findings indicate that procedural simplicity, faster fund disbursement, wider service accessibility, established banking habits, and limited literacy regarding Sharia contracts exert stronger influence than religiosity in financing decisions. These results suggest that institutional convenience and cognitive familiarity outweigh normative-religious considerations, while limited outreach further constrains Islamic banking penetration in rural areas. The study extends behavioral finance literature by positioning religiosity as a necessary but insufficient determinant of Islamic financial adoption and highlights the need to strengthen financial literacy, simplify financing procedures, and expand community-based outreach to enhance Islamic banking competitiveness in agrarian economie</em></p> Arini Alfa Muwaddah Cahya Agung Mulyana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 PENGARUH WORK ENGAGEMENT DALAM MENGHUBUNGKAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN PADA PT. KARYA DELKA MARITIM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23748 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi terhadap disiplin kerja pegawai dengan work engagement sebagai variabel intervening pada PT. Karya Delka Maritim. Komitmen organisasi merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai, sedangkan work engagement dipandang sebagai kondisi psikologis positif yang mampu memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai PT. Karya Delka Maritim menggunakan teknik sampling yang disesuaikan dengan karakteristik populasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja pegawai, komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap work engagement, work engagement berpengaruh positif terhadap disiplin kerja pegawai, serta work engagement mampu memediasi pengaruh komitmen organisasi terhadap disiplin kerja pegawai. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan dalam meningkatkan disiplin kerja melalui penguatan komitmen organisasi dan peningkatan work engagement pegawai.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of organizational commitment on employee work discipline with work engagement as an intervening variable at PT. Karya Delka Maritim. Organizational commitment is considered one of the key factors influencing employee work discipline, while work engagement represents a positive psychological state that may strengthen this relationship. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to employees of PT. Karya Delka Maritim using a sampling technique appropriate to the population characteristics. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS). The expected findings indicate that organizational commitment has a positive and significant effect on employee work discipline, organizational commitment positively influences work engagement, work engagement positively affects employee work discipline, and work engagement mediates the relationship between organizational commitment and employee work discipline. The findings are expected to provide valuable insights for the company in improving employee work discipline through strengthening organizational commitment and enhancing employee work engagement.</em></p> Riza Fahlevy Yuli Arnida Pohan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 EFEKTIVITAS TINGKAT KUALITAS LAPORAN KEUANGAN MELALUI SISTEM APLIKASI KEUANGAN TINGKAT INSTANSI (SAKTI) STUDI KASUS PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA BUKITTINGGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24809 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pada Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 7 informan kunci (PPK, Bendahara Pengeluaran, Penyusun Laporan Keuangan, Operator SAKTI, Pembuat SPM, dan Pejabat Pembuat SPM), observasi, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAKTI secara umum telah berjalan efektif dan mampu meningkatkan kualitas laporan keuangan berdasarkan empat indikator utama Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), yaitu keandalan (reliability), relevansi (relevance), dapat dibandingkan (comparability), dan dapat dipahami (understandability). Integrasi seluruh modul (penganggaran, komitmen, bendahara, pembayaran, aset tetap, persediaan, dan GLP) berhasil mengeliminasi duplikasi penginputan data, mempercepat durasi penyusunan laporan, serta meminimalkan kesalahan pencatatan melalui validasi sistem otomatis. Namun, kendala teknis seperti ketidakstabilan jaringan/server, kerumitan antarmuka bagi pengguna non-keuangan, serta perlunya sinkronisasi data manual antarmodul masih menjadi tantangan dalam masa adaptasi dan implementasi.</p> <p><em>This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Agency-Level Financial Application System (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi / SAKTI) in improving the quality of financial statements at the Ministry of Religious Affairs Office of Bukittinggi City. This study employs a qualitative approach with data collection techniques including in-depth interviews with 7 key informants (Commitment Making Officer, Expenditure Treasurer, Financial Statement Preparer, SAKTI Operator, SPM Maker, and SPM Issuing Officer), observation, and documentation studies. The results show that the implementation of SAKTI has generally been effective and is capable of improving the quality of financial statements based on four main indicators of Government Accounting Standards (SAP), namely reliability, relevance, comparability, and understandability. The integration of all modules (budgeting, commitment, treasurer, payment, fixed assets, inventory, and GLP) successfully eliminates duplicate data entry, accelerates report preparation time, and minimizes recording errors through automated system validation. However, technical constraints such as network/server instability, interface complexity for non-financial users, and the need for manual data synchronization between modules remain challenges during the adaptation and implementation period.</em></p> Zainudin Zulhelmi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 ANALISIS KEPATUHAN SYARI’AH TERHADAP MEKANISME PEMBIAYAAN PRODUK CICIL EMAS DI BANK SYARI’AH KCP UJUNG BATU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23992 <p>Penelitian ini disusun untuk menelaah penerapan ketentuan berbasis nilai keagamaan dalam mekanisme pembiayaan pembelian emas secara angsuran pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Ujung Batu, yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki emas batangan melalui sistem pembayaran bertahap dengan kesepakatan jual beli yang telah ditetapkan sebelumnya; kajian ini dianggap penting seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas yang berlandaskan prinsip keagamaan, sehingga diperlukan kepastian bahwa seluruh prosesnya berjalan sesuai pedoman dari lembaga yang berwenang; penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan corak penjabaran deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara, pengamatan langsung, serta penelaahan dokumen pendukung; hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiayaan di BSI KCP Ujung Batu berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari pengajuan oleh calon pengguna, penilaian kelayakan, kesepakatan transaksi, hingga pembayaran cicilan sesuai perjanjian yang telah disepakati; secara umum praktik yang diterapkan memperlihatkan kesesuaian dengan prinsip yang dijadikan acuan, terlihat dari keterbukaan informasi mengenai harga dasar dan keuntungan yang disepakati, kepemilikan barang oleh pihak lembaga sebelum transaksi berlangsung, serta tidak ditemukannya unsur yang mengarah pada ketidakjelasan, keuntungan tidak wajar, maupun spekulasi; namun demikian masih terdapat sebagian pengguna yang belum memahami secara utuh dasar aturan dan konsep yang melandasi produk tersebut sehingga diperlukan peningkatan pemahaman melalui edukasi yang lebih luas agar tidak hanya memahami alur layanan, tetapi juga nilai yang menjadi landasan utamanya; dengan demikian secara keseluruhan mekanisme pembiayaan di BSI KCP Ujung Batu telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan menunjukkan kesesuaian yang baik dengan prinsip dasarnya.</p> <p><em>This study was conducted to examine the implementation of sharia-based principles within the gold installment financing mechanism of the Indonesia Sharia Bank (Bank Syariah Indonesia) at the Ujung Batu Sub-Branch Office (BSI KCP Ujung Batu). The financing product enables customers to acquire gold bullion through a staggered payment arrangement grounded in a murabahah contract. This investigation is deemed significant in light of the growing public inclination toward sharia-compliant gold investment, thereby necessitating assurance that the entire financing process adheres to prevailing sharia provisions, particularly Fatwa of the National Sharia Council–Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) No. 77 of 2010 concerning Deferred Gold Transactions. The research employs a qualitative methodology with a descriptive orientation, while data are gathered through interviews, observation, and documentary review. The findings reveal that the implementation of BSI gold installment financing encompasses several stages, commencing from customer application submission, followed by verification and eligibility assessment, execution of the murabahah agreement, and culminating in installment payments in accordance with the mutually established contract. Based on the analytical results, the financing practice reflects adherence to sharia principles, as evidenced by transparency regarding acquisition price and profit margin, the bank’s ownership of the asset prior to the sale transaction, and the absence of elements indicative of riba, gharar, or maisir. Nevertheless, the study identifies that a portion of customers still possess limited comprehension regarding the juridical foundations and sharia conceptual framework underpinning the product. Consequently, more robust educational and literacy initiatives in Islamic finance are required so that customer understanding extends beyond procedural aspects to encompass the underlying ethical and jurisprudential values. Overall, the BSI gold installment product at BSI KCP Ujung Batu has been executed in accordance with sharia stipulations and demonstrates a sound level of compliance with Islamic principles.</em></p> Khairunnisa' Dewi Manda Anggraini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) UNTUK MEMINIMALKAN PRODUK CACAT PADA PROSES MANUFAKTUR GLOBAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23727 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja perdagangan ekspor dan impor komoditas tekstil Indonesia dengan negara-negara di Asia pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi data sekunder yang diperoleh dari laporan perdagangan internasional dan statistik ekspor-impor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor tekstil Indonesia didominasi oleh negara tujuan seperti China, Jepang, dan India, sedangkan impor tekstil terbesar berasal dari China dan Korea Selatan. Nilai ekspor tekstil Indonesia pada 2025 menunjukkan peningkatan moderat dibanding tahun sebelumnya, sementara impor mengalami fluktuasi akibat dinamika harga global dan permintaan industri domestik. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki ketergantungan terhadap bahan baku tekstil impor, namun memiliki potensi besar dalam meningkatkan ekspor produk tekstil jadi. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan industri hulu tekstil dan diversifikasi pasar ekspor.</p> <p><em>This study aims to analyze the export and import performance of textile commodities in Indonesia with Asian countries in 2025. The method used is descriptive quantitative with a secondary data approach derived from international trade statistics. The results show that Indonesia's textile exports are dominated by destination countries such as China, Japan, and India, while imports mainly originate from China and South Korea. Textile export value shows moderate growth, while imports fluctuate due to global price dynamics. The study concludes that Indonesia still depends on imported raw materials but has strong potential in finished textile exports.</em></p> Ramadoni Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 PENGARUH PENGELUARAN MODAL (CAPITAL EXPENDITURE) DAN PERTUMBUHAN PENDAPATAN (GROWTH REVENUE) TERHADAP PERTUMBUHAN LABA (GROWTH PROFIT) PADA PERUSAHAAN ALAT BERAT YANG TERDAFTAR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) PERIODE 2019-2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24806 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Capital Expenditure (CapEx) dan Growth Revenue (pertumbuhan pendapatan) secara parsial maupun simultan terhadap Growth Profit (pertumbuhan laba) pada perusahaan sektor alat berat yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2019–2025. Menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 13 perusahaan dengan total 91 data observasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis (t dan F) melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Capital Expenditure berpengaruh tidak signifikan terhadap Growth Profit (t = 1,236; Sig. = 0,220). Sebaliknya, Growth Revenue berpengaruh positif dan signifikan terhadap Growth Profit (t = 3,825; Sig.} = 0,000). Secara simultan, Capital Expenditure dan Growth Revenue berpengaruh signifikan terhadap Growth Profit (F = 7,524; Sig. = 0,001) dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 14,6%. Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan pendapatan merupakan faktor dominan dalam mendorong pertumbuhan laba perusahaan sektor alat berat</p> <p><em>This study aims to analyze and determine the partial and simultaneous effects of Capital Expenditure (CapEx) and Growth Revenue on Growth Profit in heavy equipment sector companies listed on the Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) during the 2019–2025 period. Utilizing a quantitative approach with a purposive sampling technique, a sample of 13 companies was obtained, yielding a total of 91 observation data points. The data analysis techniques were executed using multiple linear regression analysis, classical assumption tests, and hypothesis testing (t-test and F-test) via SPSS. The results indicate that partially, Capital Expenditure has a non-significant effect on Growth Profit (t = 1.236; Sig. = 0.220). Conversely, Growth Revenue has a positive and significant effect on Growth Profit ($t = 3.825; Sig. = 0.000). Simultaneously, Capital Expenditure and Growth Revenue significantly affect Growth Profit ($F = 7.524; Sig. = 0.001) with a coefficient of determination (R2) of 14.6%. This indicates that revenue growth is the dominant factor driving the profit growth of heavy equipment companies</em></p> Qharzilla Rihadatul Danilsa H. Harfandi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 EVALUASI LAYANAN CUSTOMER SERVICE BMT AGAM MADANI TIKU V JORONG DALAM PERSPEKTIF PRINSIP SYARIAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23876 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menilai pelayanan customer service BMT Agam Madani Tiku V Jprong dari sudut pandang prinsip syariah. Customer service memiliki peranan penting sebagai lini depan dalam memberikan pelayanan dan membangun kepercayaan nasabah. Dalam institusi keuangan syariah, pelayanan seharusnya mencerminkan nilai shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, yang juga dikenal dengan akronim SATF. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan customer service serta nasabah BMT Agam Madani Tiku V Jorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, pelayanan customer service telah mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah dalam memberikan pelayanan kepada nasabah. Namun, masih ada beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, tidak optimalnya penyampaian informasi terkait produk dan akad, ketidak konsistenan dalam kecepatan pelayanan, serta keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia.</p> <p><em>This study aims to evaluate the customer service of BMT Agam Madani Tiku V Jorong from the perspective of sharia principles. Customer service plays an important role as the front line in providing service and building customer trust. In sharia financial institutions, services must reflect the values of shiddiq, Amanah, tabligh, fathanah, also known as SATF. This study uses a qualitative method with a descriptive opporoach. Data colletion was conducted through interviews, observtation , and documentation with customer service and customers of BMT Agam Madani Tiku V Jorong. The results show that customer service has generally applied sharia principles in serving customers. Howaver, there are still several obstacles, such as limited human resources, suboptimal delivery of product and contract information, inconsistent service speed, and limited facilities and infrastructure. Therefore, it is necessary to improve the quality of human resource and service systems so that the implementation of sharia-based services can run ever better.</em></p> Rahmi Yunanda Putri Indika Juang Putra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 PENGARUH PELAKSANAAN CSR MELALUI MEDIA DIGITAL TERHADAP REPUTASI PERUSAHAAN: STUDI PADA PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23700 <p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara perusahaan mengomunikasikan aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) kepada para pemangku kepentingan. Pelaksanaan CSR melalui media digital menjadi strategi penting dalam meningkatkan transparansi, membangun kepercayaan publik, serta memperkuat reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pelaksanaan CSR melalui media digital terhadap reputasi perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap artikel ilmiah, laporan keberlanjutan, dan publikasi akademik yang diperoleh dari berbagai basis data, meliputi Scopus, ScienceDirect, Emerald Insight, Google Scholar, dan Garuda. Pemilihan literatur dilakukan secara purposive berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi terhadap publikasi periode 2020-2026 yang relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu transformasi media digital dalam Pelaksanaan CSR, transparansi dan keterlibatan pemangku kepentingan, pembentukan reputasi perusahaan melalui komunikasi CSR digital, serta tantangan implementasi Pelaksanaan CSR digital. Temuan menunjukkan bahwa kualitas, konsistensi, dan autentisitas Pelaksanaan CSR melalui media digital berpengaruh positif terhadap reputasi perusahaan. Penelitian ini memperkuat Stakeholder Theory dan Legitimacy Theory dalam konteks komunikasi digital serta memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi komunikasi CSR yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.</p> I Gusti Ngurah Bagus Satriawan Saputra Dhiya Ananda Lestari Alhamda Yusally Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 ANALISIS PENGARUH PEMBIAYAAN BERMASALAH (NPF) DAN EFISIENSI BIAYA OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN BANK UMUM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI OJK TAHUN PERIODE 2020-2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24700 <p>Penelitian ini membahas hubungan antara pembiayaan yang mengalami kendala dan besarnya biaya kegiatan usaha terhadap kemampuan bank syariah dalam memperoleh keuntungan selama periode 2020–2025. Kajian dilakukan dengan memanfaatkan data yang dipublikasikan oleh OJK melalui laporan keuangan dan laporan tahunan. Sejumlah 10 bank dipilih sebagai bahan kajian sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Seluruh informasi kemudian diolah untuk mengetahui pengaruh masing-masing faktor, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersamaan, terhadap tingkat keuntungan bank. Hasil kajian memperlihatkan bahwa pembiayaan yang mengalami kendala belum menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap keuntungan, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,426. Sebaliknya, besarnya biaya kegiatan usaha memiliki hubungan yang nyata dengan tingkat keuntungan, dengan nilai signifikansi 0,000. Ketika kedua faktor tersebut dipertimbangkan secara bersamaan, hasilnya juga menunjukkan adanya keterkaitan yang bermakna, yang ditandai dengan nilai signifikansi 0,000. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan biaya kegiatan usaha memiliki peranan yang lebih besar dalam mendukung pencapaian keuntungan dibandingkan pembiayaan yang mengalami kendala, meskipun keduanya tetap memberikan pengaruh apabila ditinjau secara bersama.</p> <p><em>This study explores the interplay between troubled financing, operational expenditure, and the earnings capacity of Islamic commercial banks throughout the 2020–2025 period. The investigation adopted a quantitative orientation and drew upon publicly accessible financial statements and annual disclosures released by the Financial Services Authority (OJK). A total of 10 Islamic commercial banks were selected according to predetermined selection criteria. The assembled evidence was subsequently examined to ascertain the individual as well as the combined influence of these factors on the banks' earning performance. The findings reveal that troubled financing, when considered independently, did not exhibit a discernible association with profitability, as reflected by a significance value of 0.426. In contrast, operating expenditure demonstrated a pronounced relationship with profit generation, evidenced by a significance value of 0.000. When both factors were evaluated concurrently, they likewise displayed a statistically meaningful relationship with profitability, again indicated by a significance value of 0.000. These observations suggest that prudent control of operating expenditure exerts a far more substantial role in shaping the earnings performance of Islamic commercial banks than troubled financing when each factor is assessed separately, although their combined influence remains appreciable over the period under review.</em></p> Zul Wahid Novendra H. Harfandi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN, KEPUTUSAN INVESTASI, KEPUTUSAN PENDANAAN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN LIKUIDITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23781 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kebijakan Dividen, Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan, Kepemilikan Institusional, dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Nilai perusahaan merupakan indikator penting dalam menilai kinerja dan prospek perusahaan, sehingga faktor-faktor yang mempengaruhinya perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kebijakan dividen berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Keputusan investasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Keputusan pendanaan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Kepemilikan institusional berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Likuiditas berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, kebijakan dividen, keputusan investasi, keputusan pendanaan, kepemilikan institusional, dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan, investor, serta peneliti selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan.</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of Dividend Policy, Investment Decisions, Financing Decisions, Institutional Ownership, and Liquidity on Firm Value in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Firm value is an important indicator in assessing a company's performance and prospects, therefore, the factors influencing it need to be studied empirically. This study uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis. The data used are secondary data obtained from the financial statements of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the study period. The sampling technique used was purposive sampling in accordance with predetermined criteria. The results show that, partially, dividend policy has a positive and significant effect on firm value. Investment decisions have a negative and significant effect on firm value. Financing decisions have a positive but insignificant effect on firm value. Institutional ownership has a positive but insignificant effect on firm value. Liquidity has a negative but insignificant effect on firm value. Simultaneously, dividend policy, investment decisions, financing decisions, institutional ownership, and liquidity have a significant effect on firm value. This research is expected to contribute to companies, investors, and future researchers in understanding the factors influencing firm value.</em></p> Ikhsan Yumna Ronni Andri Wijaya Selvi Yona Sari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 ANALISIS STRATEGI ACCOUNT OFFICER DALAM MENINGKATKAN PEMBIAYAAN MURABAHAH DI PT. BPRS JAM GADANG PERSERODA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24612 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Account Officer dalam meningkatkan pembiayaan murabahah, pelaksanaan monitoring dan pengawasan pembiayaan, serta hambatan yang dihadapi di PT. BPRS Jam Gadang Perseroda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Account Officer dilakukan melalui pendekatan personal (personal selling), edukasi kepada masyarakat, penerapan analisis pembiayaan berdasarkan prinsip 5C, serta membangun hubungan baik dengan nasabah. Monitoring dan pengawasan dilaksanakan melalui kunjungan langsung, komunikasi secara berkala, serta pemantauan perkembangan usaha dan pembayaran angsuran. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi kondisi ekonomi masyarakat yang tidak stabil, rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pembiayaan syariah, persaingan dengan lembaga keuangan lain, dan risiko pembiayaan bermasalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang diterapkan Account Officer berkontribusi dalam meningkatkan pembiayaan murabahah sekaligus menjaga kualitas pembiayaan melalui penerapan prinsip kehati-hatian dan monitoring yang berkelanjutan.</p> <p><em>This study aims to analyze the Account Officer's strategy in increasing murabahah financing, the implementation of financing monitoring and supervision, and the obstacles encountered at PT. BPRS Jam Gadang Perseroda. The study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the Account Officer's strategy involves a personal approach (personal selling), community education, the application of financing analysis based on the 5C principle, and building good relationships with customers. Monitoring and supervision are carried out through direct visits, regular communication, and monitoring business development and installment payments. Obstacles encountered include unstable economic conditions in the community, low public understanding of Islamic financing, competition with other financial institutions, and the risk of problematic financing. This study concludes that the strategies implemented by Account Officers contribute to increasing murabahah financing while maintaining financing quality through the application of prudential principles and continuous monitoring.</em></p> Khairani Ilham Illahi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 ANALISA PELUANG DAN ANCAMAN/TANTANGAN PERDAGANGAN PRODUK PERKEBUNAN PERUSAHAAN SINAR MAS AGRIBUSINESS AND FOOD https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23764 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang serta ancaman dalam perdagangan produk perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food pada hubungan perdagangan Indonesia dengan Singapura. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis data sekunder yang berasal dari literatur, laporan perusahaan, dan kondisi perdagangan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang utama perusahaan berasal dari meningkatnya permintaan produk olahan sawit, keunggulan Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar dunia, tingginya ketergantungan Singapura terhadap impor produk pertanian, posisi strategis Singapura sebagai pusat perdagangan internasional, serta meningkatnya permintaan terhadap produk sawit berkelanjutan. Di sisi lain, perusahaan menghadapi berbagai tantangan berupa persaingan global, isu transparansi dan tata kelola perusahaan, ketergantungan pada Singapura sebagai negara re-ekspor, serta regulasi lingkungan internasional yang semakin ketat</p> Almar’atush Sholihah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 STRATEGI PENGEMBANGAN KKSPN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA BUKITTINGGI DALAM MENINGKATKAN JUMLAH ANGGOTA DENGAN ANALISIS BMC MODELS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24810 <p>Koperasi Konsumen Syariah Pegawai Negeri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi merupakan lembaga ekonomi yang berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui penyelenggaraan berbagai layanan simpan pinjam, pembiayaan, dan kegiatan usaha yang berpedoman pada ketentuan syariah. Meskipun demikian, perkembangan keanggotaan koperasi dalam beberapa tahun terakhir belum mengalami peningkatan yang signifikan. Keadaan tersebut menunjukkan bahwa koperasi perlu menyusun strategi yang lebih tepat agar mampu menarik calon anggota baru, mempertahankan anggota yang telah bergabung, meningkatkan manfaat yang dirasakan anggota, serta memperbaiki kinerja pengelolaan organisasi secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi pengembangan yang dapat diterapkan oleh Koperasi Konsumen Syariah Pegawai Negeri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi dalam upaya meningkatkan jumlah anggota dengan memanfaatkan kerangka Business Model Canvas (BMC). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus sehingga mampu menggambarkan kondisi koperasi secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi penelitian, wawancara mendalam dengan pengurus dan anggota koperasi, serta penelaahan berbagai dokumen yang berkaitan dengan aktivitas koperasi. Seluruh data dianalisis menggunakan sembilan komponen utama Business Model Canvas yang terdiri atas Customer Segments, Value Proposition, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partnerships, dan Cost Structure. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah anggota dapat diupayakan melalui sejumlah strategi, antara lain meningkatkan kualitas pelayanan yang berlandaskan prinsip syariah sebagai nilai utama koperasi, mengembangkan sistem layanan berbasis teknologi digital agar lebih mudah diakses, memperluas pemanfaatan media komunikasi dan promosi untuk memperkenalkan manfaat koperasi kepada masyarakat, membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai lembaga pendukung, serta menyelenggarakan program pembinaan dan edukasi yang mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi anggota. Penggunaan Business Model Canvas memberikan gambaran yang utuh mengenai kondisi model bisnis koperasi sekaligus membantu dalam mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki dan dikembangkan. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi koperasi syariah dalam merancang model bisnis yang lebih inovatif, adaptif terhadap perubahan lingkungan, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu mendorong peningkatan jumlah dan keterlibatan anggota secara berkesinambungan</p> <p><em>The Sharia Consumer Cooperative of Civil Servants of the Department of Education and Culture of Bukittinggi City plays a significant role in improving the welfare of its members by providing financial and business services based on Islamic principles. However, membership growth has remained relatively stagnant in recent years, indicating the need for a more effective development strategy to enhance the cooperative's attractiveness, strengthen the value offered to members, and improve organizational performance. This study aims to identify and formulate development strategies for the Sharia Consumer Cooperative of Civil Servants of the Department of Education and Culture of Bukittinggi City to increase membership by applying the Business Model Canvas (BMC) framework. A qualitative approach with a case study design was employed to gain an in-depth understanding of the cooperative's business model and development potential. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with cooperative managers and members, and document analysis. The findings were analyzed using the nine building blocks of the Business Model Canvas, namely Customer Segments, Value Proposition, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partnerships, and Cost Structure. The results reveal that several strategic initiatives can support membership growth, including strengthening the cooperative's value proposition by improving the quality of Sharia-based services, implementing digital transformation in service delivery, optimizing communication and promotional media, expanding strategic partnerships with relevant stakeholders, and enhancing member education and empowerment programs. The Business Model Canvas provides a comprehensive overview of the cooperative's existing business model while serving as an effective tool for identifying opportunities for improvement and long-term development. Therefore, this study is expected to serve as a valuable reference for Sharia cooperatives in designing adaptive, competitive, and sustainable business models that encourage greater member participation and continuous membership growth</em></p> Indra Hari Yadi Yenty Astarie Dewi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 ANALISIS PERAN STRATEGI CITY BRANDING “GREAT BUKITTINGGI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA” https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24309 <p><strong>Abstra</strong><strong>k</strong> <strong>−</strong> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor pariwisata di Kota Bukittinggi, Indonesia. Pandemi ini menyebabkan penurunan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, dengan total kunjungan dari Januari hingga Mei 2020 hanya mencapai 2,9 juta, yang merupakan penurunan sebesar 53,36 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah turut berkontribusi pada stagnasi di berbagai sektor, termasuk ekonomi dan pariwisata. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan dalam mempromosikan Bukittinggi sebagai destinasi wisata, seperti kurangnya partisipasi dalam pameran pariwisata internasional dan minimnya kolaborasi dengan influencer global. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya branding "Great Bukittinggi" untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara di masa depan. Dengan mengembangkan event internasional dan objek wisata unggulan, diharapkan dapat meningkatkan citra dan kunjungan wisatawan ke Kota Bukittinggi. Penelitian ini diharapkan memberikan rekomendasi strategis bagi pemangku kepentingan dalam sektor pariwisata untuk memulihkan dan meningkatkan kunjungan wisatawan pascapandemi.</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong><em> −</em> <em>This study aims to analyze the impact of the Covid-19 pandemic on the tourism sector in Bukittinggi City, Indonesia. The pandemic has caused a significant decline in the number of foreign tourist visits, with total visits from January to May 2020 reaching only 2.9 million, a decrease of 53.36 percent compared to the previous year. The implementation of Large-Scale Social Restrictions (PSBB) by the government has contributed to stagnation in various sectors, including the economy and tourism. This study identifies challenges in promoting Bukittinggi as a tourist destination, such as lack of participation in international tourism exhibitions and minimal collaboration with global influencers. In addition, this study emphasizes the importance of branding "Great Bukittinggi" to attract more foreign tourists in the future. By developing international events and leading tourist attractions, it is hoped that it can improve the image and tourist visits to Bukittinggi City. This study is expected to provide strategic recommendations for stakeholders in the tourism sector to restore and increase tourist visits post-pandemic.</em></p> Fitri Yanti Indika Juang Putra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 ANALISIS PENGARUH INFLASI, BI RATE DAN KURS TERHADAP HARGA SAHAM LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2019-2024 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23742 <p>Kemajuan sektor lembaga keuangan syariah di Indonesia yang mencatat pertumbuhan positif mendorong meningkatnya aktivitas investasi di pasar modal syariah. Pergerakan harga saham lembaga keuangan syariah tidak terlepas dari pengaruh kondisi makroekonomi, khususnya tingkat kenaikan harga (inflasi) , BI Rate, serta pergerakan nilai tukar (Kurs). Dinamika harga saham di pasar modal terbentuk oleh beragam determinan yang turut memengaruhi perilaku investor serta ketahanan pasar. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji keterkaitan antara inflasi, tingkat suku bunga kebijakan Bank Indonesia, dan pergerakan nilai tukar mata uang asing terhadap volatilitas harga saham lembaga keuangan berbasis syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama rentang waktu dua ribu sembilan belas hingga dua ribu dua puluh empat, baik secara terpisah maupun simultan. Dengan mengadopsi pendekatan kuantitatif dan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, serta publikasi resmi lainnya, analisis dilakukan melalui regresi linier berganda. Hasil kajian memperlihatkan bahwa inflasi dan suku bunga acuan tidak menunjukkan pengaruh yang bermakna, sementara pergerakan nilai tukar terbukti memberikan dampak yang nyata. Secara kolektif, ketiga variabel tersebut berperan signifikan dalam menjelaskan perubahan harga saham lembaga keuangan syariah di pasar modal Indonesia.</p> <p><em>The advancement of the Islamic financial institution sector in Indonesia, which has recorded positive growth, has stimulated heightened investment activity within the shariah capital market. The oscillations of Islamic financial stocks are inextricably linked to macroeconomic conditions, particularly price escalation (inflation), the BI Rate, and exchange rate movements. Stock price dynamics in the capital market are shaped by a constellation of factors that influence investor decisions and market stability. This study endeavors to scrutinize the interrelation between inflation, Bank Indonesia’s benchmark interest rate, and foreign exchange fluctuations on the price volatility of Islamic financial institutions listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2024, both individually and collectively. Employing a quantitative approach with secondary data sourced from the IDX, Bank Indonesia, and other official publications, the analysis was conducted through multiple linear regression. The findings reveal that inflation and the BI Rate exert no significant effect, whereas exchange rate variations impart a tangible impact. Collectively, these three variables demonstrably contribute significantly to the fluctuation of Islamic financial stock prices on the IDX.</em></p> Syafnita Monica Himmatul Khairi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, FINANCING TO DEPOSIT RATIO, DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN OPERASIONAL TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2020-2024 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24807 <p>Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui hubungan beberapa unsur terhadap tingkat hasil yang diperoleh pada lembaga keuangan di Indonesia selama kurun waktu 2020–2024. Kajian ini menggunakan pendekatan berbasis angka dengan memanfaatkan informasi yang telah tersedia dari laporan tahunan yang dipublikasikan secara resmi oleh setiap lembaga. Penentuan objek dilakukan melalui proses penyaringan berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh 14 lembaga dengan total 66 data pengamatan yang memiliki jumlah data tidak sama pada setiap objek. Pengolahan informasi dilakukan menggunakan teknik pengujian statistik melalui bantuan perangkat lunak pengolah data, kemudian dipilih bentuk analisis yang paling sesuai berdasarkan beberapa tahapan pengujian. Selanjutnya, penilaian dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing unsur maupun pengaruh keseluruhannya terhadap hasil yang menjadi fokus kajian. Temuan menunjukkan bahwa salah satu unsur tidak memperlihatkan hubungan yang berarti terhadap hasil yang diamati, sedangkan dua unsur lainnya memiliki hubungan berlawanan arah serta menunjukkan pengaruh yang nyata. Apabila seluruh unsur dipertimbangkan secara bersamaan, semuanya terbukti memberikan pengaruh terhadap hasil yang dikaji, sebagaimana terlihat dari nilai signifikansi sebesar 0,000124 yang berada di bawah batas ketentuan 0,05. Di samping itu, nilai kemampuan penjelasan model sebesar 24,68% memperlihatkan bahwa sebagian kecil perubahan hasil dapat diterangkan oleh unsur-unsur yang digunakan dalam kajian ini, sementara sekitar 75,32% sisanya dipengaruhi oleh berbagai keadaan lain yang tidak dibahas.</p> <p><em>This inquiry was undertaken to ascertain the extent to which several underlying elements shape institutional performance within Indonesia’s financial sector throughout the 2020–2024 interval. A quantitative inquiry was adopted, drawing upon archival information extracted from officially published annual reports released by each institution. The observational units were selected through predetermined eligibility criteria, yielding fourteen institutions and sixty-six observations characterized by an unbalanced panel structure. The empirical examination employed statistical estimation procedures assisted by specialized analytical software, after which the most appropriate estimation framework was determined through a sequence of comparative diagnostic assessments. Subsequent examination was directed toward identifying both the individual and the collective contribution of the selected determinants to the outcome under consideration. The findings revealed that one determinant exhibited no statistically meaningful association with the observed outcome, whereas the remaining two demonstrated a significant inverse relationship. When evaluated concurrently, the entire set of determinants exerted a statistically significant influence on the investigated outcome, as evidenced by a probability value of 0.000124, substantially below the conventional threshold of 0.05. Furthermore, the explanatory capacity of the estimated framework reached 24.68%, indicating that slightly less than one quarter of the observed variation in the outcome could be attributed to the incorporated determinants, while the remaining 75.32% was plausibly associated with additional circumstances lying beyond the analytical scope of the present inquiry.</em></p> Della Fitriah Gusrianti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 STRATEGI MANAJEMEN RISIKO DALAM MENANGANI PEMBIAYAAN BERMASALAH (Studi Kasus Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23901 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko pembiayaan bermasalah yang dapat memengaruhi stabilitas dan kesehatan perbankan syariah. Pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF) menjadi salah satu tantangan dalam kegiatan pembiayaan karena dapat menurunkan kualitas aset, mengganggu likuiditas bank, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan syariah. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen risiko yang tepat untuk meminimalisir terjadinya pembiayaan bermasalah agar kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen risiko yang diterapkan dalam menangani pembiayaan bermasalah serta menganalisis dampak dari penerapan strategi tersebut pada Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping. Penelitian ini penting dilakukan karena pembiayaan bermasalah dapat memberikan dampak terhadap kesehatan bank apabila tidak ditangani secara tepat. Dengan adanya strategi manajemen risiko yang baik, bank diharapkan mampu menekan tingkat pembiayaan bermasalah dan menjaga kualitas portofolio pembiayaan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pihak terkait di Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai strategi manajemen risiko dalam menangani pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen risiko yang diterapkan meliputi pendekatan preventif dan kuratif. Pendekatan preventif dilakukan melalui analisis kelayakan pembiayaan, verifikasi data nasabah, penerapan prinsip kehati-hatian, dan monitoring usaha nasabah secara berkala. Sedangkan pendekatan kuratif dilakukan melalui restrukturisasi pembiayaan, penjadwalan ulang pembayaran, dan penagihan secara persuasif. Penerapan strategi tersebut berdampak pada penurunan rasio Non-Performing Financing (NPF) dari 4,97% pada tahun 2023 menjadi 1,75% pada tahun 2024 dan kembali menurun menjadi 0,68% pada tahun 2025. Selain itu, strategi tersebut juga berdampak pada meningkatnya kualitas pembiayaan serta efektivitas pengelolaan risiko pembiayaan di bank...</p> <p><em>This research is motivated by the high risk of problematic financing that can affect the stability and soundness of Islamic banking. Non-Performing Financing (NPF) has become one of the major challenges in financing activities because it can reduce asset quality, disrupt bank liquidity, and decrease public trust in Islamic banking institutions. Therefore, an appropriate risk management strategy is needed to minimize the occurrence of problematic financing in order to maintain the quality of financing properly. This study aims to identify the risk management strategies implemented in handling problematic financing and to analyze the impact of these strategies at Bank Nagari Lubuk Sikaping Branch. This research is important because problematic financing can negatively affect the bank’s financial health if it is not handled properly. Through effective risk management strategies, the bank is expected to reduce the level of problematic financing and maintain the quality of its financing portfolio sustainably. This research employed a descriptive qualitative approach with a field research design. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving related parties at Bank Nagari Lubuk Sikaping Branch. The collected data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing in order to obtain a clear understanding of the risk management strategies in handling problematic financing. The results of the study indicate that the implemented risk management strategies include preventive and curative approaches. The preventive approach was carried out through financing feasibility analysis, customer data verification, the application of prudential principles, and regular monitoring of customers’ businesses. Meanwhile, the curative approach was conducted through financing restructuring, payment rescheduling, and persuasive collection efforts. The implementation of these strategies had a positive impact on reducing the Non-Performing Financing (NPF) ratio from 4.97% in 2023 to 1.75% in 2024 and further decreased to 0.68% in 2025. In addition, these strategies also improved financing quality and the effectiveness of financing risk management within the bank.</em></p> Nadia Pratiwi Andis Febrian Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) UNTUK MEMINIMALKAN PRODUK CACAT PADA PROSES MANUFAKTUR GLOBAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23704 <p>Penelitian ini telah mengevaluasi dan bertujuan meminimalkan tingkat produk cacat pada rantai pasok manufaktur global melalui penerapan metode Pengendalian Kualitas Statistik. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada pengolahan sembilan ratus tujuh puluh tiga rekaman data historis cacat dari sistem operasi manufaktur yang meliputi cacat fungsional, struktural, dan kosmetik. Pengujian telah dilaksanakan dengan memanfaatkan Lembar Periksa, Diagram Pareto, dan Peta Kendali untuk menemukan pemicu masalah operasional. Hasil perhitungan data mengidentifikasi bahwa kegagalan fungsional menempati urutan tertinggi sebesar tiga puluh empat koma delapan persen, disusul oleh kegagalan struktural sebesar tiga puluh tiga koma empat persen. Pemetaan batas kendali membuktikan bahwa siklus produksi berjalan dalam fluktuasi di luar batas wajar akibat lambatnya metode pemeriksaan manual. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemisahan analisis cacat secara spesifik terbukti mampu memangkas waktu tunggu deteksi dan memfasilitasi pihak manajemen dalam menyusun prioritas perbaikan mutu secara lebih akurat.</p> Fas Fahis Sofhan Jamil Irpan Saeful Rodis Aldy Wahyu Ramdhan Bayu Oktaviana Ramadan Aldi Nurhidayat Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7 ANALISIS STRATEGI PROMOSI DALAM MENINGKATKAN MINAT MASYARAKAT MENJADI ANGGOTA BMT AGAM MADANI NAGARI KOTO TUO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/24805 <p>BMT Agam Madani Nagari Koto Tuo merupakan lembaga keuangan syariah yang memberikan layanan keuangan berbasis prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kendala dalam meningkatkan jumlah anggota dan mengevaluasi strategi promosi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara pengurus BMT dan masyarakat Nagari Koto Tuo, serta data sekunder dari buku, jurnal, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan kendala utama meliputi rendahnya minat masyarakat, persaingan dengan lembaga keuangan yang memiliki jangkauan lebih luas, dan keterbatasan sumber daya manusia untuk promosi. Strategi promosi yang diterapkan terdiri atas advertising, publicity, dan personal selling; dari ketiganya personal selling paling dominan karena efektif membangun komunikasi langsung, meningkatkan pemahaman, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Rekomendasi meliputi peningkatan edukasi dan sosialisasi, optimalisasi media digital dan konvensional, penguatan personal selling, peningkatan kompetensi SDM, serta upaya membangun citra dan kepercayaan publik.</p> <p><em>BMT Agam Madani Nagari Koto Tuo is a sharia-compliant financial institution that provides financial services based on sharia principles. This study aims to identify obstacles in increasing membership and to evaluate the promotional strategies employed. The research used a descriptive qualitative approach, with primary data collected through interviews with BMT management and residents of Nagari Koto Tuo, and secondary data from books, journals, and related documents. The results indicate main obstacles including low public interest, competition from financial institutions with wider service coverage, and limited human resources for promotion. The promotional strategies applied include advertising, publicity, and personal selling; among these, personal selling is the most dominant because it effectively builds direct communication, enhances public understanding, and fosters trust. Recommendations include increasing education and socialization efforts, optimizing digital and conventional media for promotion, strengthening personal selling, improving staff competencies, and building positive public image and trust.</em></p> Basiruddin Amsah Hendri Doni Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner 2026-07-30 2026-07-30 9 7