Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer id-ID Mon, 29 Jun 2026 17:38:48 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISIS KESELARASAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALIHAN NA TOLU DAN MARSIALAP ARI DALAM BUDAYA MANDAILING NATAL TERHADAP PRINSIP PERBANKAN SYARIAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23410 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis secara mendalam konvergensi konseptual antara nilai-nilai kearifan lokal kebudayaan Mandailing Natal dengan prinsip operasional perbankan syariah. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research), data sekunder yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku muamalah, dan dokumen akademik dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) serta komparasi konseptual. Hasil penelitian menunjukkan adanya titik temu aksiologis dan fungsional yang kuat antara kedua entitas tersebut. Struktur triadik dalam filosofi Dalihan Na Tolu terbukti selaras dengan etika perbankan syariah: nilai Somba mar-Mora merefleksikan prinsip pemuliaan nasabah (shiddiq); Manat mar-Kahanggi sejalan dengan tata kelola mitigasi risiko berbasis keadilan ('adal); dan Elek mar-Anak Boru mewujud pada proteksi finansial dari praktik eksploitatif (maghrib). Selain itu, tradisi gotong royong agraris Marsialap Ari merefleksikan spirit ta'awun (tolong-menolong) dan sistem kemitraan tanpa riba. Secara aksiologis, penyelarasan ini didukung oleh kaidah fikih Al-'Adah Al-Muhakkamah yang menjembatani pencapaian kesejahteraan kultural (Hagabeon, Hamoraon, Hasangapon) menuju kemenangan spiritual (falah). Implikasi praktis penelitian ini merekomendasikan institusi perbankan syariah di Sumatera Utara untuk mengadopsi modal sosial ini ke dalam strategi pemasaran melalui pendekatan kebudayaan (cultural approach), seperti mengemas produk pembiayaan mikro menggunakan istilah lokal demi meningkatkan akseptabilitas masyarakat adat.</p> <p><em>This study aims to explore and analyze in depth the conceptual convergence between the local wisdom values of Mandailing Natal culture and the operational principles of Islamic banking. Utilizing a qualitative approach with a library research method, secondary data sourced from scientific journals, muamalah textbooks, and academic documents were analyzed using content analysis and conceptual comparison techniques. The results indicate a strong axiological and functional intersection between the two entities. The triadic structure within the Dalihan Na Tolu philosophy proves to be aligned with Islamic banking ethics: the value of Somba mar-Mora reflects the principle of customer honoring (shiddiq); Manat mar-Kahanggi aligns with justice-based risk mitigation management ('adal); and Elek mar-Anak Boru manifests as financial protection against exploitative practices (maghrib). Furthermore, the agrarian mutual cooperation tradition of Marsialap Ari reflects the spirit of ta'awun (mutual assistance) and a partnership system free from usury (riba). Axiologically, this alignment is justified by the Islamic jurisprudence maxim Al-'Adah Al-Muhakkamah, bridging the achievement of cultural well-being (Hagabeon, Hamoraon, Hasangapon) toward spiritual victory (falah). The practical implication of this research recommends Islamic banking institutions in North Sumatra to adopt this social capital into their marketing strategies through a cultural approach, such as packaging microfinancing products using local terminology to enhance the acceptability of the indigenouscommunity.</em></p> Ahmad Padhlan Btr, Ali Asak Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23410 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR DAGING SAPI INDONESIA DARI AUSTRALIA TAHUN 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23560 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor daging sapi Indonesia dari Australia pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume impor daging sapi Indonesia mengalami fluktuasi sepanjang tahun 2025 dengan total impor Januari–Juni sebesar 89,53 ribu ton. Australia menjadi negara pemasok utama dengan kontribusi sebesar 46,46% pada Juni 2025. Faktor utama yang mempengaruhi impor meliputi keterbatasan produksi domestik, harga daging impor yang lebih kompetitif, serta meningkatnya permintaan konsumsi masyarakat. Selain itu, faktor logistik dan regulasi juga berperan dalam kelancaran impor. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa impor daging sapi masih menjadi solusi strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di Indonesia. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan kebijakan dalam meningkatkan produksi lokal dan mengurangi ketergantungan impor.</p> <p><em>This study aims to analyze the factors influencing Indonesia’s beef imports from Australia in 2025. The method used is descriptive quantitative with secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS). The results show that beef import volume fluctuated throughout 2025, with total imports from January to June reaching 89.53 thousand tons. Australia was the main supplier, contributing 46.46% in June 2025. Key influencing factors include limited domestic production, competitive import prices, and increasing consumer demand. Logistics and regulatory aspects also play an important role in the import process. The study concludes that beef imports remain a strategic solution to maintain supply stability and price control in Indonesia. The implications suggest the need for policies to enhance domestic production and reduce import dependency.</em></p> Iis Prihatin Fatmawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23560 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SDM DI EASY GO INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/22377 <p>Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi dan menganalisis system perencanaan sumber daya manusia yang diterapkan oleh PT. Easy Go Indonesia Padang. Memahami proses analisis jabatan, rekrutmen, seleksi, serta mengembangkan pengembangan karyawan yang berlangsung di Perusahaan. Mengetahui sistem penilaian kinerja dan kompensasi yang diberlakukan kepada karyawan. Mengkaji upaya perusahaan dalam menjaga keselamatan, Kesehatan, dan kesejahteraan karyawan. Mendorong pemahaman mahasiswa tentang praktik nyata manajemen SDM pada Perusahaan jasa berbasis teknologi.</p> Nisa Ramadani, Dara Aura Dewi, Destri Natalia Harefa, Siti Haidatul Fadillah, Rani Agus Sagita, Ramdani Bayu Putra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/22377 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PELUANG DAN ANCAMAN PERDAGANGAN PRODUK TEKSTIL (STUDI KASUS PADA PERDAGANGAN INDONESIA DENGAN CHINA) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23456 <p>Perdagangan tekstil antara Indonesia dan China menunjukkan adanya peluang dan ancaman yang memengaruhi daya saing industri nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan ancaman dalam perdagangan produk tekstil Indonesia–China. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui analisis data sekunder dari laporan pemerintah, statistik perdagangan, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia masih menghadapi ketergantungan impor yang tinggi dari China, namun memiliki peluang melalui peningkatan ekspor dan diversifikasi pasar. Ancaman utama berasal dari dominasi produk China yang lebih kompetitif serta keterbatasan efisiensi industri domestik. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan daya saing untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan tekstil global.</p> <p><em>The textile trade between Indonesia and China presents opportunities and threats that impact the competitiveness of the national industry. This study aims to analyze these opportunities and threats in the Indonesia-China textile trade. The method used is a qualitative approach with a case study design, through analysis of secondary data from government reports, trade statistics, and scientific journals. The results show that Indonesia still faces high import dependence from China, but has opportunities through increased exports and market diversification. The main threats stem from the dominance of more competitive Chinese products and the limited efficiency of the domestic industry. Therefore, a competitiveness enhancement strategy is needed to strengthen Indonesia's position in the global textile trade.</em></p> Nandha Salshadila Haryni Balqis Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23456 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS IMPLEMENTASI KEPATUHAN SYARIAH DALAM PRODUK PEMBIAYAAN DI BPRS BALERONG BUNTA, RAO-RAO, BATUSANGKAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23634 <p>Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) merupakan lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah sehingga seluruh kegiatan operasionalnya wajib mematuhi ketentuan kepatuhan syariah (sharia compliance). Kepatuhan terhadap prinsip syariah memegang peranan penting dalam menjaga kepercayaan publik, kredibilitas lembaga, serta integritas bank syariah, terutama pada produk pembiayaan yang menjadi aktivitas utama BPRS. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih dijumpai berbagai permasalahan terkait penerapan kepatuhan syariah, baik yang berkaitan dengan pelaksanaan akad, proses operasional, maupun fungsi pengawasan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kepatuhan syariah pada produk pembiayaan di BPRS Balerong Bunta, Rao-Rao, Batusangkar, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul dalam proses penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak internal BPRS Balerong Bunta, observasi langsung, serta studi dokumentasi terhadap laporan dan dokumen pendukung terkait produk pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum BPRS Balerong Bunta telah berupaya menerapkan prinsip kepatuhan syariah dalam produk pembiayaannya melalui penggunaan akad-akad yang sesuai dengan fatwa DSN-MUI dan pengawasan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman mendalam mengenai prinsip syariah, rendahnya literasi syariah nasabah, serta kondisi keuangan bank yang belum stabil. Meskipun demikian, penerapan kepatuhan syariah telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan transparansi, kualitas pembiayaan, dan kepercayaan nasabah, sehingga menjadi dasar penting bagi perbaikan dan penguatan tata kelola BPRS ke depan.</p> <p><em>Sharia People's Financing Bank (BPRS) is a financial institution that operates based on sharia principles, so all of its operational activities must comply with sharia compliance regulations. Adherence to sharia principles plays an important role in maintaining public trust, institutional credibility, and the integrity of the sharia bank, especially in financing products, which are the main activities of BPRS. Nevertheless, in its implementation, various problems are still encountered related to the application of sharia compliance, whether concerning the execution of contracts, operational processes, or supervisory functions. Based on these conditions, this study aims to examine the implementation of sharia compliance in financing products at BPRS Balerong Bunta, Rao-Rao, Batusangkar, and to identify various obstacles that arise in the application process. This study uses a qualitative research method with a descriptive approach. Data was obtained through interviews with internal parties of BPRS Balerong Bunta, direct observation, and document studies on reports and supporting documents related to financing products. The research results indicate that, in general, BPRS Balerong Bunta has made efforts to implement the principles of Sharia compliance in its financing products through the use of contracts that comply with DSN-MUI fatwas and supervision by the Sharia Supervisory Board (DPS). However, in practice, some challenges are still encountered, such as the limited human resources with a deep understanding of Sharia principles, low Sharia literacy among customers, and the bank's unstable financial condition. Nevertheless, the implementation of Sharia compliance has had a positive impact on improving transparency, the quality of financing, and customer trust, thus serving as an important foundation for the improvement and strengthening of BPRS governance in the future.</em></p> Lisda Martiza Dira, Rika Widianita Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23634 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS TREN DAN KETERGANTUNGAN IMPOR KOMODITAS ELEKTRONIK INDONESIA DARI KOREA SELATAN BERDASARKAN DATA BADAN PUSAT STATISTIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23386 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan tingkat ketergantungan impor komoditas elektronik Indonesia dari Korea Selatan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2023–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis tren, fluktuasi bulanan, dan perbandingan antar tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impor HS 85 mengalami penurunan tipis dari tahun 2023 hingga 2025, namun secara umum tetap berada pada tingkat yang tinggi dan stabil. Fluktuasi bulanan menunjukkan pola peningkatan signifikan pada bulan Maret dan Mei yang dipengaruhi oleh siklus produksi industri, permintaan manufaktur, serta dinamika rantai pasok global. Ketergantungan impor dipengaruhi oleh keunggulan teknologi Korea Selatan, kebutuhan industri domestik, integrasi rantai pasok internasional, serta kebijakan IK-CEPA. Kesimpulannya, Indonesia masih memiliki ketergantungan struktural terhadap impor elektronik dari Korea Selatan yang sulit berkurang dalam jangka pendek.</p> <p><strong><em>−</em></strong><em> This study aims to analyze trends and levels of dependence on Indonesian electronic commodity imports from South Korea based on data from the Central Statistics Agency (BPS) for the 2023–2025 period. The method used is descriptive quantitative, with trend analysis, monthly fluctuations, and inter-annual comparisons. The results show that HS 85 imports experienced a slight decline from 2023 to 2025, but generally remained at a high and stable level. Monthly fluctuations show a significant increase in March and May, influenced by the industrial production cycle, manufacturing demand, and global supply chain dynamics. Import dependence is influenced by South Korea's technological superiority, domestic industrial needs, international supply chain integration, and the IK-CEPA policy. In conclusion, Indonesia still has a structural dependence on electronic imports from South Korea that is difficult to reduce in the short term.</em></p> Vira Dewi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23386 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR KOMODITAS KARET INDONESIA KE JEPANG TAHUN 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23557 <p>perkembangan ekspor dan impor karet antara Indonesia dan Jepang selama tahun 2025. Data yang digunakan berupa data bulanan dari Januari sampai Desember 2025. Pendekatan yang dipakai adalah deskriptif kuantitatif dengan fokus pada pengamatan pola serta arah pergerakan data. Dari hasil analisis, terlihat bahwa nilai ekspor karet Indonesia ke Jepang cenderung meningkat dari awal hingga akhir tahun, walaupun sempat mengalami penurunan kecil di beberapa bulan. Sementara itu, nilai impor menunjukkan pergerakan yang naik turun dan tidak terlalu konsisten. Jika dibandingkan, nilai ekspor selalu lebih besar daripada impor, sehingga kondisi perdagangan menunjukkan adanya kelebihan (surplus) di pihak Indonesia. Hal ini menandakan bahwa karet masih menjadi komoditas penting dalam hubungan dagang kedua negara.</p> Claudia Amelia Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23557 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI PETANI KELAPA SAWIT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DI DESA TUNAS HARAPAN KABUPATEN PASAMAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23453 <p>Strategi petani kelapa sawit dalam meningkatkan pendapatan petani kelapa sawit telah berperan dalam pendapat masyarakat pendesaan khususnya didesa Tunas Harapan kecamatan Rao Selatan. Pada umumnya petani didesa Tunas Harapan mempunyai perkebunan kelapa sawit miliknya sendiri. Subsektor pertanian adalah salah satu sektor ekonomi yang terpenting bagi masyarakat desa Tunas Harapan karena mempengaruhi tingkat pendapatan masyarakat yang berprofesi sebagai penghasil kelapa sawit. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif, objek penelitian ini adalah Petani Kelapa Sawit di Desa Tunas Harapan. Pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah melalui Analisis SWOT. Tahapan yang dilakukan yaitu dengan megidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal melalui wawancara, setelah itu dianalisa dengan menggunakan Matrik IFE, Matrik EFE, Matrik SWOT dan Analisis Tabel Bobot SWOT. Dari Hasil Penelitian ada empat Strategi S-O (Strength Opportunities) yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa sawit di desa tunas harapan 1) Memanfaatkan penggunaan lahan yang lebih efektif dengan adanya peminjaman modal, 2) Melakukan komunikasi ke seluruh agen terkait harga yang ditawarkan sehingga penjualan TBS dilakukan pada harga paling tinggi, 3) Memanfaatkan teknologi dengan penanaman bibit unggul dan memanfaatkan lahan kosong dan 4 ) Meningkatkan produksi untuk memenuhi pasar minyak kelapa sawit dunia yang tinggi.</p> <p><em>Oil palm farmers' strategies for increasing their income have influenced the opinions of rural communities, particularly in Tunas Harapan Village, Rao Selatan District. Most farmers in Tunas Harapan Village own their own oil palm plantations. The agricultural subsector is one of the most important economic sectors for the Tunas Harapan community because it influences the income levels of those who work as oil palm producers. The research method used is descriptive qualitative field research, the object of this research is Palm Oil Farmers in Tunas Harapan Village. Data collection used through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is through SWOT Analysis. The stages carried out are by identifying internal and external factors through interviews, after which they are analyzed using the IFE Matrix, EFE Matrix, SWOT Matrix and SWOT Weight Table Analysis. From the research results there are four S-O (Strength Opportunities) Strategies that can be applied to increase the income of palm oil farmers in Tunas Harapan Village: 1) Utilizing more effective land use with capital loans, 2) Communicating to all agents regarding the prices offered so that FFB sales are carried out at the highest price, 3) Utilizing technology by planting superior seeds and utilizing empty land and 4) Increasing production to meet the high world palm oil market.</em></p> Anggi Loren, Hesi Eka Puteri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23453 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KESESUAIAN SISTEM KOMPENSASI DALAM PENENTUAN PENGUPAHAN KARYAWAN PADA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) PT XYZ DI KOTA BOGOR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23632 <p>Sistem kompensasi merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi motivasi dan kinerja karyawan dalam suatu perusahaan. Permasalahan yang sering terjadi pada usaha kecil menengah adalah ketidaksesuaian sistem kompensasi dengan kontribusi dan beban kerja karyawan sehingga dapat menurunkan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian sistem kompensasi dalam penentuan pengupahan karyawan pada usaha kecil menengah PT XYZ di Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan karyawan PT. XYZ serta data sekunder dari studi pustaka. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode Eckenrode untuk menentukan bobot kepentingan setiap faktor dalam evaluasi jabatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kompensasi didasarkan pada sepuluh faktor penentu dengan pengalaman kerja memiliki bobot kepentingan tertinggi sebesar 24,9 persen diikuti pendidikan formal sebesar 18,3 persen. Analisis nilai jabatan menghasilkan rentang yang signifikan, di mana jabatan manajer umum memiliki nilai tertinggi sebesar 1000 poin. Evaluasi juga menunjukkan ketidaksesuaian antara gaji aktual dan rekomendasi sehingga menghasilkan usulan kenaikan total anggaran gaji sebesar 4,39 persen.</p> <p><em>Compensation systems are an important factor influencing employee motivation and performance within a company. A common problem in small and medium enterprises is the mismatch between compensation systems and employees’ contributions and workloads, which can reduce work motivation. This study aims to analyze the suitability of the compensation system in determining employee wages at the small and medium enterprise PT XYZ in Bogor City. This research uses a quantitative descriptive approach with primary data obtained through interviews with employees of PT XYZ and secondary data from literature studies. The collected data were analyzed using the&nbsp; method to determine the weight of importance for each factor in job evaluation. The results indicate that the compensation system is based on ten determining factors, with work experience having the highest importance weight of 24,9%, followed by formal education at 18,3%. The job value analysis shows a significant range, where the general manager position has the highest value of 1000 points, reflecting greater responsibility and complexity. The evaluation also indicates a discrepancy between the actual salaries and the recommended salaries generated by Eckenrode method, resulting in a proposed increase in the total salary budget of 4,39%.</em></p> Felicia Setiawan, Anjelly Cantika Putriku Makmur, Syavira Nur Harriza, Faiz Arrazi Ridwansyah, Melia Khansa Rafani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23632 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE, KINERJA KEUANGAN, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT PADA PERUSAHAAN SEKTOR BASIC MATERIALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2022 - 2024 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23096 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Komisaris Independen, Return on Assets (ROA), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) pada perusahaan sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Dari 27 perusahaan yang menjadi populasi, diperoleh 20 perusahaan sebagai sampel dengan 60 observasi, yang setelah dilakukan pengujian outlier menjadi 51 observasi. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Komisaris Independen dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Sustainability Report Disclosure Index (SRDI), sedangkan Return on Assets (ROA) berpengaruh signifikan negatif terhadap SRDI. Secara simultan, Komisaris Independen, ROA, dan DER berpengaruh terhadap SRDI. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,125 menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan SRDI sebesar 12,5%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian.</p> <p><em>This study aims to examine the effect of Independent Commissioners, Return on Assets (ROA), and Debt to Equity Ratio (DER) on the Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) of Basic Materials sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. This research employed a quantitative method using a purposive sampling technique. From a population of 27 companies, 20 companies were selected as samples, resulting in 60 observations, which were reduced to 51 observations after outlier testing. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results show that Independent Commissioners and Debt to Equity Ratio (DER) have no significant effect on the Sustainability Report Disclosure Index (SRDI), while Return on Assets (ROA) has a significant negative effect on SRDI. Simultaneously, Independent Commissioners, ROA, and DER significantly affect SRDI. The Adjusted R Square value of 0.125 indicates that the independent variables explain 12.5% of the variation in SRDI, while the remaining 87.5% is explained by other variables outside the research model.</em></p> Natasha Claudia, Mutiara Maimunah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23096 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 DINAMIKA EKSPOR–IMPOR KOMODITAS PERKEBUNAN INDONESIA DI ASIA: PENDEKATAN REVEALED COMPARATIVE ADVANTAGE DAN TRADE SPECIALIZATION INDEX TAHUN 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23530 <p>Perdagangan komoditas perkebunan merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia yang berkontribusi terhadap devisa negara dan stabilitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ekspor–impor komoditas perkebunan Indonesia dengan mitra dagang utama di kawasan Asia serta mengkaji tingkat daya saing dan spesialisasi perdagangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data cross-section tahun 2025 yang diperoleh dari UN Comtrade. Analisis dilakukan menggunakan indikator Revealed Comparative Advantage (RCA), Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA), Trade Specialization Index (TSI), dan Import Share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa China dan India merupakan pasar utama ekspor dengan nilai RCA tertinggi masing-masing sebesar 0,335 dan 0,283. Namun demikian, seluruh nilai RCA berada di bawah satu (RCA &lt; 1), yang mengindikasikan bahwa Indonesia belum memiliki keunggulan komparatif yang kuat dalam ekspor komoditas perkebunan di pasar Asia. Nilai TSI yang dominan positif (0,22–0,81) menunjukkan bahwa Indonesia berperan sebagai eksportir komoditas perkebunan. Struktur impor menunjukkan adanya ketergantungan pada negara tertentu seperti India (24,32%), Thailand (16,22%), dan Malaysia (13,51%). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun Indonesia memiliki peran penting sebagai eksportir, struktur perdagangan masih terkonsentrasi dan berpotensi menimbulkan risiko ketergantungan. Oleh karena itu, diperlukan strategi diversifikasi pasar dan penguatan hilirisasi industri untuk meningkatkan daya saing dan ketahanan ekonomi nasional.</p> <p>Trade in plantation commodities is one of the strategic sectors in Indonesia’s economy, contributing significantly to foreign exchange earnings and economic stability. This study aims to analyze the export–import dynamics of Indonesia’s plantation commodities with its major trading partners in Asia, as well as to assess the level of competitiveness and trade specialization. The research employs a quantitative descriptive approach using cross-sectional data for the year 2025 obtained from UN Comtrade. The analysis utilizes several indicators, namely Revealed Comparative Advantage (RCA), Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA), Trade Specialization Index (TSI), and Import Share. The results indicate that China and India are the main export markets, with the highest RCA values of 0.335 and 0.283, respectively. The predominantly positive TSI values (0.22–0.81) suggest that Indonesia acts as an exporter of plantation commodities. However, the import structure reveals a dependency on certain countries such as India (24.32%), Thailand (16.22%), and Malaysia (13.51%). These findings imply that although Indonesia does not yet possess a strong comparative advantage in exporting plantation commodities, the trade structure remains concentrated and may pose dependency risks. Therefore, strategies such as market diversification and industrial downstreaming are necessary to enhance national economic resilience.</p> Erwin Saputra Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23530 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI PENILAIAN JAMINAN AKAD MURABAHAH PADA PEMBIAYAAN KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH (STUDI KASUS DI KB BANK SYARIAH CABANG BUKITTINGGI) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23438 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya pihak yang belum memahami aspek-aspek yang harus dinilai sebelum dilaksanakannya transaksi jual beli dalam akad murabahah, khususnya pada pembiayaan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Minimnya pemahaman nasabah dapat menimbulkan potensi risiko dalam pembiayaan, di mana kegagalan memenuhi kewajiban dapat memaksa bank menanggung kerugian sekaligus menghadapi kesulitan dalam melego agunan berupa rumah yang bermasalah. Penelitian ini diarahkan untuk menelaah mekanisme evaluasi jaminan dalam akad murabahah pada skema KPR di lembaga perbankan syariah. Evaluasi jaminan merupakan komponen krusial dalam penerapan prinsip kehati-hatian, berfungsi sebagai instrumen pengendalian risiko agar bank mampu menanggulangi kemungkinan gagal bayar oleh nasabah, khususnya pada KB Bank Syariah. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode lapangan, meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta telaah dokumen. Temuan menunjukkan bahwa prosedur penilaian jaminan dalam pembiayaan KPR berbasis murabahah telah dilaksanakan sesuai ketentuan syariah dan pedoman internal bank, dengan tujuan memastikan nilai agunan memadai sekaligus mengurangi risiko kerugian. Oleh karena itu, kehati-hatian yang cermat sangat diperlukan sebelum pengesahan akad murabahah, menegaskan bahwa evaluasi jaminan tidak hanya esensial bagi penerapan prinsip kehati-hatian, tetapi juga berperan sebagai pelindung bank apabila nasabah gagal memenuhi kewajiban finansialnya.</p> <p><em>This inquiry is propelled by the observation that numerous stakeholders exhibit a deficient grasp of the multifaceted considerations requisite prior to effectuating a sale-and-purchase engagement under a murabahah covenant, particularly within the ambit of Home Ownership Financing (Kredit Kepemilikan Rumah/KPR). Such epistemic lacuna engenders latent exposure to pecuniary hazards, wherein the client’s incapacity to discharge financial obligations imposes upon the banking institution the onus of potential fiscal attrition and complicates the alienation of collateralized dwellings categorized as non-performing assets. The present study endeavors to scrutinize the operationalization of collateral appraisal within murabahah accords for KPR financing in the Islamic banking milieu. Appraisal of collateral constitutes an indispensable vector in the enactment of prudential precepts, functioning as an instrument to circumscribe financing perils and enable banks, notably KB Bank Syariah, to preempt possible client default. Employing a qualitative schema with a field-oriented investigative approach, data were amassed through meticulous observation, dialogic interviews, and archival documentation. The results evince that collateral evaluation in KPR financing via murabahah undertakings has been executed consonant with Sharia dictates and internal banking protocols, ensuring sufficiency of collateral valuation and effectuating risk mitigation. Accordingly, an elevated degree of circumspection is imperative prior to the ratification of murabahah agreements, underscoring that collateral appraisal is quintessential for buttressing prudential governance and safeguarding against financing contingencies. Collateral thus operates as a bulwark safeguarding the institution should the obligor default on pecuniary commitments.</em></p> Shodiq Qul Amin , Andis Febrian Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23438 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN LOCUS OF CONTROL TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI MAHASISWA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23615 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi pada seluruh mahasiswa aktif jurusan Pendidikan Ekonomi angkatan 2022-2025, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya yaitu mengenai pengelolaan keuangan pribadi yang dijalani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan locus of control terhadap pengelolaan keuangan pribadi seluruh mahasiswa aktif pendidikan ekonomi angkatan 2022-2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengn metode survey, dan dengan desain eksplanatory (explanatory reseach design), serta teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner (angket). Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi angkatan 2022-2025 yang berjumlah 556 orang, kemudian pengambilan sampel sebanyak 233. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik probability sampling jenis proportionate stratified random sampling. Hasil penelitian ini secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi, kemudian locus of control berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Sedangkan secara simultan (uji F) literasi keuangan dan locus of control secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi pada seluruh mahasiswa aktif&nbsp; jurusan pendidikan ekonomi angkatan 2022-2025. Berdasarkan uji koefisien determinasi, pada penelitian ini diperoleh nilai R square sebesar 0,481 yang artinya kedua variabel bebas tersebut memiliki pengaruh sebesar 48,1% terhadap variabel terikat.</p> Wima Winasari, Raden Roro Suci Nurdianti, Gugum Gumilar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23615 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS STRATEGIS & DAMPAK EKONOMI MULTINATIONAL COMPANY (MNC) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23029 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh perusahaan multinasional (Multinational Company/MNC) dalam menghadapi persaingan global serta mengkaji dampak ekonominya terhadap negara tempat perusahaan tersebut beroperasi. Perusahaan multinasional memiliki peran penting dalam perekonomian dunia melalui investasi, transfer teknologi, penciptaan lapangan kerja, dan perluasan pasar internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah, jurnal, buku, dan laporan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang diterapkan MNC meliputi ekspansi pasar global, diferensiasi produk, efisiensi operasional, inovasi teknologi, serta adaptasi terhadap kondisi pasar lokal. Selain itu, keberadaan MNC memberikan dampak ekonomi positif berupa peningkatan investasi asing, pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan transfer pengetahuan. Namun demikian, terdapat pula dampak negatif seperti meningkatnya persaingan bagi perusahaan lokal, ketergantungan ekonomi, dan potensi eksploitasi sumber daya. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pemerintah yang mampu mengoptimalkan manfaat keberadaan MNC sekaligus meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkannya bagi perekonomian nasional.</p> <p><em>This study aims to analyze the strategies implemented by Multinational Companies (MNCs) in facing global competition and to examine their economic impacts on host countries. Multinational companies play a significant role in the global economy through foreign investment, technology transfer, job creation, and international market expansion. The research employs a qualitative descriptive approach through a literature review of various scientific sources, journals, books, and economic reports. The findings indicate that the main strategies adopted by MNCs include global market expansion, product differentiation, operational efficiency, technological innovation, and adaptation to local market conditions. Furthermore, the presence of MNCs generates positive economic impacts such as increased foreign direct investment, economic growth, employment opportunities, and knowledge transfer. However, it may also create negative effects, including intensified competition for local firms, economic dependency, and potential resource exploitation. Therefore, government policies are needed to maximize the benefits of MNC operations while minimizing their adverse effects on the national economy.</em></p> Nanda Khofifah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23029 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 TYPOLOGY OF USER COMPLAINTS IN ONLINE CUSTOMER REVIEWS ON THE INDONESIAN SHOPEE APPLICATION https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23493 <p><em>This study aims to identify the typology of user complaints in online customer reviews on the Indonesian Shopee application. The dataset consists of 67,600 user reviews collected from the Google Play Store during the period of January 24–April 13, 2026. The research employs a quantitative content analysis approach by utilizing ratings, review content, number of user supports, application versions, and platform responses. The findings are expected to reveal the main categories of user complaints, including shipping, application errors, payment issues, products, promotions, accounts, customer service, and experiences related to advertisements or additional features. These findings contribute to a better understanding of user experiences within app-based e-commerce platforms.</em></p> Camelia Rizki Agrina, Desty Hapsari Kirana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23493 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS MANAGING CUSTOMER LIFECYCLE DALAM MENINGKATKAN CUSTOMER RETENTION DAN DEVELOPMENT PADA NASI KARI WINDSOR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23673 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Managing Customer Lifecycle dalam meningkatkan customer retention dan customer development pada Nasi Kari Windsor. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan framework Customer Relationship Management yang meliputi customer acquisition, customer conversion, customer retention, customer development, dan customer loyalty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nasi Kari Windsor telah menerapkan sebagian besar tahapan Managing Customer Lifecycle melalui promosi media sosial, pelayanan yang berkualitas, komunikasi langsung dengan pelanggan, serta penawaran produk tambahan. Namun, implementasi hubungan pelanggan masih menghadapi beberapa kendala, seperti belum adanya database pelanggan, program loyalitas yang terstruktur, dan pemanfaatan teknologi yang belum optimal. Oleh karena itu, pengembangan strategi CRM berbasis data diperlukan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dan mendukung keberlanjutan usaha.</p> <p><em>This study aims to analyze the implementation of Managing Customer Lifecycle in improving customer retention and customer development at Nasi Kari Windsor. The research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The analysis was conducted based on the Customer Relationship Management framework, which includes customer acquisition, customer conversion, customer retention, customer development, and customer loyalty. The findings indicate that Nasi Kari Windsor has implemented most stages of the customer lifecycle through social media promotion, quality service, direct customer communication, and additional product offerings. However, several challenges remain, including the absence of a customer database, lack of a structured loyalty program, and limited utilization of technology. Therefore, developing a data-driven CRM strategy is necessary to enhance customer loyalty and support long-term business sustainability.</em></p> Golan Hasan, Jason Lim Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23673 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENYUSUNAN ANGGARAN KOMPREHENSIF DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PERENCANAAN LABA PADA CV. ABADI TIGA MANDIRI AYUDES AMBON https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23425 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyusunan anggaran komprehensif dalam meningkatkan efektivitas perencanaan laba pada CV. Abadi Tiga Mandiri Ayudes Ambon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyusunan anggaran yang terencana dan sistematis sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen dalam mencapai target laba perusahaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan anggaran dilakukan secara sistematis dengan melibatkan pimpinan, bagian keuangan, pemasaran, dan operasional. Anggaran yang disusun meliputi anggaran penjualan, anggaran operasional, anggaran kas, dan anggaran laba rugi yang digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Anggaran juga berperan sebagai alat perencanaan, pengendalian, koordinasi, dan evaluasi dalam pencapaian target laba. Meskipun terdapat kendala seperti perubahan kondisi pasar dan kenaikan biaya operasional, perusahaan secara rutin melakukan evaluasi untuk mengatasi penyimpangan yang terjadi. Dengan demikian, penyusunan anggaran komprehensif terbukti memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan efektivitas perencanaan laba serta mendukung pengambilan keputusan manajemen yang lebih tepat dan efisien.</p> <p><em>This study aims to analyze the preparation of a comprehensive budget in improving the effectiveness of profit planning at CV. Abadi Tiga Mandiri Ayudes Ambon. The research is motivated by the importance of planned and systematic budgeting as a basis for management decision-making in achieving the company's profit targets. The method used is descriptive qualitative research with a case study approach. Data were obtained through interviews, observation, and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results show that budgeting is carried out systematically involving leadership, finance, marketing, and operational departments. The budgets prepared include sales, operational, cash, and profit-loss budgets used as guidelines in running company activities. The budget also serves as a planning, controlling, coordinating, and evaluating tool in achieving profit targets. Although there are obstacles such as changes in market conditions and increases in operational costs, the company routinely conducts evaluations to address deviations. Thus, comprehensive budgeting has proven to make a positive contribution to improving the effectiveness of profit planning and supporting more precise and efficient management decision-making.</em></p> Rita J D Atarwaman , Nur Hikmah Helida Amahoru, Muhamad Hamzah Fanath, Rahman Mappa , Syaiful Rumaday, Joan Levina Lenunduan , Jersey Marschal Hursepuny Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23425 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) “MANDIRI SEJAHTERA” DI DESA KARANGKEMIRI KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23589 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mandiri Sejahtera di Desa Karangkemiri, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, guna mengidentifikasi praktik terbaik mendukung kemandirian desa. Penelitian ini menggunakan teori POAC George R. Terry yaitu: planing, organizing, actuating, dan controlling. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap stakeholder terkait. Hasil menunjukan bahwa BUMDes “Mandiri Sejahtera” telah menerapkan fungsi-fungsi manajemen dengan baik. Hal ini terbukti dengan aspek perencanaan yang partisipatif yaitu masyarakat desa terlibat dan terintegrasi dengan RPJMDesa, aspek organisasi dengan struktur hierarkis yang jelas terlihat dalam pembagian tugas yang sesuai dengan kemampuan, aspek pelaksanaan sudah cukup baik, melalui pengembangan beberapa unit usaha yang sudah dilaksanakan, pengendalian maupun pengawasan dilakukan berlapis melalui laporan bulanan/triwulanan, evaluasi kinerja setiap minggu dan sanksi bertingkat (SP 1-3 hingga pemecatan) meskipun terkendala keterbatasan modal, fluktuasi pendapatan, dan akses manfaat belum merata.</p> <p><em>This study aims to analyze the management of the Mandiri Sejahtera Village-Owned Enterprise (BUMDes) in Karangkemiri Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, in order to identify best practices to support village independence. This study uses George R. Terry's POAC theory, namely: planning, organizing, actuating, and controlling. The descriptive qualitative research method with a case study method and data collection techniques through in-depth interviews with relevant stakeholders. The results show that the BUMDes "Mandiri Sejahtera" has implemented management functions well. This is evidenced by the participatory planning aspect, namely the village community is involved and integrated with the RPJMDesa, the organizational aspect with a clear hierarchical structure seen in the division of tasks according to ability, the implementation aspect is quite good, through the development of several business units that have been implemented, control and supervision are carried out in layers through monthly/quarterly reports, weekly performance evaluations and tiered sanctions (SP 1-3 to dismissal) despite being constrained by limited capital, income fluctuations, and unequal access to benefits.</em></p> Nisa Ul Fadilah, Chamid Sutikno, Zaula Rizqi Atika, Ariesta Amanda, Permana Pribadi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23589 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI PRINSIP HALAL, RIBA, GHARAR, DAN MAYSIR PADA UMKM MAKANAN DI KOTA PALEMBANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/22817 <p>Sektor UMKM makanan di Kota Palembang memegang peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjadi ciri khas kuliner Sumatera Selatan. Meskipun demikian, penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam praktik usaha masih belum sepenuhnya optimal, terutama berkaitan dengan aspek kehalalan produk, penghindaran riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan keempat prinsip tersebut pada aktivitas usaha, sistem permodalan, serta strategi pemasaran UMKM makanan di Kota Palembang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan penyebaran kuesioner kepada lima pelaku usaha kuliner khas Palembang yang dipilih sebagai informan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan prinsip halal telah mengalami perkembangan, walaupun sebagian besar pelaku usaha masih memaknainya sebatas pada penggunaan bahan baku halal. Selain itu, mayoritas UMKM cenderung menghindari praktik riba dengan memanfaatkan modal pribadi maupun bantuan keluarga dibandingkan pinjaman berbunga. Dalam praktik transaksi, unsur gharar ditekan melalui keterbukaan harga dan kejujuran dalam proses penimbangan produk. Sementara itu, kesadaran terhadap larangan maysir tergolong cukup baik, terlihat dari penolakan pelaku usaha terhadap penggunaan sistem undian atau praktik yang bersifat spekulatif. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan adanya peningkatan literasi ekonomi syariah bagi pelaku UMKM, perluasan akses terhadap lembaga pembiayaan berbasis syariah, serta penguatan program pendampingan dari instansi terkait agar tercipta usaha kuliner yang lebih sesuai dengan prinsip Islam dan mampu berkembang secara berkelanjutan.</p> <p><em>The food MSME sector in Palembang City plays an important role in supporting regional economic growth while also representing the culinary identity of South Sumatra. However, the implementation of Islamic economic principles in business practices has not been fully optimized, particularly regarding product halalness, the prohibition of riba, gharar, and maysir. This study aims to examine the application of these four principles in business activities, capital systems, and marketing strategies among food MSMEs in Palembang City. This research employed a descriptive qualitative method, with data collected through semi-structured interviews, field observations, and questionnaires distributed to five selected informants operating traditional Palembang culinary businesses. The findings reveal that the implementation of halal principles has improved, although most business owners still interpret halal primarily in terms of raw materials. In addition, the majority of MSMEs tend to avoid riba practices by relying on personal capital and family funding instead of interest-based loans. In transaction practices, elements of gharar are minimized through price transparency and honesty in product measurement. Meanwhile, awareness regarding the prohibition of maysir is relatively high, as reflected in the rejection of lottery systems and speculative practices by business owners. Based on these findings, this study recommends strengthening Islamic economic literacy among MSME actors, expanding access to sharia-based financing institutions, and enhancing assistance programs from relevant institutions in order to create culinary businesses that are more aligned with Islamic principles and capable of sustainable development.</em></p> Putri Rahmadyah, Yuleha, Shinta Nur Anggraini, Intan Puji Wara, Maya Panorama Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/22817 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN BERBASIS STRUKTUR ORGANISASI DALAM MENILAI KINERJA PUSAT TANGGUNG JAWAB PADA STASIUN PSDKP AMBON https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23464 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum jelasnya pemisahan biaya terkendali dan biaya tidak terkendali dalam sistem pelaporan biaya operasional pada Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Ambon. Kondisi tersebut dapat menyulitkan penilaian kinerja pusat tanggung jawab, khususnya pada biaya patroli laut, logistik, bahan bakar, dan pemeliharaan armada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi pertanggungjawaban berbasis struktur organisasi dalam menilai kinerja pusat tanggung jawab pada Stasiun PSDKP Ambon. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kualitatif, didukung data rekapitulasi dokumen Standar Laik Operasi (SLO) periode Januari-April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun PSDKP Ambon telah memiliki struktur organisasi, proses penyusunan anggaran, kode akun, dan sistem pelaporan yang cukup mendukung penerapan akuntansi pertanggungjawaban. Namun, penggolongan biaya terkendali dan biaya tidak terkendali belum diterapkan secara tegas. Dari sisi output, pelayanan SLO menunjukkan capaian yang cukup baik dengan diterbitkannya 185 dokumen SLO kapal penangkap dan 87 dokumen SLO kapal pengangkut. Oleh karena itu, penerapan akuntansi pertanggungjawaban perlu diperkuat pada aspek penggolongan biaya agar penilaian kinerja pusat tanggung jawab dapat dilakukan secara lebih tepat.</p> Rita J D Atarwaman , Nur Hikmah Helida Amahoru, Mursaid Rumakur, Diva Ekaristi Hehanussa , Chrallita Oliva Sinay, Siti Nur Indah Marsaoly, Khusnul Hasanah Salamena, Yahya Rumateor Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23464 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF DARI PERDAGANGAN INTERNASIONAL INDONESIA DI SEKTOR PERTANIAN, SERTA PELUANG, ANCAMAN, TANTANGAN DAN SOLUSI DARI KEBIJAKAN IMPOR BERAS DARI MYANMAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23641 <p>Indonesia sebagai negara agraris menempatkan beras sebagai komoditas utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Namun, keterbatasan produksi domestik mendorong pemerintah untuk membuka kebijakan impor beras, salah satunya dari Myanmar. Fenomena ini mencerminkan dinamika perdagangan internasional, di mana negara saling melengkapi kebutuhan melalui mekanisme ekspor-impor sesuai prinsip keunggulan komparatif. Kajian ini bertujuan menganalisis pengaruh impor beras dari Myanmar terhadap perekonomian Indonesia, dengan menyoroti dampak positif, dampak negatif, tantangan, peluang, serta solusi kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa impor beras berperan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga, sekaligus memperkuat hubungan dagang antarnegara. Namun, kebijakan ini juga menimbulkan tantangan berupa tekanan terhadap petani lokal, potensi ketergantungan pada pasokan luar negeri, serta dilema antara proteksi dan liberalisasi perdagangan.Solusi yang ditawarkan mencakup peningkatan produktivitas pertanian, modernisasi teknologi budidaya, serta kebijakan perdagangan yang seimbang antara kepentingan konsumen dan perlindungan produsen. Dengan demikian, perdagangan internasional tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai peluang untuk memperkuat daya saing ekonomi dan ketahanan pangan berkelanjutan.</p> <p><em>As an agrarian country, Indonesia regards rice as a key commodity in maintaining national food security. However, limitations in domestic production have prompted the government to adopt rice import policies, including imports from Myanmar. This phenomenon reflects the dynamics of international trade, in which countries complement each other’s needs through export-import mechanisms in accordance with the principle of comparative advantage.This study aims to analyze the impact of rice imports from Myanmar on the Indonesian economy, highlighting the positive and negative impacts, challenges, opportunities, and policy solutions. The analysis reveals that rice imports play a role in maintaining supply and price stability while strengthening bilateral trade relations. However, this policy also poses challenges, including pressure on local farmers, the potential for reliance on foreign supplies, and the dilemma between trade protection and liberalization.The proposed solutions include increasing agricultural productivity, modernizing farming technology, and implementing trade policies that balance consumer interests with producer protection. Thus, international trade serves not only as a means of meeting food needs but also as an opportunity to strengthen economic competitiveness and sustainable food security.</em></p> Ayumia Hutasoit Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23641 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 MEMBANGUN MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN PADA UMKM MITRA CABE IJO DI KOTA BATAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23398 <p>Artikel ini mengkaji meme internet sebagai kemungkinan bentuk sastra rakyat baru melalui perspektif filsafat sastra. Argumen utama artikel ini adalah bahwa meme tidak dapat direduksi sebagai lelucon ringan atau gambar lucu di media sosial. Dalam kondisi tertentu, meme bekerja sebagai praktik sastra vernakular yang memadatkan humor, kritik sosial, ingatan kolektif, dan makna digital yang terus bergerak. Dengan menggunakan metode studi literatur kualitatif, artikel ini menyintesiskan kajian tentang folklor, budaya digital, hermeneutika, semiotika, intertekstualitas, dan karnavalesk. Hasil kajian menunjukkan bahwa meme memiliki kemiripan dengan sastra rakyat karena beredar secara kolektif, mengalami transformasi anonim atau semi-anonim, bersifat formulaik tetapi terbuka terhadap variasi, serta bertumpu pada pengalaman sosial bersama. Namun, tidak semua meme layak disebut sastra. Meme menjadi sastra rakyat baru hanya apabila memiliki kepadatan estetis, sirkulasi komunal, kekuatan simbolik, keterbukaan tafsir, dan daya kritik. Humor dalam meme berfungsi sebagai interupsi filosofis yang mengguncang makna dominan, membuka kontradiksi sosial, dan mendemokratisasi kritik. Meski demikian, meme juga bersifat ambivalen karena dapat mereproduksi kebencian, disinformasi, penyederhanaan realitas, dan komodifikasi algoritmik. Oleh sebab itu, meme perlu dibaca bukan sekadar sebagai hiburan populer, melainkan sebagai bentuk sastra digital yang diperebutkan dalam arena makna, kuasa, dan kebenaran.</p> <p><em>This article examines internet memes as a possible form of new folk literature through the perspective of philosophy of literature. The central argument is that memes should not be reduced to trivial jokes or decorative digital images; rather, under certain conditions, they operate as vernacular literary practices that condense humor, social criticism, collective memory, and unstable digital meaning. Using a qualitative literature review, this study synthesizes works on folklore, digital culture, hermeneutics, semiotics, intertextuality, and the carnivalesque. The analysis shows that memes resemble folk literature because they are collectively circulated, anonymously or semi-anonymously transformed, formulaic yet open to variation, and rooted in shared social experience. However, memes are not automatically literature. A meme becomes new folk literature only when it has aesthetic condensation, communal circulation, symbolic density, interpretive openness, and critical force. The article further argues that meme humor functions as a philosophical interruption: it destabilizes dominant meanings, exposes contradictions, and democratizes criticism. At the same time, memes are ethically ambivalent because they may reproduce hatred, misinformation, simplification, and algorithmic commodification. Therefore, memes must be read not merely as popular entertainment but as a contested digital literary form in which society negotiates meaning, power, and truth.</em></p> Golan Hasan, Sefryansah, Fitzpatrick Ferdinand Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23398 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS DALAM MENINGKATKAN CITRA PRODUK TRADISIONAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF BISNIS ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23558 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi UMKM produk tradisional seperti Karupuak Sala Bajaso dalam mempertahankan eksistensi dan citra produk di tengah maraknya persaingan camilan modern serta rendahnya minat generasi muda terhadap kuliner lokal. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi serta memahami pelaksanaan strategi Marketing Public Relations (MPR), mengidentifikasi hambatan yang menghalangi penerapannya, dan menganalisis efektivitas model strategi MPR yang diterapkan untuk meningkatkan citra Karupuak Sala Bajaso sebagai kuliner khas dari Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Karupuak Sala Bajaso telah berhasil dalam memperbaiki citra produknya dengan menggunakan pendekatan Tiga Strategi dari Thomas L. Harris. Pertama, strategi dorong dilakukan dengan inovasi dalam kemasan premium dan memperluas jaringan distribusi di toko oleh-oleh serta lokasi bandara. Kedua, strategi tarik diwujudkan melalui penggunaan media sosial dan testimoni konsumen untuk membangkitkan minat publik secara luas. Ketiga, strategi mempengaruhi dijalankan melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan kompetisi kuliner, di mana produk ini berhasil meraih penghargaan di tingkat provinsi. Kombinasi ketiga strategi ini tak hanya meningkatkan penjualan tetapi juga mengubah pandangan masyarakat terhadap Karupuak Sala, dari sekadar jajanan pasar menjadi produk oleh-oleh yang profesional dan bergengsi dengan nilai budaya yang tinggi. Temuan dari penelitian ini menekankan pada pentingnya kolaborasi antara kualitas produk tradisional dengan metode komunikasi pemasaran modern untuk memastikan keberlanjutan ekonomi lokal.</p> <p><em>This study was motivated by the challenges faced by traditional product MSMEs such as Karupuak Sala Bajaso in maintaining the existence and image of their products amid fierce competition from modern snacks and low interest among the younger generation in local cuisine. The main focus of this study is to explore and understand the implementation of Marketing Public Relations (MPR) strategies, identify obstacles that hinder their application, and analyze the effectiveness of the MPR strategy model applied to improve the image of Karupuak Sala Bajaso as a culinary specialty of Padang Pariaman Regency. This research uses a descriptive qualitative method by collecting data through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The findings of this study indicate that Karupuak Sala Bajaso has succeeded in improving its product image by using Thomas L. Harris' Three Strategies approach. First, the push strategy is carried out through innovation in premium packaging and expanding the distribution network in souvenir shops and airport locations. Second, the pull strategy was realized through the use of social media and consumer testimonials to generate widespread public interest. Third, the influence strategy was implemented through active involvement in social activities and culinary competitions, where this product won awards at the provincial level. The combination of these three strategies not only increased sales but also changed perceptions.</em></p> Mayang Suci Novia, Yenti Astarie Dewi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23558 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 OPTIMALISASI PROSES DRILL DAN TAP EMPAT LUBANG SIDE FRAME TIPE 110/138 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23455 <p>Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi proses machining drill dan tap empat lubang pada side frame tipe 110 dan 138. Pada kondisi awal, empat lubang tersebut tidak dapat diproses sepenuhnya menggunakan mesin otomatis, sehingga operator harus melakukan dua tahap pengerjaan: satu kali menggunakan mesin otomatis dan satu kali lagi secara manual. Kondisi ini membuat waktu produksi menjadi lebih panjang dan hasilnya kurang konsisten. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, pengukuran waktu siklus, serta diskusi dengan operator terkait kendala yang muncul pada proses manual. Analisis akar penyebab dilakukan menggunakan fishbone diagram untuk melihat faktor mesin, metode kerja, dan faktor manusia. Setelah dilakukan penyesuaian proses dan penerapan pola kerja baru pada mesin otomatis, empat lubang tersebut dapat diproses dalam satu alur tanpa tambahan pengerjaan manual. Perubahan ini memangkas total waktu produksi dari 85 menit menjadi 75 menit. Selain itu, kualitas lubang lebih stabil dan beban kerja operator berkurang. Secara keseluruhan, optimalisasi proses otomatis memberikan peningkatan efisiensi waktu sekaligus memperbaiki konsistensi hasil pada proses drill dan tap side frame.</p> Arif Jauharul Ma'nun Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23455 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH CRM DAN WOM TERHADAP CUSTOMER ACQUISITION SERTA DAMPAKNYA PADA SALES GROWTH DAN MARKET SHARE DI WARUNG NASI GORENG PATAI DAGING BATAM CENTER https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23633 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi akuisisi pelanggan (customer acquisition), customer analytics, dan berbagai market metrics pada Warung Nasi Goreng Patai Daging di kawasan Lagenda, Batam Center, Kota Batam. Warung ini merupakan satu-satunya usaha kuliner khas Padang yang menyajikan nasi goreng patai daging di wilayah tersebut dan telah berdiri sejak tahun 2021. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama akuisisi pelanggan yang digunakan adalah word of mouth (WOM) tanpa penggunaan media sosial maupun promosi berbayar, menghasilkan acquisition rate sekitar 30 pelanggan baru per hari dengan acquisition cost mendekati nol. Dari sisi customer analytics, pemilik memahami profil pelanggan secara informal mencakup segmen semua kalangan, waktu ramai malam hari, dan loyalitas lebih dari 50 pelanggan tetap. Traditional marketing metrics menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan penjualan (sales growth) yang konsisten dari 2021–2026. Posisi market share warung sangat kuat karena tidak adanya pesaing langsung di segmen nasi goreng patai khas Padang di kawasan tersebut. Penelitian menggunakan framework Customer Relationship Management (CRM) untuk menganalisis proses acquire, enhance, dan retain pelanggan. Temuan menunjukkan bahwa kualitas produk yang konsisten dan mekanisme WOM menjadi pendorong utama pertumbuhan organik, namun ketidakhadiran strategi digital marketing menjadi kelemahan yang perlu segera diperbaiki.</p> <p><em>This study aims to analyze the customer acquisition strategy, customer analytics, and various market metrics at Warung Nasi Goreng Patai Daging in the Lagenda area, Batam Center, Batam City. This food stall is the only Padang-style culinary business serving nasi goreng patai daging in the area and has been operating since 2021. The research method uses a descriptive qualitative approach through direct observation and interviews with the business owner. The results show that the main customer acquisition strategy is word of mouth (WOM) without social media or paid promotions, achieving an acquisition rate of approximately 30 new customers per day with near-zero acquisition cost. From a customer analytics perspective, the owner informally understands customer profiles including all demographic segments, peak hours at night, and over 50 loyal customers. Traditional marketing metrics indicate positive performance with consistent sales growth from 2021 to 2026. The stall holds a dominant market share position due to the absence of direct competitors in the Padang-style nasi goreng patai segment in the area. The study uses the Customer Relationship Management (CRM) framework to analyze the acquire, enhance, and retain customer processes. The findings indicate that consistent product quality and WOM mechanisms are the primary drivers of organic growth, while the absence of a digital marketing strategy remains a key weakness to address.</em></p> <p><em>This study analyzes customer acquisition strategies, customer analytics, and market metrics at Warung Nasi Goreng Patai Daging in the Lagenda area, Batam Center, Batam City. This establishment is the only Padang-style culinary business serving patai daging fried rice in the area and has been operating since 2021. The research employs a descriptive qualitative approach through direct observation and interviews with the business owner. The findings reveal that the primary customer acquisition strategy relies on word of mouth (WOM) without the use of social media or paid promotions, generating approximately 30 new customers per day with an acquisition cost close to zero. In terms of customer analytics, the owner informally understands the customer profile, covering all demographic segments, peak hours in the evening, and a loyal base of more than 50 regular customers. Traditional marketing metrics indicate positive performance with consistent sales growth from 2021 to 2026. The warung holds a strong market share position due to the absence of direct competitors in this segment. The study applies a Customer Relationship Management (CRM) framework to analyze the acquire, enhance, and retain processes. The findings suggest that consistent product quality and WOM mechanisms are the primary drivers of organic growth; however, the lack of a digital marketing strategy remains a weakness that needs to be addressed promptly.</em></p> Golan Hasan, Dafina Humairoh Althof Ridhwan, Syarah Difa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23633 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PELUANG, ANCAMAN, DAN STRATEGI PERDAGANGAN SARANG BURUNG WALET INDONESIA SERTA PENGARUH KEBIJAKAN PERDAGANGAN TAHUN 2025 (STUDI KASUS EKSPOR KE TIONGKOK) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23373 <p>Sarang burung walet merupakan salah satu komoditas unggulan subsektor peternakan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan kontribusi signifikan terhadap devisa negara. Indonesia sebagai produsen utama dunia menghadapi peluang besar dalam perdagangan internasional, khususnya ke pasar Tiongkok sebagai importir utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, ancaman, serta strategi perdagangan sarang burung walet Indonesia dengan mempertimbangkan dinamika kebijakan perdagangan dan daya saing global. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitis dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, serta berbagai literatur ilmiah terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang sangat kuat, tercermin dari nilai indeks spesialisasi perdagangan yang mendekati satu serta nilai daya saing (RCA dan RSCA) yang tinggi. Permintaan global yang didominasi oleh pasar Tiongkok menjadi peluang utama, namun juga menimbulkan ketergantungan pasar yang cukup tinggi. Di sisi lain, tantangan utama meliputi ketatnya regulasi negara tujuan ekspor, isu keamanan pangan, standar kualitas, serta dominasi ekspor melalui negara perantara seperti Hong Kong. Oleh karena itu, strategi yang dapat dilakukan meliputi penguatan hilirisasi produk, peningkatan standar kualitas dan keamanan pangan, diversifikasi pasar ekspor, serta optimalisasi ekspor langsung ke negara tujuan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun Indonesia memiliki posisi strategis dalam perdagangan global sarang burung walet, diperlukan kebijakan dan strategi yang terintegrasi untuk meningkatkan daya saing dan mengurangi ketergantungan pasar guna mencapai keberlanjutan ekspor jangka panjang.</p> <p><em>Swiftlet nests are one of the flagship commodities of the livestock subsector, possessing high economic value and making a significant contribution to the country’s foreign exchange earnings. As the world’s leading producer, Indonesia faces significant opportunities in international trade, particularly in the Chinese market as the primary importer. This study aims to analyze the opportunities, challenges, and trade strategies for Indonesian swiftlet nests by considering the dynamics of trade policy and global competitiveness. The method used is a descriptive-analytical approach utilizing secondary data from the Central Statistics Agency, the Ministry of Agriculture, and various relevant scientific literature. The analysis results indicate that Indonesia possesses a very strong comparative advantage, reflected in a trade specialization index value approaching one and high competitiveness scores (RCA and RSCA). Global demand, dominated by the Chinese market, presents a major opportunity but also leads to significant market dependence. On the other hand, the main challenges include strict regulations in export destination countries, food safety issues, quality standards, and the dominance of exports through intermediary countries such as Hong Kong. Therefore, strategies that can be implemented include strengthening product downstreaming, improving quality and food safety standards, diversifying export markets, and optimizing direct exports to major destination countries.</em></p> Fitri Rama Diyanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23373 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 OPTIMALISASI PROSES DRILL DAN TAP EMPAT LUBANG SIDE FRAME TIPE 110/138 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23555 <p>Penelitian ini difokuskan pada optimalisasi durasi proses serta konsistensi mutu pada aktivitas pengeboran dan pengetapan untuk empat titik lubang pada rangka sisi (side frame) tipe 110 dan 138. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus berbasis kerangka kerja PDCA, yang diperkuat dengan analisis diagram Fishbone dan metode 5 Why. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di lapangan, pencatatan waktu siklus (cycle time), serta wawancara dengan operator terkait. Temuan analisis mengindikasikan bahwa inefisiensi proses bersumber dari tiga faktor utama, yaitu posisi jig yang kurang presisi, parameter mesin yang belum optimal, dan masih adanya tahapan pengerjaan manual. Upaya perbaikan dilakukan melalui modifikasi rancangan jig, kalibrasi ulang parameter mesin, serta penyesuaian metode kerja agar keempat lubang dapat diproses secara otomatis tanpa intervensi manual. Implementasi perbaikan berhasil menurunkan waktu proses dari 85 menit menjadi 75 menit per unit, atau setara peningkatan efisiensi sebesar 11,76%, disertai peningkatan konsistensi mutu hasil dan berkurangnya beban kerja operator. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan perbaikan berbasis PDCA efektif digunakan untuk meningkatkan efisiensi proses sekaligus menjaga stabilitas kualitas pada aktivitas drill dan tap.</p> <p><em>This study focuses on optimizing process duration and quality consistency in the drilling and tapping operations performed on four hole points of a side frame type 110 and 138. The research adopts a case study approach grounded in the PDCA framework, reinforced by Fishbone diagram analysis and the 5 Why method. Data were gathered through direct field observation, cycle time recording, and interviews with the relevant operators. The analysis indicates that process inefficiency stemmed from three main factors: imprecise jig positioning, suboptimal machine parameters, and the persistence of manual work stages. Corrective actions involved redesigning the jig, recalibrating the machine parameters, and adjusting the work method so that all four holes could be processed automatically without manual intervention. The implemented improvements reduced the process time from 85 minutes to 75 minutes per unit, equivalent to an 11.76% efficiency gain, alongside improved quality consistency and a reduced operator workload. These findings confirm that PDCA-based improvement is effective in enhancing process efficiency while maintaining quality stability in drill and tap activities.</em></p> Rizky Pratama Mulyono, Gilang Agung, Ramayoga Suris Alfarizi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23555 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KINERJA EKSPOR KOMODITAS PERIKANAN INDONESIA KE MALAYSIA TAHUN 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23441 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ekspor komoditas perikanan Indonesia ke Malaysia tahun 2025 berdasarkan perkembangan nilai ekspor dan volume perdagangan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis data sekunder. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis tren, pertumbuhan ekspor, dan perkembangan volume perdagangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor komoditas perikanan Indonesia ke Malaysia cenderung stabil dengan tren meningkat pada semester kedua. Kondisi ini menunjukkan bahwa produk perikanan Indonesia memiliki daya saing yang cukup baik di pasar Malaysia, didukung oleh ketersediaan sumber daya perikanan, kualitas produk, serta hubungan perdagangan regional. Namun demikian, tantangan seperti persaingan global, biaya logistik, dan standar mutu ekspor masih menjadi faktor yang memengaruhi kinerja perdagangan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas produk, diversifikasi pasar, dan penguatan strategi ekspor guna mendorong pertumbuhan perdagangan yang berkelanjutan.</p> <p><em>This study aims to analyze the export performance of Indonesian fishery commodities to Malaysia in 2025 based on the development of export value and trade volume. The study uses a descriptive quantitative method with a secondary data analysis approach. The analysis techniques used include trend analysis, export growth, and trade volume development. The results of the study show that the export of Indonesian fishery commodities to Malaysia tends to be stable with an increasing trend in the second semester. This condition indicates that Indonesian fishery products have a fairly good competitiveness in the Malaysian market, supported by the availability of fishery resources, product quality, and regional trade relations. However, challenges such as global competition, logistics costs, and export quality standards still remain factors affecting trade performance. This study recommends improving product quality, market diversification, and strengthening strategies. This study recommends improving product quality, market diversification, and strengthening export strategies to promote sustainable trade growth.</em></p> Mal'a Amaliyah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23441 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS VOLUME EKSPOR BATUBARA INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23616 <p>Penelitian dilatarbelakangi oleh pertambangan batubara yang mana menjadi salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia. Mengetahui persaingan yang semakin meningkat pada perdagangan internasional maka penelitian bertujuan untuk menganalisis perkembangan produksi Liquefied Natural Gas (LNG) Nasional, Harga Batubara Acuan (HBA), Kurs dan Volume Ekspor Batubara Indonesia serta menguji pengaruh variabel independen terhadap volume ekspor batubara Indonesia periode tahun 2000-2024. Metode analisis yang digunakan ialah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif yaitu regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial produksi LNG dan Kurs berpengaruh negatif namun signifikan terhadap volume ekspor batubara Indonesia, serta hanya harga acuan batubara berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap volume ekspor batubara Indonesia. Secara simultan variabel independen berpengaruh signifikan terhadap ekspor batubara Indonesia.</p> <p><em>This research is motivated by the importance of coal as one of Indonesia’s leading export commodities. Given the intensifying competition in international trade, this study aims to analyze trends in Indonesia’s Liquefied Natural Gas (LNG) production, the Benchmark Coal Price, Exchange Rates, and Indonesia’s coal export volume, as well as to examine the effect of the these independent variables on Indonesia’s coal export volume during the 2000 to 2024 period. The analytical methods employed are descriptive and quantitative analysis multiple linear regression using the Ordinari Least Squares (OLS) approach. The result indicate that partially, LNG production and exchange rates have a negatif yet significan effect on Indonesia’ coal export volume, while only the bencmark coal price has a positive but insignifican. Collectively, the independent variables have a significant effect on Indonesia’s coal export volume.</em></p> Muhammad Muarifin, Syamsurijal Tan, Rosmeli Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23616 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) UNTUK OPTIMALISASI KEPUASAN PELANGGAN DI MIE TAREMPA’K https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23035 <p>Penerapan Customer Relationship Management (CRM) di Mie Tarempa’k bukan hanya strategi operasional tetapi juga dasar utama untuk membangun pengalaman pelanggan yang bermakna dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keberhasilan CRM dalam mengembangkan hubungan jangka panjang dengan konsumen dan meningkatkan loyalitas mereka terhadap barang dan jasa yang ditawarkan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap implementasi aktivitas CRM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CRM terbaik dalam hal layanan yang disesuaikan dengan preferensi pelanggan, penggunaan data pelanggan yang efisien, dan komunikasi yang cepat dan responsif sangat membantu meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, penggunaan teknologi dalam sistem CRM membantu organisasi untuk lebih memahami keinginan dan perilaku klien. Hal ini membantu organisasi untuk memberikan layanan yang lebih sesuai dan efektif. Dengan demikian, CRM tidak hanya berfungsi sebagai alat manajemen hubungan pelanggan tetapi juga menjadi faktor strategis dalam meningkatkan daya saing dan memastikan keberlanjutan perusahaan Mie Tarempa'k dalam menghadapi persaingan pasar yang terus meningkat.</p> <p><em>The deployment of Customer Relationship Management (CRM) at Mie Tarempa’k is not only an operational strategy but also the main basis for establishing a meaningful and durable customer experience. This research intends to investigate the success of CRM in developing long term connections with consumers and improving their loyalty to the offered goods and services. The methodology employed is a qualitative approach using data gathering approaches via in-depth interview and direct observation of the implementation of CRM activities. The study results show that the best CRM implementation in terms of tailored service according to customer preferences, efficient use of customer data, and rapid and responsive communication greatly helps to increase customer satisfaction. Moreover, the usage of technology in the CRM system helps the organization to know better the client wants and behavior. This helps the organization to give more suitable and effective services. Thus, CRM not only serves as a customer relationship management tool but also becomes a strategic factor in increasing competitiveness and assuring the sustainability of Mie Tarempa'k's company in the face of ever-growing market rivalry.</em></p> Golan Hasan, Jessinta Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23035 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 KEBIJAKAN FISKAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23524 <p>Kebijakan fiskal merupakan instrumen penting bagi sebuah negara guna mengarahkan perekonomian, menjaga stabilitas, dan mendistribusikan pendapatan. Dalam perspektif ekonomi makro Islam, kebijakan fiskal tidak sekadar berorientasi pada pertumbuhan material, lebih dari itu bermuara pada pencapaian maqashid asy-syari'ah (tujuan syariat) dan kemaslahatan umat. Artikel ini menganalisis konsep kebijakan fiskal Islam secara historis dan kontekstual dengan metode studi kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbeda dengan sistem konvensional yang rentan terhadap siklus anggaran politik (political budget cycles), sistem ekonomi Islam menempatkan instrumen pendapatan (seperti zakat, infak, sedekah, kharaj, dan jizyah) serta pengelolaan belanja negara berbasis Baitul Maal sebagai pilar utama untuk mencegah penumpukan kekayaan di segelintir pihak, mengatasi resesi, dan mewujudkan kesejahteraan sosial secara berkeadilan</p> Yenik Lidiawati, Ichsan Iqbal Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23524 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS STRATEGIS DAN DAMPAK EKONOMI MULTINATIONAL COMPANY (MNC): STUDI KASUS PT TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23431 <p>Melalui transfer teknologi, investasi asing langsung (IAD), dan pertumbuhan industri dalam negeri, perusahaan multinasional (PMN) memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), sebuah divisi dari Toyota Motor Corporation Jepang, merupakan salah satu perusahaan internasional yang telah memberikan dampak signifikan terhadap sektor otomotif Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai dampak ekonomi terhadap Indonesia sebagai negara tuan rumah, menyelidiki metode transfer pengetahuan dan integrasi rantai pasok yang telah diterapkan, serta menganalisis alasan di balik ekspansi Toyota ke Indonesia. Data dikumpulkan dari buku, jurnal ilmiah, laporan bisnis, dan publikasi resmi pemerintah dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui strategi penelitian perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi untuk menjangkau pasar, mengejar efisiensi, dan memperoleh aset merupakan faktor pendorong pertumbuhan Toyota. Meningkatnya investasi asing, penciptaan lapangan kerja, pengembangan sektor suku cadang otomotif lokal, transfer teknologi, serta peningkatan ekspor manufaktur merupakan manfaat dari kehadiran Toyota. Namun, sejumlah masalah telah muncul, termasuk dualisme pasar tenaga kerja, masalah lingkungan, ketergantungan teknologi pada negara asal, serta persaingan yang semakin ketat dari produsen Tiongkok di pasar mobil listrik. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan teknologi dalam negeri dan meningkatkan daya saing industri otomotif nasional di era transformasi kendaraan listrik, diperlukan kerja sama antara pemerintah dan dunia usaha.</p> <p><em>Through technology transfer, foreign direct investment (FDI), and the growth of domestic industries, multinational corporations (MNCs) play a vital role in a country’s economic development. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), a division of Japan’s Toyota Motor Corporation, is one such international company that has had a significant impact on Indonesia’s automotive sector. The objective of this study is to assess the economic impact on Indonesia as the host country, investigate the methods of knowledge transfer and supply chain integration that have been implemented, and analyze the reasons behind Toyota’s expansion into Indonesia. Data were collected from books, scientific journals, business reports, and official government publications using a qualitative descriptive method through a library-based research strategy. The results indicate that the motivation to reach new markets, pursue efficiency, and acquire assets are the driving factors behind Toyota’s growth. Increased foreign investment, job creation, the development of the local automotive parts sector, technology transfer, and increased manufacturing exports are among the benefits of Toyota’s presence. However, a number of issues have emerged, including a dual labor market, environmental concerns, technological dependence on the country of origin, and increasingly fierce competition from Chinese manufacturers in the electric vehicle market. Therefore, to enhance domestic technological capabilities and boost the competitiveness of the national automotive industry in the era of the transition to electric vehicles, cooperation between the government and the private sector is necessary.</em></p> Sandrina Malakiano Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23431 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU (TPST) KEDUNGRANDU BANYUMAS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23614 <p>Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam pengelolaan sampah yang memiliki tingkat risiko kerja cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan K3 di TPST Kedungrandu Kabupaten Banyumas dengan menggunakan Teori Implementasi kebijakan dari Donald S.Van Meter dan Carl E. Van Horn yang meliputi aspek standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi pelaksana, karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial, ekonomi, dan politik, serta disposisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling, Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Aspek Standar dan Tujuan Kebijakan menunjukkan bahwa tujuan zero accident telah dipahami sebagai standar normatif oleh pengelola dan pekerja, namun belum didukung oleh dokumen SOP K3 tertulis yang formal. Aspek Sumber Daya menunjukkan tersedianya tenaga kerja dan sarana pendukung K3, meskipun belum terdapat koordinator K3 secara khusus yang berkompeten secara formal. Aspek Komunikasi Antar Organisasi Pelaksana menggambarkan koordinasi internal melalui safety meeting rutin serta hubungan eksternal dengan DLH dan Puskesmas yang berjalan secara konsisten. Aspek Karakteristik Agen Pelaksana menunjukkan struktur organisasi KSM yang fungsional dengan kepemimpinan humanis, namun pembagian wewenang K3 mash terpusat pada ketua KSM. Aspek Kondisi Sosial, Ekonomi, dan Politik menunjukkan budaya kekeluargaan sebagai model sosial yang memperkuat pengawasan mandiri serta kondisi ekonomi yang mendorong etos kerja, sementara dukungan pemerintah daerah masih terbatas pada fasilitasi operasional. Aspek Disposisi Pelaksana menunjukkan sikap positif dan komitmen pimpinan serta pekerja terhadap penerapan K3, meskipun pemahaman teknis K3 masih perlu ditingkatkan.</p> <p><em>Occupational Health and safety (OSH) is a crucial aspect of waste management, which carries a high level of occupational risk. This study aims to analyze the implementation of OSH policies at the Kedungrandu Integrated Waste Treatment Site (TPST) in Banyumas Regency using the Policy Implementation Theory by Donald. S Van Meter and Carl E. Van Horn, which encompasses policy standards and objectives, resources, inter-organizational communication, characteristics of the implementing agencies, social, economic, and political conditions, and the disposition of implementers. This research employs a qualitative method with a purposive sampling technique for selecting informants, while data collection was conducted through interviews, observation, and documentation. The results of the study indicate that regarding policy standards and objectives, the zero accident goal is understood as a normative standard by managers and workers, although it has not yet been supported by formal written OSH Standard Operating Procedures (SOP). In terms of resources, manpower and OSH supporting facilities are available, despite the absence of a specifically assigned OSH coordinator with formal competence. Inter-organizational communication is characterized by consistent internal coordination through routine safety meetings and external relationships with the Environmental Agency (DLH) and local health centers. Furthermore, the characteristics of the implementing agency show a functional organizational structure with humanistic leadership, though OHS authority remains centralized under the head of the community group. Social, economic, and political conditions reveal that a culture of kinship strengthens self-supervision and economic conditions driver the work ethic, wile local government support is currently limited to operational facilitation. Finally, the disposition of implementers reflects a positive attitude and commitment to ward OSH application, even though technical understanding still requires further improvement. </em></p> Inez Nurul Fahira, Zaula Rizqi Atika, Indah Ayu Permana Pribadi, Chamid Sutikno, Andi Zaelani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23614 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI DIGITAL LEMBAGA FILANTROPI ISLAM DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI DONATUR GENERASI MILENIAL: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23010 <p>Transformasi digital telah mendorong perubahan dalam pengelolaan lembaga filantropi Islam, khususnya dalam penghimpunan dan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Berbagai strategi digital seperti digital fundraising, media sosial, crowdfunding, fintech syariah, dan sistem pembayaran digital dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas layanan serta memperluas partisipasi donatur, terutama generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital yang diterapkan oleh lembaga filantropi Islam dalam meningkatkan partisipasi donatur generasi milenial. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 20 artikel jurnal yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 dan diperoleh melalui database Google Scholar. Proses analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengelompokkan temuan penelitian berdasarkan tema-tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital melalui pemanfaatan media sosial, digital fundraising, crowdfunding, fintech syariah, dan QRIS mampu meningkatkan efisiensi penghimpunan dana, memperluas jangkauan donatur, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas lembaga filantropi Islam. Selain itu, partisipasi donatur generasi milenial dipengaruhi oleh faktor kemudahan penggunaan platform digital, tingkat kepercayaan terhadap lembaga, keamanan transaksi, dan transparansi pengelolaan dana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi digital memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi donatur generasi milenial pada lembaga filantropi Islam. Oleh karena itu, lembaga filantropi Islam perlu terus mengembangkan inovasi digital yang berorientasi pada kebutuhan donatur serta memperkuat aspek keamanan dan transparansi dalam pengelolaan dana filantropi.</p> <p><em>Digital transformation has driven significant changes in the management of Islamic philanthropic institutions, particularly in the collection and distribution of zakat, infaq, and sadaqah funds. Various digital strategies, such as digital fundraising, social media, crowdfunding, Islamic fintech, and digital payment systems, have been utilized to enhance service effectiveness and expand donor participation, especially among the millennial generation. This study aims to analyze the digital strategies implemented by Islamic philanthropic institutions to increase millennial donor participation. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing 20 journal articles published between 2020 and 2025, obtained through the Google Scholar database. Data were analyzed using a descriptive qualitative approach by categorizing the findings into several key themes. The results indicate that digital transformation through the utilization of social media, digital fundraising, crowdfunding, Islamic fintech, and QRIS has improved fundraising efficiency, broadened donor outreach, and enhanced the transparency and accountability of Islamic philanthropic institutions. Furthermore, millennial donor participation is influenced by factors such as ease of use of digital platforms, trust in philanthropic institutions, transaction security, and transparency in fund management. This study concludes that digital strategies play a crucial role in increasing millennial donor participation in Islamic philanthropic institutions. Therefore, Islamic philanthropic institutions need to continuously develop donor-oriented digital innovations while strengthening security measures and transparency in philanthropic fund management.</em></p> Epih Hapiyatul Apiah, Khoeriyah, Dita Romadhona, Muhammad Ramadhan Pratama, Mohammad Ridwan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23010 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KESELARASAN NILAI-NILAI BUDAYA MANDAILING (DALIHAN NA TOLU) DENGAN PRINSIP-PRINSIP PERBANKAN SYARIAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23479 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam pengembangan ekonomi syariah agar lebih mudah diterima oleh masyarakat. Salah satu kearifan lokal masyarakat Mandailing adalah Dalihan Na Tolu yang mengandung nilai keadilan, musyawarah, tanggung jawab, penghormatan, dan kebersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keselarasan nilai-nilai budaya Dalihan Na Tolu dengan prinsip-prinsip perbankan syariah serta implikasinya terhadap penguatan literasi dan pengembangan perbankan syariah di masyarakat Mandailing. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang berkaitan dengan budaya Dalihan Na Tolu, ekonomi Islam, serta perbankan syariah. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Dalihan Na Tolu memiliki kesesuaian yang kuat dengan prinsip-prinsip perbankan syariah, seperti keadilan (al-'adl), amanah, transparansi, musyawarah (syura), tolong-menolong (ta'awun), dan kemaslahatan (maslahah). Keselarasan tersebut berpotensi memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah, meningkatkan literasi keuangan syariah, serta mendukung pengembangan produk dan layanan perbankan syariah yang lebih adaptif terhadap karakteristik budaya lokal. Dengan demikian, Dalihan Na Tolu dapat menjadi modal sosial dan budaya yang strategis dalam mendukung pengembangan perbankan syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.</p> <p><em>This study is motivated by the importance of integrating local cultural values into the development of the Islamic financial system to enhance public acceptance and participation. One of the indigenous cultural philosophies of the Mandailing community is Dalihan Na Tolu, which embodies the values of justice, deliberation, responsibility, mutual respect, and social solidarity. This study aims to analyze the alignment between the values of Dalihan Na Tolu and the principles of Islamic banking, as well as their implications for strengthening Islamic financial literacy and promoting the development of Islamic banking within the Mandailing community. The research employed a qualitative library research approach. Data were collected from books, scientific journals, and relevant academic publications concerning Dalihan Na Tolu, Islamic economics, and Islamic banking. The data were analyzed using content analysis by identifying, classifying, comparing, and interpreting information from various credible sources. The findings indicate that the values embedded in Dalihan Na Tolu are closely aligned with the fundamental principles of Islamic banking, including justice (al-'adl), trustworthiness (amanah), transparency, consultation (shura), mutual assistance (ta'awun), and public benefit (maslahah). This alignment has the potential to strengthen public trust in Islamic financial institutions, improve Islamic financial literacy, and support the development of Islamic banking products and services that are culturally adaptive and socially relevant. Therefore, Dalihan Na Tolu can serve as an important socio-cultural asset in fostering an inclusive, sustainable, and community-oriented Islamic banking system.</em></p> Arisun Jakpar Lubis, Ilham Pahrid Husein Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23479 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGENDALIAN PIUTANG (MONITOR TINGKAT EFISIENSI PENGELOLAAN) PADA PT. NUSA PALAPA GEMILANG TBK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23658 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian piutang usaha dan efisiensi pengelolaan piutang pada PT Nusa Palapa Gemilang Tbk selama periode 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan catatan historis piutang. Analisis dilakukan menggunakan rasio piutang, yang meliputi Accounts Receivable Turnover (Perputaran Piutang), Average Accounts Receivable (Rata-rata piutang usaha), dan Collection Period (Periode Penagihan). Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat penagihan piutang mengalami fluktuasi dan cenderung menurun selama periode penelitian. Kondisi ini berkaitan dengan kebijakan pemberian kredit yang kurang ketat serta sistem tindak lanjut yang belum efektif terhadap piutang yang telah jatuh tempo. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pengendalian internal dan perbaikan kebijakan manajemen kredit diperlukan untuk meningkatkan efisiensi penagihan piutang serta mengurangi risiko terjadinya piutang tak tertagih.</p> Rita J. D. Atarwaman, Nur Hikmah Helida Amahoru, Marce Elvira Nurue, Anastasya Gabriella Talahatu, Milanesya Karina Manuputty, Ridho Firmansyah Gia Kelirey, Viska Revalina Sapulette, Tantri Nacikit Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi Revolusioner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jer/article/view/23658 Mon, 29 Jun 2026 00:00:00 +0000