SOSIALISASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN USIA ANAK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN REMAJA DI SMA NEGERI 1 SUKAMULIA

Penulis

  • Rizki Hidayatul Ihsan Universitas Hamzanwadi
  • Novitasari Universitas Hamzanwadi
  • Pera Andriani Universitas Hamzanwadi
  • Syahrul Amar Universitas Hamzanwadi

Kata Kunci:

Socialization, Education, Youth Awareness, Prevention Of Early Marriage, Sukamulia State Senior High School 1

Abstrak

In Indonesia, early marriage remains a social problem that impacts the education, health, and well-being of adolescents. The purpose of this study was to explain how early marriage prevention outreach was conducted to raise adolescent awareness at SMA Negeri 1 Sukamulia. A qualitative descriptive study was used, with data collected through observation, interviews, and documentation. Schools, health workers, and child protection agencies were involved in the outreach activities through interactive counseling. The results showed that the outreach helped students understand the negative impacts of early marriage and the importance of education and future planning. Most participants showed changes in attitude, particularly by delaying their desire to marry at a young age and concentrating on their education. Therefore, outreach aimed at preventing early marriage has proven successful as an educational method that helps adolescents learn about the importance of mental, social, and economic preparation before marriage.

Di Indonesia, pernikahan usia anak masih merupakan masalah sosial yang berdampak pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana sosialisasi pencegahan pernikahan usia anak dilakukan untuk meningkatkan kesadaran remaja di SMA Negeri 1 Sukamulia. Penelitian deskriptif kualitatif digunakan, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sekolah, tenaga kesehatan, dan lembaga perlindungan anak terlibat dalam kegiatan sosialisasi melalui penyuluhan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi membantu siswa memahami dampak buruk pernikahan usia anak dan pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan. Sebagian besar peserta menunjukkan perubahan sikap, terutama dengan menunda keinginan untuk menikah pada usia muda dan berkonsentrasi pada pendidikan. Oleh karena itu, sosialisasi yang bertujuan untuk mencegah pernikahan usia anak telah terbukti berhasil sebagai metode pendidikan yang membantu remaja belajar tentang pentingnya mempersiapkan mental, sosial, dan ekonomi sebelum menikah.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30