ANALISIS KEAKTIFAN WARGA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS DISKUSI PADA PROGRAM PAKET C DI PKBM TELADAN

Penulis

  • Anifah Universitas Negeri Medan
  • Christiana Junita Panjaitan Universitas Negeri Medan
  • Febry Yanti Br. Ginting S Universitas Negeri Medan
  • Liza Azzahrah Universitas Negeri Medan
  • Mas Iren Niat Anjelina Zebua Universitas Negeri Medan
  • Natalia Dela Br. Simamora Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Keaktifan Belajar, Diskusi, PKBM, Pembelajaran Partisipatif, Warga Belajar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keaktifan warga belajar dalam pembelajaran berbasis diskusi pada Program Paket C di PKBM Teladan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari seorang tutor dan warga belajar Paket C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan warga belajar masih belum optimal, ditandai dengan adanya ketimpangan partisipasi di mana hanya beberapa peserta yang aktif, sedangkan sebagian lainnya cenderung pasif. Faktor-faktor penyebab ketidakaktifan meliputi rasa malu, kurang percaya diri, dan ketakutan untuk memberikan jawaban yang salah. Selain itu, pembelajaran yang monoton dan minimnya penggunaan media pendukung turut membuat suasana diskusi kurang variatif dan kurang menarik. Dampak dari rendahnya keaktifan terlihat pada pemahaman materi, di mana peserta yang aktif memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan peserta pasif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan keaktifan warga belajar sangat bergantung pada strategi tutor dalam mengelola diskusi, penggunaan media pembelajaran yang lebih variatif, serta penciptaan suasana belajar yang aman dan mendorong keberanian warga belajar untuk berpartisipasi.

This study aims to analyze the level of media literacy among university students living in boarding houses around the Universitas Negeri Medan (UNIMED) area. Media literacy is an important competence for Generation Z, who actively access digital platforms in their daily lives, especially students who depend on online information for academic and social purposes. This research employs a quantitative descriptive method using a questionnaire distributed to 50 boarding house students around UNIMED. The instrument measures four dimensions of media literacy: media access, analysis and evaluation, content production and participation, and digital ethics. The results show that most respondents demonstrate a moderate to high level of media literacy, particularly in accessing information and understanding digital ethics. However, some students still struggle to critically evaluate information accuracy and identify misleading content. These findings highlight the need for enhanced media literacy programs on campus to strengthen students’ critical thinking and responsible digital behavior. Overall, this research emphasizes the importance of media literacy in supporting students’ academic activities and daily digital engagement.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-11