ANALISIS MASALAH PERLENGKAPAN BERKENDARA LALU LINTAS DI KABUPATEN LEMBATA

Penulis

  • Firman Fadli Raja Mayeli Universitas Muhammadiyah Maumere

Kata Kunci:

Perlengkapan Berkendara, Keselamatan Lalu Lintas, Kepatuhan Pengendara, Kabupaten Lembata

Abstrak

Penelitian ini berjudul “Analisis Masalah Perlengkapan Berkendara Lalu Lintas di Kabupaten Lembata” yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan perlengkapan berkendara, mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya kesadaran pengendara, serta menganalisis dampaknya terhadap keselamatan lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengendara serta pihak kepolisian di Kabupaten Lembata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengendara masih kurang disiplin dalam menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm standar, sabuk pengaman, dan dokumen resmi kendaraan. Faktor penyebabnya meliputi rendahnya kesadaran keselamatan, kurangnya sosialisasi, dan lemahnya penegakan hukum. Akibatnya, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi. Penelitian ini merekomendalembatan perlunya peningkatan edukasi keselamatan, pengawasan intensif, serta kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menciptakan budaya tertib lalu lintas di Kabupaten Lembata.

This research, titled "Analysis of Traffic Riding Equipment Issues in Lembata Regency," aims to determine the level of community compliance with the use of riding equipment, identify the factors causing low awareness among drivers, and analyze its impact on traffic safety. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation of drivers and police officers in Lembata Regency. The results show that most drivers are still less disciplined in using riding equipment such as standard helmets, seat belts, and official vehicle documents. The causal factors include low safety awareness, lack of socialization, and weak law enforcement. As a result, the number of violations and traffic accident risks remains quite high. This research recommends the need for increased safety education, intensive supervision, and cooperation between the police, local government, and the community to create a culture of traffic order in Lembata Regency.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30