KURANGNYA PARTISIPASI MASYRAKAT DALAM PEMBANGUNAN DI DESA WAIKEWAK (DUWANUR)

Penulis

  • Wahban Az Zuhaili Razak Universitas Muhammadiyah Maumere

Kata Kunci:

Partisipasi Masyarakat, Pembangunan Desa, Kepercayaan Publik, Modal Sosial, Smart Village

Abstrak

Pembangunan desa merupakan salah satu aspek penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal. Keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga sangat bergantung pada tingkat partisipasi masyarakat sebagai subjek pembangunan. Namun, di banyak wilayah, termasuk di Desa Waikewak (Duwanur), partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan masih tergolong rendah Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Waikewak (Duwanur) serta mengidentifikasi strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkannya. Berdasarkan hasil kajian literatur dan analisis temuan, diketahui bahwa rendahnya partisipasi masyarakat disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kondisi sosial ekonomi, budaya komunitas, dan tingkat modal sosial masyarakat. Sementara itu, faktor eksternal mencakup kurangnya sosialisasi, rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah desa, serta persepsi bahwa manfaat pembangunan tidak berdampak langsung bagi warga. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa rendahnya sense of community atau keterikatan sosial berpengaruh signifikan terhadap partisipasi masyarakat. Upaya peningkatan partisipasi dapat dilakukan melalui penguatan kapasitas masyarakat, penerapan konsep smart village untuk memperluas akses informasi, peningkatan transparansi pengelolaan BUMDes, serta pelibatan aktif tokoh lokal dalam kegiatan pembangunan. Dengan demikian, keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga desa dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan partisipatif.

Village development is an important aspect in efforts to realize community welfare at the local level. The success of village development is not only determined by government policy, but also depends heavily on the level of community participation as the subject of development. However, in many areas, including Waikewak Village (Duwanur), community participation in the development process is still relatively low. This study aims to analyze the factors that cause low community participation in development in Waikewak Village (Duwanur) and identify strategies that can be implemented to improve it. Based on the results of the literature review and analysis of the findings, it is known that low community participation is caused by various internal and external factors. Internal factors include socioeconomic conditions, community culture, and the level of community social capital. Meanwhile, external factors include lack of socialization, low trust in the village government, and the perception that development benefits do not directly impact residents. This study also shows that a low sense of community or social attachment has a significant influence on community participation. Efforts to increase participation can be achieved through strengthening community capacity, implementing the smart village concept to expand access to information, increasing transparency in village-owned enterprise (BUMDes) management, and actively involving local leaders in development activities. Therefore, the success of village development depends heavily on the synergy between the government, communities, and village institutions in creating an inclusive and participatory environment.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30