PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENGEMBANGKAN CARA BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELJARAN IPAS PADA SISWA KELAS VI A UPT SD NEGERI TALANG PADANG

Penulis

  • Ghalih Prayogo STIT Darul Huda Muaradua

Kata Kunci:

Berpikir Kritis, Inquiry, IPAS

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan model pembelajaran inquiry untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas VI A SD Negeri Talanag Padang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas VI A dan siswa kelas VI A yang berjumlah dua pulu dua orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dan tes kemampuan berpikir kritis. Teknik analisis data dilakukan secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inquiry untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis berfokus pada keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, hal ini dilakukan berdasarkan data mengenai keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui observasi dan tes kemampuan berpikir kritis yang telah dilakukan. Siklus I menunjukkan bahwa guru lebih aktif dan siswa cenderung pasif, pada siklus II mengalami peningkatan bahwa keaktifan dan hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa mulai meningkat sehingga mencapai kategori sangat kritis. Tujuan kegiatan eksperimen pada sintaks model pembelajaran inquiry agar siswa terlibat secara langsung dan aktif sehingga guru lebih mudah memberikan umpan balik kepada siswa dan guru lebih mudah memperhatikan keaktifan siswa. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inquiry mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPASS pada siswa SD. Guru dapat menerapkan model pembelajaran inquiry dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.

This study aims to describe the application of the inquiry learning model to develop critical thinking skills in science learning for sixth-grade students at Talanag Padang State Elementary School. This study is a classroom action research using two cycles, each consisting of stages of activities including planning, implementation, observation, and reflection. The subjects in this study were the VI A teacher and twenty two VI A students. Data collection techniques were conducted using observation and critical thinking tests. Data analysis was conducted using descriptive statistics. The results showed that the application of the inquiry learning model to develop critical thinking skills focuses on student activeness in the learning process. This was done based on data regarding student activeness and critical thinking skills through observations and critical thinking tests. Cycle I showed that teachers were more active and students tended to be passive. In Cycle II, there was an increase in students' activeness and critical thinking test results, reaching the very critical category. The purpose of the experimental activities in the syntax of the inquiry learning model was to involve students directly and actively, making it easier for teachers to provide feedback and for teachers to pay attention to student activity. It can be concluded that the inquiry learning model is capable of developing critical thinking skills in science learning for elementary school students. Teachers can apply the inquiry learning model in the learning process to develop students' critical thinking skills.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30