ANALISIS HUBUNGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN HARGA PANGAN TERHADAP INFLASI DI INDONESIA TAHUN 2020–2025
Kata Kunci:
Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Harga BerasAbstrak
Inflasi merupakan salah satu indikator dalam perekonomian suatu negara karena sangat berkaitan dengan stabilitas ekonomi, daya beli masyaratakat dan kesejahteraan sosial suatu negara. Secara umum inflasi diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara terus menerus dalam suatu periode tertentu. Inflasi pada batas tertentu tidak selalu berdampak buruk. Inflasi dalam tingkat yang rendah dan terkendali dapat mendakan bahwa perekonomian suatu negara bergerak dan berkembang. Namun, ketika inflasi yang terlalu tinggi dapat menimbulkan ketidakstabilan ekonomi, mengurangi daya beli masyarakat dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Negara yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan barang atau jasa seacara konsisten adalah negara yang mengalami perumbuhan ekonomi. Menurut Sukirno (2012), pertumbuhan ekonomi merupakan perkembangan kegiatan ekonomi yang menyebabkan meningkatnya produksi barang dan jasa dalam masyarakat sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat. Pertumbuhan ekonomi yang baik akan diikuti dengan peningkatan aktivitas produksi, konsumsi, investasi dan kesejahteraan sosial. Inflasi dan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang saling mempengaruhi. Ketika kegiatan ekonomi meningkat, permintaan terhadap barang dan jasa juga akan meningkat pula sehingga dapat mendorong kenaikan harga atau inflasi. Sebaliknya, ketika inflasi terlalu tinggi, maka biaya untuk produksi dan harga barang akan meningkat sehingga dapat mengurangi daya beli masyarakat dan pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Salah satu faktor yang mempengaruhi inflasi dalam perekonomian adalah harga komoditas pangan. Pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki peran besar dalam pembentukan indeks harga konsumen (IHK). Perubahan harga pangan, seperti beras, cabai, dan bawang, sering kali menjadi penyebab utama terhadap kenaikan inflasi karena komoditas tersebut merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Beras merupakan makanan pokok masyarakat indonesia yang memiliki peran penting dalam menentukan stabilitas harga pangan. Kenaikan harga beras dapat meningkatkan inflasi dan mempengaruhi daya beli masyarakat, yang pada akhirnya juga dapat berdampak pada kondisi pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis perkembangan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan harga pangan khususnya beras di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan ketiga variabel tersebut serta memahami hubungan antara harga pangan dan pertumbuhan ekonomi terhadap inflasi di Indonesia selama periode 2020-2025.



