PENERAPAN MOBILISASI DINI TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI SECTIO CAESAREA DI BANGSAL CEMPAKA RSUD DR. SOEHADI PRIJONEGORO SRAGEN
Kata Kunci:
Mobilisasi Dini, Nyeri, Sectio Caesarea, Post OperasiAbstrak
Latar Belakang : Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan untuk melahirkan janin melalui insisi pada dinding perut yang sering menimbulkan nyeri pasca operasi. Nyeri dapat menghambat mobilitas dan memperlambat proses pemulihan. Intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan intensitas nyeri adalah mobilisasi dini. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan mobilisasi dini terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea di Bangsal Cempaka RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Metode : Desain studi kasus dengan pendekatan pre-experimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah dua ibu post sectio caesarea yang memenuhi kriteria inklusi. Mobilisasi dini dilakukan secara bertahap pada 6 jam, 10 jam, dan 24 jam pasca operasi dengan durasi 10–15 menit. Alat ukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil : Terdapat penurunan intensitas nyeri pada kedua responden setelah dilakukan mobilisasi dini. Pada tahap 6 jam, penurunan nyeri dari skala 6 menjadi 5 (responden 1) dan 5 menjadi 4 (responden 2), tahap 10 jam dari 6 menjadi 4 (responden 1) dan 4 menjadi 3 (responden 2), sedangkan tahap 24 jam dari 3 menjadi 2 (responden 1) dan 2 menjadi 1 (responden 2). Kesimpulan : Mobilisasi dini dapat membantu menurunkan intensitas nyeri pada ibu post sectio caesarea serta mendukung proses pemulihan pasien.




