PERAN ULAMA DALAM TRANSMISI ILMU PADA ABAD PERTENGAHAN ISLAM

Penulis

  • Ikram Humaidi UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Hafisha Nabila Huwaidah UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Nabila UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Ratu Ainun Sholihah UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yelni Verlia Putri UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yuliya Patma Putri UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Kata Kunci:

Transmisi, Ilmu, Tradisi, Islam

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara komprehensif kontribusi strategis para ulama sebagai aktor utama dalam proses pelestarian dan penyebaran ilmu pengetahuan pada masa keemasan Islam. penelitian ini berupaya mengungkap peran krusial ulama dalam menjembatani peradaban melalui gerakan penerjemahan karya-karya klasik dunia ke dalam bahasa Arab, yang kemudian disintesiskan dengan nilai-nilai Islam. Transmisi ilmu pengetahuan dalam peradaban Islam bermula sejak Islam muncul, tumbuh dan berkembang hingga saat ini. Di awal kehadiran Islam, di masa Rasulullah SAW dan khulafaur rasyidun, belum terlihat perkembangan yang pesat pada bidang ilmu pengetahuan. Transmisi yang ada bersifat pengembangan aspek keyakinan terhadap Allah SWT (tauhid). Hal ini disebabkan belum terjadi persentuhan yang kuat dengan peradaban besar lain yang sudah berkembang sebelum Islam hadir di Mekkah. Perkembangan ilmu pengetahuan pada zaman kejayaan Islam masa lampau tak lepas dari peran lembaga pendidikan yang ada. Lembaga-lembaga itu menjadi sarana bagi berlangsungnya transmisi ilmu pengetahuan . Banyak sekali lembaga pendidikan yang berperan menjadi saranan pengembangan ilmu kala itu. Antara lain maktabah, kuttab, halaqah, observatorium, dan klinik, dar al-hikmah, dan dar-al-ilmu serta madrasah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29