SOSIALISASI STOP PERNIKAHAN DINI SEBAGAI LANGKAH AWAL PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MENANTI

Penulis

  • Dumyati UIN Raden Fatah Palembang
  • M. Alif Cikal UIN Raden Fatah Palembang
  • Vina Octarina UIN Raden Fatah Palembang
  • Sarah Anggraini UIN Raden Fatah Palembang
  • Fathiya Triyanti UIN Raden Fatah Palembang

Kata Kunci:

Pernikahan Dini, Stunting, Sosialisasi, Kesehatan Reproduksi

Abstrak

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial yang banyak terjadi di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Menanti, dan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya stunting pada anak. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi, kesiapan mental, serta kondisi ekonomi keluarga menjadi salah satu faktor utama yang memicu terjadinya praktik tersebut. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya remaja dan orang tua, mengenai bahaya pernikahan dini serta kaitannya dengan pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan langsung, diskusi interaktif, dan penyebaran media edukasi kepada masyarakat Desa Menanti. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai usia ideal pernikahan, pentingnya kesiapan fisik dan mental sebelum menikah, serta upaya pencegahan stunting sejak dini. Dengan demikian, sosialisasi stop pernikahan dini dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam menekan angka stunting serta mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di Desa Menanti.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29