STRATEGI PROMOSI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN DI DESA WISATA MEAT KECAMATAN TAMPAHAN KABUPATEN TOBA

Penulis

  • Cinta Clarita Napitupulu Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli
  • Samuel P. Tambunan Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli
  • Ayu Simanjuntak Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli
  • Key Lumbantoruan Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli
  • Nurlinawati Simanjuntak Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli

Kata Kunci:

Strategi Promosi, Promosi Digital, Desa Wisata, Kunjungan Wisatawan, Desa Wisata Meat.

Abstrak

Desa Wisata Meat merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, yang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang cukup besar. Keindahan panorama Danau Toba, lingkungan pedesaan yang masih asri, serta budaya Batak yang tetap terjaga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Namun demikian, jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Meat masih mengalami fluktuasi sehingga diperlukan strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi yang dilakukan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Desa Wisata Meat serta mengkaji peran masyarakat dan pemerintah dalam mendukung pengembangan pariwisata desa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Toba, Kepala Desa Meat, pelaku usaha wisata, masyarakat setempat, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang dilakukan meliputi pemanfaatan media sosial Facebook, Instagram, dan TikTok, promosi melalui kegiatan budaya, promosi dari mulut ke mulut, serta dukungan promosi dari pemerintah daerah. Media sosial menjadi sarana promosi yang paling efektif dalam memperkenalkan potensi wisata Desa Meat kepada masyarakat luas. Namun, pelaksanaan promosi masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia dalam bidang pemasaran digital, keterbatasan anggaran promosi, serta kurangnya kerja sama dengan pihak eksternal. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, melestarikan budaya lokal, dan mendukung kegiatan wisata serta dukungan pemerintah melalui pembangunan infrastruktur dan promosi wisata turut berkontribusi terhadap peningkatan daya tarik destinasi wisata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi promosi digital yang didukung oleh partisipasi masyarakat dan peran pemerintah secara sinergis dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Meat.

This study aims to analyze tourism promotion strategies in increasing tourist visits to Meat Tourism Village, Tampahan District, Toba Regency. The research employed a descriptive qualitative method using interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The informants consisted of representatives from the Toba Regency Tourism Office, the Head of Meat Village, tourism business actors, and visiting tourists. The findings indicate that promotional strategies include the utilization of Facebook, Instagram, and TikTok social media platforms, cultural events, word-of-mouth promotion, and support from local government promotional programs. Social media has proven to be the most effective promotional medium in introducing the tourism potential of Meat Tourism Village to a wider audience. However, several obstacles remain, including limited human resources with digital marketing expertise, budget constraints, and insufficient collaboration with external stakeholders. Community participation and government support also play significant roles in supporting tourism promotion through cultural preservation, facility development, and infrastructure improvement. Therefore, a more integrated, consistent, and sustainable promotional strategy is required to increase tourist visits to Meat Tourism Village.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30