HUBUNGAN PERILAKU KEPATUHAN KONTROL TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TURBEKULOSIS PARU
Kata Kunci:
Tuberkulosis Paru, Kapatuhan Minum Kontrol, Kapatuhan Minum ObatAbstrak
Perilaku Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kepatuhan kontrol dan kepatuhan minum obat merupakan faktor penting dalam keberhasilan pengobatan tuberkulosis paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku kepatuhan kontrol terhadap kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Sungai Puar Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari Jambi.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 responden dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kepatuhan kontrol kategori tinggi sebanyak 18 orang (60,0%) dan kepatuhan minum obat kategori tinggi sebanyak 17 orang (56,7%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,036 (<0,05), sehingga terdapat hubungan antara kepatuhan kontrol dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis paru.
Pulmonary tuberculosis (TB)Pulmonary tuberculosis is an infectious disease that remains a public health problem in Indonesia. Control adherence and medication adherence are important factors in the successful treatment of pulmonary tuberculosis. This study aimed to determine the relationship between control adherence behavior and medication adherence in pulmonary tuberculosis patients at Sungai Puar Public Health Center, Mersam District, Batanghari Regency, Jambi.This study used a correlational analytic design with a cross sectional approach. The sample consisted of 30 respondents selected using the total sampling technique. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that most respondents had high control adherence, namely 18 people (60.0%), and high medication adherence, namely 17 people (56.7%). The Chi-Square test results obtained a p-value of 0.036 (<0.05), indicating that there was a relationship between control adherence and medication adherence in pulmonary tuberculosis patients.




