https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jikr/issue/feedJurnal Ilmu Komputer Revolusioner2026-03-30T13:07:56+00:00Open Journal Systemshttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jikr/article/view/19952ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM CYBER MEDIA2026-02-06T04:08:27+00:00Nadilla Fadillanadillafadillap@gmail.comAchmad Nashrudinnashrudin.achmad@gmail.comSyakura Birrusyakurabireuankhulqi@gmail.comNia Ameliyaniaaja8849@gmail.comPutri Nuraliza Rnuraliza.putria@gmail.com<p><em>The integration of artificial intelligence (AI) has brought about significant transformations in the cyber media ecosystem, particularly in the processes of content curation, information personalization, and news distribution automation. Students, as the most active group of digital users, are in a strategic position to respond to these technological changes. This study aims to explore students' perceptions of the impact of AI on information quality, content authenticity, and ethical values in digital media consumption. The study shows ambivalence in students' perceptions. On the one hand, AI is seen as capable of improving efficiency, speed of access, and relevance of information received by users. On the other hand, students also expressed concerns about the potential loss of human control over the accuracy of information, increased algorithmic bias, and decreased trust in digital content. The tension between the convenience of information access and skepticism towards algorithmic systems is a key finding of this study. Therefore, the results of this study emphasize the importance of improving students' literacy and critical awareness in facing the increasingly autonomous development of cyber media.</em></p> <p>Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa transformasi signifikan dalam ekosistem cyber media, terutama pada proses kurasi konten, personalisasi informasi, dan otomatisasi distribusi berita. Mahasiswa sebagai kelompok pengguna digital paling aktif berada pada posisi strategis dalam merespons perubahan teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa mengenai dampak kehadiran AI terhadap kualitas informasi, keaslian konten, serta nilai-nilai etika dalam konsumsi media digital. Kajian ini menunjukkan adanya ambivalensi persepsi di kalangan mahasiswa. Di satu sisi, AI dipandang mampu meningkatkan efisiensi, kecepatan akses, dan relevansi informasi yang diterima pengguna. Namun di sisi lain, mahasiswa juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap potensi hilangnya kontrol manusia atas kebenaran informasi, meningkatnya bias algoritma, serta menurunnya kepercayaan terhadap konten digital. Ketegangan antara kenyamanan akses informasi dan sikap skeptis terhadap sistem algoritmik menjadi temuan utama penelitian ini. Oleh karena itu, hasil penelitian menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan kesadaran kritis mahasiswa dalam menghadapi perkembangan cyber media yang semakin otonom.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Komputer Revolusionerhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jikr/article/view/19969STRATEGI PENGEMBANGAN E-BISNIS PADA STARTUP HYPLAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SWOT ANALYSIS2026-02-06T09:37:23+00:00Nurjamiyahnurjamiyah7@gmail.comFerdi Rizaldiferdirizaldi098@gmail.comFauzan Aznan Bintangbfauzan214@gmail.comMuhammad Ganang Hidayatgananghidayat02@gmail.comM Fakhri Dzil Ikramm.fakhridzilikram32@gmail.comAdrian Nuh Kabanadriannuhk@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya berbagai startup berbasis aplikasi yang menawarkan solusi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu startup tersebut adalah Hyplan, sebuah platform digital yang menyediakan layanan pengaturan jadwal, perencanaan perjalanan, serta pengingat waktu secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis Hyplan serta merumuskan strategi pengembangan e-bisnis yang tepat menggunakan pendekatan analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi kasus. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi terhadap fitur aplikasi, serta analisis dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hyplan memiliki model bisnis berbasis layanan digital dengan potensi pasar yang luas, namun masih menghadapi tantangan berupa persaingan ketat dan rendahnya tingkat pengenalan merek. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi penguatan diferensiasi layanan, peningkatan keamanan data, serta perluasan kerja sama strategis untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Komputer Revolusionerhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jikr/article/view/20743JURNALISME DIGITAL DALAM MEDIA DARING: TANTANGAN DAN PELUANG PRAKTIK JURNALISTIK2026-03-30T13:07:56+00:00Dian Hardianti Rukmanahdianharto123@gmail.comAmanda Puspita Anggrainimandapuspita157@gmail.comGradi Hermawangradihermawan523@gmail.comSayyid Abdurrahmansayyidabdurrahman2025@gmail.comAchmad Nashrudin Priatnanashrudin.achmad@gmail.com<p><em>The development of information technology has driven significant transformations in journalism practices, particularly through the emergence of online media. Digital journalism has not only changed the way news is produced and distributed, but also influenced the relationship between media and audiences. This study aims to analyze the development of digital journalism and identify the opportunities and challenges faced in journalistic practices in online media. The study uses a qualitative approach with a descriptive-analytical design through a literature review of relevant journal articles, academic books, and research reports. The data were analyzed by grouping the main themes related to the characteristics, opportunities, challenges, and ethics of digital journalism. The results show that digital journalism has the main characteristics of speed of publication, use of multimedia, and high interactivity. The opportunities for digital journalism include expanded audience reach, efficient distribution of information, and increased public participation. However, digital journalism also faces serious challenges, such as the pressure of speed that impacts the verification process, the risk of spreading misinformation, and a business orientation based on clicks and traffic. This study emphasizes the importance of commitment to journalistic ethics in order to maintain the quality and credibility of reporting amid the dynamics of digital media.</em></p> <p>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan dalam praktik jurnalisme, khususnya melalui hadirnya media daring. Jurnalisme digital tidak hanya mengubah cara produksi dan distribusi berita, tetapi juga memengaruhi hubungan antara media dan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan jurnalisme digital serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam praktik jurnalistik pada media daring. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap artikel jurnal, buku akademik, dan laporan penelitian yang relevan. Data dianalisis dengan mengelompokkan tema-tema utama yang berkaitan dengan karakteristik, peluang, tantangan, dan etika jurnalisme digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalisme digital memiliki karakteristik utama berupa kecepatan publikasi, pemanfaatan multimedia, dan interaktivitas yang tinggi. Peluang jurnalisme digital meliputi perluasan jangkauan audiens, efisiensi distribusi informasi, serta meningkatnya partisipasi publik. Namun demikian, jurnalisme digital juga menghadapi tantangan serius, seperti tekanan kecepatan yang berdampak pada proses verifikasi, risiko penyebaran misinformasi, serta orientasi bisnis berbasis klik dan trafik. Penelitian ini menegaskan pentingnya komitmen terhadap prinsip etika jurnalistik agar kualitas dan kredibilitas pemberitaan tetap terjaga di tengah dinamika media digital.</p>2026-03-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Komputer Revolusioner