TREN SOSIAL, FEAR OF MISSING OUT (FOMO), DAN LOCUS OF CONTROL: BAGAIMANA GAYA BELAJAR GEN Z DAN GEN ALPHA DI KABUPATEN SIKKA.

Penulis

  • Florensia Nei Universitas Nusa Nipa Maumere
  • Martina Rudolfa Da Mendez Universitas Nusa Nipa Maumere

Kata Kunci:

Tren Sosial, Fomo, Locus Of Control, Gaya Belajar Gen Z Dan Alpha

Abstrak

Generasi Z dan Alpha adalah generasi yang di besarkan ditengah ledakan teknologi, dengan mulus mengintegrasikan alat digital canggih kedalam kehidupan sehari-hari. Generasi Z dan Alpha memiliki kebutuhan belajar berbeda-beda oleh karena itu perlu memperhatikan rekomendasi pembelajaran yang sesuai.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada pengaruhnya Tren sosial, FoMO, Locus of Control terhadap gaya belajar gen Z dan Alpah di kabupaten Sikka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif analisis pengaruh. Partisipasi pada peneltian ini adalah gen Z dan gen Alpha yang berada di kabupaten Sikka. Jumlah partisipasi yang terlibat dalam peneltian ini terdiri dari 300 partisipasi (N) yang terdiri dari 150 gen Z dan 150 gen Alpha. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala SMES-A, Skala FoMO, skala locus of control, dan Skala VAK. Temuan hasil penelitian dari partisipan penelitian (n=300), menunjukkan ada pengaruh yang signifikansi antara Tren Sosial, Fomo, Locus of control terhadap Gaya Belajar Gen Z dan Alpha dengan perolehan nilai analisis = (p) 0.026, <0.05 yang berarti memiliki model yang signifikan antara Tren social, Fomo, Locus of Control dengan gaya belajar gen Z dan Alpha. Temuan ini menyoroti pentingnya peran guru dalam menyiapkan media pembelajaran visual yang tepat dan relevan, guru perlu mengidentifikasi gaya belajar khusus yang dimiliki siswa yang diajarkan guna mengetahui preferensi belajar siswa, guru dapat merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa agar mengetahui pemahaman akan kecenderungan gaya belajar siswa sehingga proses pembelajaran menjadi efektif dan menghasilkan pencapaian hasil belajar yang lebih optimal. Guru juga dituntut mampu mendorong visualisasi dan kreativitas, memfariasikan metode pembelajaran, meningkatkan pembelajaran berdiferensiasi, mendorong interaksi tanya jawab, menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan variatif, perlu adanya peningkatan kreativitas (soft skill), adaptif, dan empatik guru agar lebih mampu mengahadapi tantangan dan mampu menyiapkan strategi pembelajaran yang tepat sesuai kebutuhan gaya belajar pada gen Z dan Alpha. 

Generations Z and Alpha are generations that grew up amid a technological explosion, seamlessly integrating advanced digital tools into their daily lives. Generation Z and Alpha have different learning needs, therefore it is necessary to pay attention to appropriate learning recommendations. The purpose of this study is to determine the influence of social trends, FoMO, and locus of control on the learning styles of Gen Z and Alpha in Sikka Regency. The method used in this study is a quantitative analysis of influence. Participants in this study were Generation Z and Generation Alpha individuals residing in Sikka Regency. The number of participants involved in this study consisted of 300 participants (N), comprising 150 Generation Z and 150 Generation Alpha individuals. Data collection instruments included the SMES-A Scale, FoMO Scale, Locus of Control Scale, and VAK Scale. The findings from the research participants (n=300) show that there is a significant influence between social trends, FoMO, and locus of control on the learning styles of Gen Z and Alpha, with an analysis value of (p) 0.026, <0.05, which means that there is a significant model between social trends, FoMO, locus of control, and the learning styles of Gen Z and Alpha. These findings highlight the importance of the role of teachers in preparing appropriate and relevant visual learning media. Teachers need to identify the specific learning styles of their students in order to understand their learning preferences. Teachers can then design learning activities that suit the needs of their students so that they can understand their learning style tendencies, thereby making the learning process more effective and producing more optimal learning outcomes. Teachers are also required to be able to encourage visualization and creativity, vary learning methods, improve differentiated learning, encourage question and answer interactions, create an active and varied learning environment, and improve their creativity (soft skills), adaptability, and empathy so that they are better able to face challenges and prepare appropriate learning strategies according to the learning style needs of Gen Z and Alpha. 

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30