HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK SENAM TERHADAP EFEK PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK LANJUT USIA DI PUSKESMAS KALIJUDAN KOTA SURABAYA

Penulis

  • Rhandy Bane Umbu Dongu Deddi Universitas Ciputra Surabaya
  • Yuswanto Setiawan Universitas Ciputra Surabaya
  • Irwin Priyatna Kusumah Universitas Ciputra Surabaya

Kata Kunci:

Senam Lansia, Aktivitas Fisik, Tekanan Darah, Hipertensi, Lansia

Abstrak

Penuaan menyebabkan perubahan fisiologis yang dapat menurunkan elastisitas pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko hipertensi pada lansia. Aktivitas fisik, khususnya senam lansia, merupakan salah satu terapi non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara keikutsertaan senam lansia dengan penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Kalijudan Kota Surabaya. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang ini melibatkan 95 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin. Keikutsertaan dalam senam lansia dicatat melalui lembar observasi, sedangkan tekanan darah diukur sebelum dan sesudah senam menggunakan tensimeter sesuai standar Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden rutin mengikuti senam lansia (77,9%) dan mengalami penurunan tekanan darah (82,1%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keikutsertaan senam lansia dan penurunan tekanan darah (p=0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik berupa senam lansia berperan penting dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Upaya promotif dan preventif terkait aktivitas fisik perlu terus ditingkatkan pada pelayanan kesehatan primer untuk membantu mengontrol tekanan darah pada kelompok lanjut usia.

Aging leads to physiological changes that reduce vascular elasticity and increase the risk of hypertension in older adults. Physical activity, particularly elderly gymnastics, is a non-pharmacol ogical therapy that can help lower blood pressure. This study aims to analyze the relationship between participation in elderly gymnastics and blood pressure reduction among hypertensive older adults at Kalijudan Primary Health Center, Surabaya. This observational analytic study employed a cross-sectional design and involved 95 respondents selected using the Slovin formula. Participation in elderly gymnastics was recorded through observation sheets, while blood pressure was measured before and after exercise using a sphygmomanometer based on the standards of the Indonesian Society of Hypertension. The results showed that most respondents regularly participated in elderly gymnastics (77.9%) and experienced a decrease in blood pressure (82.1%). The Chi-Square test revealed a significant relationship between participation in elderly gymnastics and blood pressure reduction (p=0.000). These findings indicate that physical activity, particularly elderly gymnastics, plays an important role in lowering blood pressure among hypertensive older adults. Promotive and preventive efforts related to physical activity should be strengthened in primary healthcare services to help control blood pressure in the elderly population.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30