STRATEGI GURU PPKn DALAM MENGINTERNALISASIKAN ETIKA KEWARGANEGARAAN DIGITAL (DIGITAL CITIZENSHIP ETHICS) PADA SISWA DI SMA NEGERI 8 SAMARINDA
Kata Kunci:
Strategi Guru, PPKn, Etika Kewarganegaraan Digital, Literasi Digital, SMA Negeri 8 SamarindaAbstrak
Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa dampak besar terhadap kehidupan sosial, termasuk dalam dunia pendidikan. Dalam konteks ini, guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran penting dalam menanamkan nilai, moral, dan etika kewarganegaraan digital kepada peserta didik agar mampu menjadi warga negara yang bertanggung jawab di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru PPKn dalam menginternalisasikan etika kewarganegaraan digital pada siswa di SMA Negeri 8 Samarinda, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru PPKn, kepala sekolah, dan siswa SMA Negeri 8 Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn menerapkan berbagai strategi dalam menginternalisasikan etika kewarganegaraan digital, antara lain melalui pembelajaran berbasis proyek, diskusi kasus, penggunaan media digital yang kontekstual, serta integrasi nilai-nilai karakter dalam aktivitas daring. Strategi tersebut terbukti efektif dalam menumbuhkan sikap tanggung jawab, kesadaran moral, serta perilaku etis siswa dalam berinteraksi di dunia maya. Adapun faktor pendukungnya meliputi dukungan kebijakan sekolah, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan kolaborasi antar guru. Sementara itu, kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan literasi digital sebagian siswa dan keterbatasan waktu dalam mengintegrasikan materi etika digital secara mendalam.
The rapid development of digital technology has significantly influenced various aspects of social life, including education. In this context, Civic Education (PPKn) teachers play a crucial role in instilling moral values, responsibility, and digital citizenship ethics in students to help them become responsible citizens in the digital world. This study aims to describe the strategies employed by Civic Education teachers in internalizing digital citizenship ethics among students at SMA Negeri 8 Samarinda and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The informants consisted of Civic Education teachers, the school principal, and students of SMA Negeri 8 Samarinda. The results of the study show that Civic Education teachers apply various strategies to internalize digital citizenship ethics, including project-based learning, case discussions, the use of contextual digital media, and the integration of character values in online activities. These strategies have proven effective in fostering students’ sense of responsibility, moral awareness, and ethical behavior in digital interactions. The supporting factors include school policy support, the utilization of educational technology, and collaboration among teachers. Meanwhile, the challenges faced include limited digital literacy among some students and insufficient time to integrate digital ethics materials comprehensively.



