INTEGRASI NILAI PAPANGAJA DAN PASENG DALAM TELEPARENTING BERBASIS SELF-KINDNESS UNTUK MENEKAN PERILAKU SHARENTING PADA IBU MILENIAL

Penulis

  • Indri Putriansyah Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Andi Srimularahmah Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Andi Tenri Sua Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Muhammad Irfan Taufan Asfar Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar Politeknik Negeri Ujung Pandang

Kata Kunci:

Teleparenting, Self-Kindness, Papangaja, Paseng, Ibu Milenial

Abstrak

Perkembangan era digital telah mengubah pola komunikasi dan pengasuhan anak, khususnya di kalangan ibu milenial yang aktif menggunakan media sosial. Fenomena sharenting atau kebiasaan membagikan aktivitas anak di media sosial sering kali menurunkan empati dan kesadaran diri dalam pola asuh. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan pendekatan Self-Kindness dengan nilai budaya Bugis, yaitu Papangaja dan Paseng, dalam praktik Teleparenting untuk membentuk pola asuh digital yang empatik dan beretika. Penelitian menggunakan metode campuran dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner pada ibu milenial di Kabupaten Bone dan dianalisis menggunakan uji KMO, SEM, serta Wilcoxon. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada dimensi Self-Kindness serta pemahaman nilai Papangaja dan Paseng setelah intervensi. Integrasi nilai budaya lokal dengan psikologi modern terbukti efektif membangun pengasuhan digital yang penuh empati, beretika, dan berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan pengembangan program parenting berbasis budaya Nusantara untuk memperkuat ekosistem pengasuhan digital yang berkarakter Indonesia.

The digital era has transformed communication and parenting patterns, especially among millennial mothers active on social media. The phenomenon of sharenting, or the habit of sharing children’s activities online, often reduces empathy, self-awareness, and ethical behavior in parenting. This study aims to integrate the Self-Kindness approach with Bugis cultural values, namely Papangaja and Paseng, into Teleparenting practices to develop empathetic and locally rooted digital parenting. The research used a mixed-method approach. Quantitative data were collected through questionnaires distributed to millennial mothers in Bone Regency and analyzed using KMO, SEM, and Wilcoxon tests. Qualitative data were obtained through in-depth interviews, observation, and documentation using source triangulation. The findings show a significant improvement in Self-Kindness dimensions and understanding of Papangaja and Paseng values after the intervention. The integration of modern psychology and Bugis cultural wisdom effectively fosters empathetic, ethical, and contextual digital parenting. This study is expected to serve as a reference for developing culturally based parenting programs across Indonesia and to strengthen a character-based digital parenting ecosystem.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30