SIMULASI DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN BANDWIDTH MENGGUNAKAN QOS (Quality Of Service) DENGAN MENGGUNAKAN MIKROTIK
Kata Kunci:
Manajemen Bandwidth, Mikrotik, Queue Tree, Packet Loss, Traffic ShapingAbstrak
Meningkatnya jumlah pengguna jaringan serta kebutuhan akan koneksi internet yang andal menuntut adanya pengelolaan bandwidth yang optimal. Salah satu pendekatan yang umum digunakan untuk menjaga kualitas layanan jaringan adalah penerapan Quality of Service (QoS). Penelitian ini membahas penerapan QoS pada router MikroTik melalui tahapan simulasi dan implementasi langsung pada jaringan nyata. Metode yang digunakan meliputi Simple Queue, Queue Tree, dan pengaturan prioritas trafik berdasarkan jenis layanan. Parameter performa yang dianalisis meliputi throughput, delay, jitter, dan packet loss. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan QoS mampu meningkatkan stabilitas jaringan, menurunkan latensi, serta mengalokasikan bandwidth secara lebih adil sesuai dengan kebutuhan layanan. Dengan demikian, QoS terbukti efektif dalam mengoptimalkan performa jaringan pada kondisi bandwidth terbatas.
The increasing number of network users and the need for reliable internet connections require optimal bandwidth management. One common approach to maintaining network service quality is the implementation of Quality of Service (QoS). This study discusses the implementation of QoS on MikroTik routers through simulation stages and direct implementation on a real network. The methods used include Simple Queue, Queue Tree, and traffic priority settings based on service type. Performance parameters analyzed include throughput, delay, jitter, and packet loss. Test results show that the implementation of QoS can improve network stability, reduce latency, and allocate bandwidth more fairly according to service needs. Thus, QoS is proven effective in optimizing network performance under limited bandwidth conditions.



