PENGARUH KETERSEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA, BEBAN KERJA DAN PEMBERIAN REWARD TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPTD PUSKESMAS KALIWATES JEMBER
Kata Kunci:
Ketersediaan Sumber Daya Manusia, Beban Kerja, Reward, Kinerja Pegawai, PuskesmasAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketersediaan sumber daya manusia (SDM), beban kerja, dan pemberian reward terhadap kinerja pegawai di UPTD Puskesmas Kaliwates Jember. Kinerja pegawai merupakan faktor penting yang menentukan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Dalam praktiknya, pencapaian kinerja yang optimal di Puskesmas sering terhambat oleh keterbatasan jumlah tenaga kerja, beban kerja yang tinggi, dan sistem penghargaan yang belum berjalan efektif. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan motivasi, semangat kerja, dan produktivitas pegawai, sehingga berdampak pada efektivitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, yaitu untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi ketersediaan SDM (X₁), beban kerja (X₂), dan pemberian reward (X₃), sedangkan variabel terikat adalah kinerja pegawai (Y). Populasi penelitian adalah seluruh pegawai di UPTD Puskesmas Kaliwates, baik tenaga medis maupun non-medis, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh karena jumlah populasi relatif kecil. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert (1–5), observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Uji statistik yang dilakukan meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui pengaruh parsial maupun simultan antar variabel. Hasil penelitian diharapkan mampu menunjukkan bahwa ketersediaan SDM yang memadai, beban kerja yang proporsional, dan sistem reward yang tepat akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian ilmu manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam konteks organisasi sektor publik kesehatan. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen Puskesmas Kaliwates dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dalam menyusun kebijakan pengelolaan SDM, pembagian beban kerja yang seimbang, serta penerapan sistem reward yang lebih adil dan transparan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.



