EKSPLORASI SIKAP SISWA MADRASAH ALIYAH SALAFIYAH SYAFI’IYAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN MORAL DI ERA INTEGRASI NASIONAL

Penulis

  • Abi Khasan Al Ghifroni Universitas Hasyim Asy'ari
  • Muhammad Abror Rosyidin Universitas Hasyim Asy'ari

Kata Kunci:

Eksplorasi, Sikap Siswa Lembaga Keagamaan, Moral, Integrasi Nasional

Abstrak

Era integrasi nasional yang ditopang globalisasi dan perkembangan teknologi digital menghadirkan kompleksitas tantangan moral bagi peserta didik, terutama dalam aspek sikap terhadap keberagaman, etika bermedia sosial, dan tanggung jawab kebangsaan. Dalam konteks ini, sikap moral siswa menjadi indikator strategis keberhasilan pendidikan karakter di madrasah. Meskipun siswa kelas keagamaan di Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah memperoleh intensifikasi pembelajaran agama yang diharapkan memperkuat ketahanan moral, terdapat indikasi disparitas antara nilai normatif yang diajarkan dan praktis sosial di tengah penetrasi media digital. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman dan implementasi nilai moral siswa kelas XI keagamaan, mengidentifikasi tantangan moral dalam lanskap integrasi nasional, serta menganalisis respons siswa berdasarkan nilai keagamaan yang terinternalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data, dengan validitas dijaga melalui triangulasi dan perpanjangan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan moral di Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah dilaksanakan secara integratif melalui pembelajaran formal, kegiatan keagamaan, dan pembinaan karakter. Internalisasi nilai keislaman membentuk sikap toleran dan tanggung jawab sosial siswa, yang tercermin dalam konsistensi perilaku mereka di tengah dinamika integrasi nasional.

The era of national integration, shaped by globalization and the advancement of digital technology, presents complex moral challenges for students, particularly in relation to attitudes toward diversity, social media ethics, and civic responsibility. In this context, students’ moral attitudes serve as a strategic indicator of the success of character education in madrasahs. Although students in the religious track at Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah receive intensive religious instruction intended to strengthen their moral resilience, there are indications of a disparity between the normative values taught and students’ social practices amid the pervasive influence of digital media. This study aims to explore the understanding and implementation of moral values among eleventh-grade religious-track students, to identify moral challenges within the landscape of national integration, and to analyze students’ responses based on the religious values they have internalized. The research employs a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed systematically through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation and prolonged observation. The findings indicate that moral education at Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah is implemented integratively through formal classroom instruction, religious activities, and character development programs. The internalization of Islamic values fosters tolerant attitudes and social responsibility among students, as reflected in the consistency of their behavior amid the dynamics of national integration.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30