PENGARUH WAKTU DAN SUHU PENYIMPANAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DALAM KEMASAN BOTOL KACA GELAP TERHADAP ASAM LEMAK BEBAS
Kata Kunci:
Masa penyimpanan, VCO, Asam Lemak BebasAbstrak
Indonesia memiliki wilayah pertanian yang menjadikannya sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional khususnya pada sektor perkebunan Kelapa (Cocos nucifera). Minyak kelapa murni atau lebih dikenal sebagai Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan hasil minyak yang diperoleh dari bahan daging kelapa segar melalui berbagai macam proses, seperti proses ekstraksi, baik dengan pemanasan yang terkontrol maupun tanpa pemanasan sama sekali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi suhu penyimpanan terhadap kualitas dan lama waktu penyimpanan Virgin Coconut Oil (VCO) berdasarkan jumlah kadar asam lemak bebas yang terkandung dalam VCO melalui hasil pengujian dan standar internasional.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah VCO pada wadah botol kaca berwarna gelap dengan kondisi terbuka pada suhu ruangan 28°C dan suhu tinggi pada 40°C dan 50°C. Penelitian ini menggunakan analisa Asam Lemak Bebas (ALB) untuk mengetahui kadar asam lemak bebas yang terkandung didalam VCO dan Analisa masa penyimpanan untuk mengetahui dugaan waktu masa simpan VCO dalam kemasan botol kaca gelap tertutup.Waktu dan suhu penyimpanan mempunyai pengaruh besar terhadap VCO dimana, semakin tinggi suhu yang diberikan maka semakin cepat peningkatan kadar asam lemak bebas. Berdasarkan hasil tetapan SNI dan APCC. VCO memiliki daya tahan yang baik selama disimpan dalam kemasan botol kaca gelap. Pada suhu 28°C memiliki daya tahan selama 4,23 tahun, namun kualitas dan masa kadaluarsanya dapat berkurang dengan kondisi penyimpanan berada pada suhu tinggi dan ekstrem, dengan variasi suhu 40°C hingga 50°C.
Indonesia possesses extensive agricultural regions, establishing it as a vital pillar in supporting national economic growth, particularly within the coconut (Cocos nucifera) plantation sector. Virgin Coconut Oil (VCO) is a high-quality oil extracted from fresh coconut meat through various methods, such as extraction processes with either controlled heating or no heat at all. The objective of this study is to determine the influence of storage temperature variations on the quality and shelf life of Virgin Coconut Oil (VCO) based on the concentration of Free Fatty Acids (FFA), assessed through experimental testing and international standards. The method employed in this research involved storing VCO in open dark-colored glass bottles at a room temperature of 28°C and elevated temperatures of 40°C and 50°C. This study utilized Free Fatty Acid (FFA) analysis to determine the levels of fatty acids contained within the VCO and shelf-life analysis to estimate the expiration period of VCO when stored in closed dark glass packaging. The results indicate that storage time and temperature have a significant impact on VCO, where higher temperatures lead to a more rapid increase in free fatty acid levels. Based on the standards set by SNI (Indonesian National Standard) and APCC (Asian and Pacific Coconut Community), VCO exhibits excellent durability when stored in dark glass bottles. At a temperature of 28°C, the oil has a shelf life of 4.23 years; however, its quality and expiration period decrease significantly under high and extreme storage temperatures, specifically within the range of 40°C to 50°C.




