PERAN KUA DALAM PEMBINAAN KEPATUHAN BERIBADAH PADA PASANGAN CALON PENGANTIN MENUJU RUMAH TANGGA YANG SAKINAH

Penulis

  • Muhammad Reonaldo Verly Elviansyah Universitas Hasyim Asy'ari
  • M. Syam'un Rosyadi Universitas Hasyim Asy'ari

Kata Kunci:

KUA, Kepatuhan Beribadah, Calon Pengantin, Keluarga Sakinah, Bimbingan Perkawinan..

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Diwek dalam pembinaan kepatuhan beribadah pada pasangan calon pengantin menuju rumah tangga yang sakinah serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan Kepala KUA, penyuluh agama, penghulu, dan pasangan calon pengantin di KUA Kecamatan Diwek. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA Kecamatan Diwek memiliki peran strategis dalam membina kepatuhan beribadah calon pengantin melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin), penyuluhan agama, dan pendampingan spiritual. Pembinaan tersebut mencakup pemahaman mengenai tujuan pernikahan, hak dan kewajiban suami istri, komunikasi keluarga, serta pembiasaan ibadah dalam rumah tangga seperti salat berjamaah dan membaca Al-Qur’an. Faktor pendukung pembinaan meliputi adanya program resmi dari Kementerian Agama, kompetensi penyuluh agama, dan kesadaran sebagian peserta terhadap pentingnya pembinaan sebelum menikah. Sementara itu, faktor penghambat terdiri dari rendahnya motivasi sebagian peserta, keterbatasan waktu pelaksanaan, dan beragamnya latar belakang pendidikan agama calon pengantin. Dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah, pembinaan kepatuhan beribadah merupakan bentuk implementasi ḥifẓ al-dīn sebagai upaya menjaga agama dalam kehidupan keluarga Muslim.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30